
"Mau senang senang seperti apa Kak?".Elang.
"Mancing ikan apa naik perahu yuk Lang".ajak Yelani.
"Kebetulan daerah sini aku pernah bertemu nelayan kita bisa sewa kapal nelayan itu Kak Ye".Elang yang memberi solusi.
"Ayo kita ke sana Lang, kita sewa kapal dan pengemudinya sekalian. Biar aman".Yelani.
"Baik Kak, kalau kita memutari tepi danau ini. kita akan menemukan 2 rumah Nelayan".jelas Elang.
Mereka pun berangkat mencari rumah Nelayan.
"Masih jauh gak Lang?".Yelani.
"Bentar Lagi sampai, itu rumahnya sudah kelihatan Kak?".Elang.
Sesampainya di rumah nelayan. Elang yang pengen cepat cepat naik perahu langsung mengetok pintu.
"Permisi!".
"Iya bentar".Suara dari dalam rumah nelayan.
Dan dibukalah rumah tersebut.
"Ada perlu apa ya dik".Ucap istri Nelayan.
"Kami datang kesini bertujuan untuk menyewa perahu sekalian pengemudi nya Bu".Yelani.
"Ayo Masuk dulu, dan duduk, kebetulan suami saya lagi mandi. saya panggilkan dulu, Biar tahu kalau ada tamu".Istri Nelayan.
"Baik Bu".Elang.
Istri nelayan yang pamit memanggil suami langsung menuju kamar mandi.
"Lang, kayaknya waktu kita mepet, nanti keburu malam. Gimana kalau besuk pagi saja. besuk pagi kan libur sekolah".usul Yelani.
"Baik Kak Ye, nanti kita bilang untuk besuk saja".Elang.
"Maaf sudah menunggu lama, cari saya ada perlu apa dik?".Pak didik(nelayan)
Elang langsung menjelaskan maksud kedatangan nya dan pamit.
"Karena sudah hampir sore kami pamit pulang ya pak".Elang.
mereka pun beranjak pergi dari rumah nelayan.
"Lang, Aku langsung pulang ya!".Yelani.
"Elang antar sampai Kost Kak".Elang.
"Nanti Elang keburu malam dan dicariin Nenek loh".Yelani.
"Kemarin Elang sudah pamit, kalau pulang malam berarti Elang sama Kak Ye. Elang.
__ADS_1
"Emang Nenek sudah tahu tentang aku ?".Yelani.
"Sudah Kak, habis kalau pulang mendekati malam selalu ditanya Nenek".Elang.
"Kamu terlalu jujur".Yelani sambil tangannya mengacak rambut Elang.
Elang yang gak biasa disentuh wanita selain nenek terus menatap Yelani penuh cinta dan mengambil tangan yang terus mengacak rambut nya.
Yelani yang dipegang tangannya pun pipinya mulai memerah.
"Pipi Kak Ye merah itu!".Elang.
"Habis Elang pegang tangan Aku sih".Yelani.
"Emang gak pernah dipegang cowok?".Elang.
"Udah!, Kamu".Yelani.
"Selain aku Kak".tegas Elang.
Yelani yang tersenyum langsung menyambung pembicaraan lagi. "Sudah, ayo Kita lanjut pulang.
Walaupun pakai sepeda dan motor. tapi selalu jalan seirama. Yelani yang menjalankan motor lebih lambat. Dan Elang mengayuh sepeda seperti biasa.
"Kost Aku sudah dekat Lang, sudah cukup Elang mengantar Aku. Elang langsung pulang saja. Besuk jangan lupa ya? sama janji kita".Yelani.
"Siap Kak Ye".Sambil tangannya diangkat ke atas Elang memberi gerakan hormat.
Elang dan Yelani telah sampai rumah. Dan mereka telah menantikan hari Esok.
"Nek, Elang mau pergi bertemu Kak Ye ya Nek. Soalnya kemarin sudah janji mau jalan".Elang.
Nenek pun menjawab dan batuk:"Hati-hati ya Lang, jaga Kak Ye. Walaupun dia lebih tua dari Kamu tapi dia perempuan". ehe ehe.
"Nenek jangan lupa obatnya di minum dan ditambah minum obat batuk nek. tapi ambil yang dosis rendah dulu saja nek. sesuai petunjuk Pak mantri".Elang.
Di tempat lain. Yelani yang sudah mencoba berdandan lebih cantik dari biasanya.dikejutkan oleh suara Nana. " Wah, Kamu telah rapi. Mau pergi kemana? ".Nana.
