BUKAN LAUTAN

BUKAN LAUTAN
Nenek


__ADS_3

Pikiran Elang kemana mana.


Elang pun memutuskan untuk duduk di bebatuan sambil menunggu Yelani.


Beberapa waktu yang lalu Yelani yang hatinya bercampur aduk terbawa cemburu masih bimbang mau ketemu Elang atau tidak, dalam hatinya ingin bertemu tapi ego yang di di dalam dirinya ingin menjauh sejenak.


Naluri penasaran pun tak terelakkan, Yelani telah menaiki motor menuju danau. Yelani berjalan menyusuri danau dengan pelan-pelan.Dan di lihatlah Elang di balik semak semak tinggi. Melihat Elang sendiri Yelani pun merasa kasihan.karena ego telah merasuki hati, Yelani pun memutuskan tak menemui Elang dan balik ke kost.


Elang yang merasa cukup lama menunggu Yelani berniat untuk pulang karena sore yang hampir tiba.


setibanya di rumah Elang merasa rumahnya berantakan. dan ternyata Neneknya yang berbaring ke lantai dengan kondisi badan yang panas. Elang yang kaget dan teriak,


"Nek!".


langsung mengangkat Neneknya ke tempat tidur dan berusaha membangunkan memakai minyak penyegar di dekatkan di sekitar hidung Nenek.


"Nek, bangun Nek".Elang yang terus teriak.


Nenek pun tersadar, Elang yang hampir mengeluarkan air mata kini telah memeluk Nenek.


"Nenek kenapa, kok bisa jatuh?".Elang.


"Nenek tadi cuma terjatuh Lang, Nenek udah mendingan gak papa".Nenek.


"Gak papa apanya Nek, itu badan nenek masih panas!".tegas Elang.


"Pokoknya Nenek harus periksa ke mantri Wilman, Elang belum tenang kalau Nenek belum berobat".tambah Elang.


"Iya Lang, Nenek ikut saja".Nenek.


"Elang makan sana, udah lapar kak". tambah Nenek.


"Nenek udah jatuh malah masih khawatir sama Elang, harusnya Elang yang khawatir".Elang.


"Kita makan sama sama aja Nek".usul Elang.


Habis makan mereka berdua menuju ke rumah mantri Wilman.Nenek di bonceng sama Elang pakai sepeda. apa boleh buat,yang di punya cuma sepeda.


Sampai juga mereka di rumah mantri Wilman, tapi kok rumah masih kosong.


"Nek, keliatan nya rumah mantri Wilman kosong. Mungkin mantri Wilman belum pulang dari Rumah Sakit".Elang.


"Ya udah, kita tunggu aja".Nenek.


Setelah menunggu sekitar 1 jam ada yang datang pakai motor yang lagi tren. setelah mendekat ternyata.


"Eh kamu to Kar, kirain Mantri Wilman. Sakit apa kamu Kar?".Elang.


Sekar yang tersenyum mencoba mengalihkan pembicaraan. "Ini Nenek kamu Lang?".Sekar.


"Iya,


Nek perkenalan. ini Sekar temen Elang". Elang.

__ADS_1


"Salam kenal Nek".Sekar yang menjulurkan tangannya berjabat tangan.


"Kok kamu baru bilang punya teman secantik ini Lang?".Nenek bicara ke Elang sambil jabatan tangan ke Sekar.


"Masak semua temanku harus Elang bilang satu persatu, ya Elang capek! ".jawab Elang.


"Mungkin Sekar belum istimewa di mata Elang". Ejek Sekar sambil senyum.


Setelah perbincangan itu, Mantri Wilman pun datang memakai mobil. dan masuk rumah.


"Permisi, maaf telah menunggu terlalu lama".Mantri Wilman.


"Gak papa pak".Nenek yang menjawab mewakili mereka.


"Ayo masuk".Mantri Wilman.


"Sekar, Elang dan nenek masuk duluan ya?".Elang.


"Silahkan".Sekar yang langsung menjulurkan jempolnya ke arah pintu, sebagai tanda sopan santun mempersilahkan masuk.


Dan mereka pun masuk,


"Sandalnya dipakai gak papa".Mantri Wilman.


"Enggak papa Pak Mantri Wilman. udah terlanjur kok".Elang.


"Silakan duduk!".Mantri Wilman.


"Ada yang bisa saya bantu".tambah Mantri Wilman.