Belum juga menjawab Nana langsung menimpali pertanyaan nya dengan jawaban yang dia pikirkan"Mau pergi bersama Elang ya".
Yelani pun hanya tersenyum. Dan Bel kost pun berbunyi,
" Mungkin Elang sudah datang, coba aku lihat dulu".Nana.
Nana langsung ke depan dan melihatnya.
"Gawat, yang datang malah Bernard".dalam hati Nana dan langsung segera masuk kamar memberitahu Yelani.
" Gawat Ye, yang datang malah teman mu Bernard.Kamu pergi saja lewat pintu belakang. Biar Bernard Aku yang menemani".Nana yang ikut deg degan situasi itu.
"Baik Na, terimakasih. Siapa tahu Bernard adalah jodohmu".goda Yelani yang memberi harapan Nana walaupun kecil.
" Soal Bernard serahkan saja padaku. Kamu fokus sama Elang saja. Selamat bersenang senang".Nana.
__ADS_1
Yelani pun langsung berjalan ke pintu belakang dan menunggu di jalan yang biasa dilewati Elang mengantarnya.
Dan Elang pun datang dengan sepedanya dan kaget ternyata Yelani sudah menunggu nya di jalan.
"Kak, Kenapa tunggu disini?, gak tunggu di depan Kost saja".Elang.
" Iya Lang tadi temenku yang di bandara itu datang. Aku lewat belakang. Gak mau rencana hari ini gagal. Yelani yang jawab sambil tersenyum.
"Aku bonceng sepeda Kamu aja Lang".pinta Yelani.
" Baik Kak, tapi jangan ambil kesempatan ya".goda Elang yang langsung membalikan sepedanya.
Mereka pun mulai boncengan menuju ke tempat yang sudah disepakati dengan nelayan.
Di perjalanan Elang pun memulai membuka pembicaraan.
"Di bilang jangan ambil kesempatan, masih saja tangannya ke sisi badan Elang".
" Habis mau pegang mana lagi, haruskah aku pegangan bagian sepeda".Yelani.
Yelani yang gak mau dibilang wanita yang ambil kesempatan mulai menurunkan tangannya ke bagian sepeda.
Belum sempat berpegangan sepeda, ditarik lah tangan Elang dan dilingkarkan di atas perut Elang.
"Sudah pegangan sini saja. Nanti jatuh banyak turunan jalan dan jalan yang sedikit berlubang".Elang.
Yelani kemudian mendekatkan 1 sisi pipinya ke punggung Elang dan berkata: " Nanti kalau capek mengayuh sepeda istirahat dulu Lang, Yelani pasti berat".
"Iya Kak Ye, kok tahu. Kak ye Emang berat, tadi habis sarapan apa? ".Goda Elang.
Yelani pun tersenyum terus mencubit lengan Elang.
"Aku tadi belum sarapan Lang, Biasa Wanita kalau berdandan kebanyakan pasti lupa waktu tapi kalau ada janji". Yelani.
" Nanti mampir ke warung ya Lang, beli camilan dan kita belikan juga untuk Pak Didik".Usul Yelani.
"Benar juga itu Kak, aku malah gak kepikiran itu ".Elang.
Sesampainya di warung Yelani pun langsung turun dan berkata, " kamu mau camilan apa Lang?. ayo ikut pilih sendiri".
"Aku disini saja Kak. Camilan apa saja Elang mau!".Elang.
Selesai membeli camilan, merekapun melanjutkan perjalanan. Dan akhirnya sampailah juga di tempat yang sudah di sepakati. Dan Pak Didik yang bertanggung jawab telah sampai duluan.
" Sudah menunggu lama gak pak, Maaf tadi cuma pakai sepeda jadinya telat deh dan tadi mampir ke warung juga".Elang.
"Gak papa Nak, Bapak juga baru sampai kok".Pak Didik.
" Pak perlengkapan nya sudah ada semua belum Pak, harus selalu di dilihat ulang Pak".sela Yelani sambil mengingatkan.
"Untung Kamu mengingatkan, Jarang ada wanita yang selalu mengingatkan perlengkapan. Kamu beruntung Nak, punya pacar wanita ini".Pak Didik.
Elang dan Yelani yang dibilang pacaran hanya bisa tersenyum.
__ADS_1
DUKUNG SELALU KARYA AKU YA KAWAN, AGAR BISA BERKEMBANG LEBIH BAIK.