"Nek, tadi jatuh apa yang dirasakan. Apakah pusing atau ada yang lain?".Mantri Wilman.


"Iya, tadi terasa pusing tiba tiba melihat seperti berputar putar langsung jatuh Pak".Nenek.


"Coba saya cek tensi nya Nek".Mantri Wilman.


"Waduh Nek, Nenek darahnya tergolong tinggi".ungkap Mantri Wilman.


"Saya carikan Obat dulu ya?. kebetulan di belakang".tambah Mantri Wilman.


"Iya Pak".Nenek.


Pak Mantri Wilman pun ke belakang.


"Nek, darah Nenek tinggi. Nenek jaga kesehatan ya?".pinta Elang.


"Iya Lang, paling Nenek cuma kecapean".Nenek.


Mantri Wilman pun kembali dari belakang membawa obat.


"Ini diminum 3 kali sehari semua. yang 1 penurun darah tinggi, yang satunya pereda nyeri habis terjatuh".Mantri Wilman.


"Biaya berobat berapa Pak".Elang.

__ADS_1


"Karena kamu temen anak saya, dan telah baik sama anak saya, gak usah bayar. Sekar anak saya dan ini permintaan dari Sekar juga".Mantri Wilman.


"Terima kasih Pak, dan bilang Terima kasih juga ke anak Bapak".Nenek yang mewakili Elang juga.


"Sama-sama, jaga kesehatan dan makan tepat waktu dan perbanyak istirahat".Mantri Wilman.


"Iya Pak. Terima kasih dan Kami pamit dulu Pak".Elang.


"Iya, Hati-hati di jalan".Mantri Wilman.


Mereka pun pulang dan Sekar telah menunggu di luar udah ganti baju.


"Udah selesai Lang?".Sekar


"Udah Kar, kamu anak Pak Mantri Wilman ya. aku kira mau berobat juga!".Elang.


"Terima kasih banyak Kar telah membantu Kami".Elang.


"Terima kasih ya Kar".Saut Nenek.


"Iya.Sama-sama".Kapan kapan kalau ada waktu silakan mampir kesini. Rumah Sekar selalu terbuka untuk Elang dan Nenek".Sekar.


"Iya, Kita pamit dulu ya Kar".Elang.


"Hati-hati di Jalan Lang".Sekar.


"Iya Kar".Elang.


Elang dan Nenek pun pulang. di perjalanan Nenek bilang,"Teman kamu baik dan cantik, Kenapa gak kamu pacaran Lang".Goda Nenek.


"Nek, Elang kan masih kecil dan masih sekolah, Elang juga sadar Elang anak kurang mampu. Gak pantas Elang pacaran sama Sekar".Elang.


"Kamu harus ingat Lang, Kamu harus berpedoman. kalau Elang berusaha dan bekerja keras. Nenek yakin Elang akan mampu menafkahi Sekar".Nenek.


"Biar nanti takdir yang menentukan Nek, seandainya Sekar jodohku, kita akan dipersatukan".Elang.


"Oh iya Nek, Nenek harus ingat kata pak Mantri Wilman tadi. Nenek harus makan teratur dan istirahat. mulai sekarang biar nanti urusan rumah biar Elang yang kerjakan semua".Elang


"Baik Lang, tapi nanti Elang malah kecapean. dibagi 2 saja".Nenek.


"Ya udah Nek", dengan berat hati Elang setuju.


Mereka sampai di rumah. dan langsung Nenek dibawa ke kamar tidur, makan, minum obat, terus tidur. Elang yang dengan telaten mengurusi Nenek yang sedang sakit. setelah Nenek tidur, Elang yang masih punya sisa tenaga beranjak membersihkan rumah dan membuatkan makanan yang dimakan Nenek setelah bangun.


"Akhirnya selesai juga".Elang yang bicara dalam hati.


Dan Elang yang kelelahan menuju untuk kursi panjang ruang tamu dan tertidur lelap.


setelah selang 2 jam,Elang mimpi bertemu dengan Yelani. Yelani yang diam yang Terus tiba-tiba pergi. Elang yang kecapean mulai mengigau.


"Tunggu!, Tunggu!".teriak Elang.


Nenek yang mendengar suara Elang langsung bangun menghampiri Elang.

__ADS_1


"Bangun Lang,bangun".Nenek


__ADS_2