BUKU PENJELAJAH WAKTU

BUKU PENJELAJAH WAKTU
BAB 3 : BERTEMU KAWAN LAMA


__ADS_3

5 hari kemudian. Di pagi hari


Aku pun tiba di kota IZMIR. Ini untuk kedua kalinya aku ke kota ini setelah sebelumnya aku diajak oleh Sultan mehmed (15 tahun) dan HASAN (16 tahun) untuk membeli kuda kuda yang bagus. Kota ini memang tidak terlalu besar,luas nya sekita 1200 meter dan lebar 700 meter. Meski begitu,kota ini ditinggali 100.000 penduduk dan 50.000 penduduk juga tinggal di perkampungan (di luar kota namun masih sangat dekat dengan tembok kota ini). Kota ini adalah pusat peternakan kuda terbesar ke 2 setelah kota Fethiye. Di luar tembok kota ini (di belakang) juga terdapat 300 meter sawah yang di rawat oleh puluhan petani. Soal sumber daya alam nya juga gak kalah hebat dengan kota besar lain di ottoman,karena di sebelah selatan kota ini terdapat hutan yang sangat luas yang merupakan hutan paling lebat dan luas di ottoman.


"Tuan,kita sudah sampai. Sekarang bagaimana" tanya malik seraya turun dari kuda


"Kamu istirahatlah dan suruh seluruh pasukan juga ikut istirahat di penginapan ini. Sultan telah membiayai penginapan disini. Jadi kalian boleh tinggal bebas di penginapan manapun. Tapi ingat,nanti malam kumpulkan seluruh pasukan infantery dan kavlery dilapangan dan pasukan pemanah di atas tembok kota ini. Kita tak tau kapan pasukan roma akan menyerang."


"Baiklah tuan"


Aku pun lantas pergi ke arah atas tembok kota yang dijaga oleh ratusan penjaga.


"Prajurit" kata ku memanggil salah seorang prajurit di situ


"iya,ah...tuan (menundukkan kepala). Akhirnya tuan tiba. Panglima HASAN telah menunggu anda. Dia sekarang berada di barak pelatihan infantry.


"Baiklah amu akan kesana. Jaga kota ini dengan baik"


"baiklah tuan"


Aku pun lantas bergegas menuju ke barack yang ditunjuk oleh prajurit tadi. Setelah sampai disana,tidak terlihat prajurit yang sedang berlatih. Aku pun juga menyadari bahwa pasukan yang ada dikota sangat sedikit. Seperti lebih kurang 500 orang. Aku pun melihat seseorang bertubuh gagah sedang mengacungkan pedangnya. Dia tampak sendirian disana. Dan akupun langsung tau bahwa ia adalah HASAN.


"HASAN!!!" Teriakku


HASAN pun sesaat melihatku lalu meletakkan ledang nya. Ia pun berjalan ke arahku.


"ALI,Lama tak berjumpa kawan lama"


Ya kami memang sudah lama tak berjumpa. Terakhir kali kami bersama adalah ketika aku,sultan dan hasan pergi ke kota ini membeli kuda,itupun 5 tahun yang lalu sebelum akhirnya dia tinggal di sini bersama gurunya,sultan mehmed tinggal di SIVAS bersama isterinya,dan aku tinggal di Fethiye untuk membantu melenyapkan bandit di sana. Akhirnya sudah sekian lama aku pun bertemu dengannya lagi


"ya HASAN,sudah lama. Kau terlihat makin gagah sekarang" pujiku


"hahaha kamu ini jangan terlalu memuji. Aku masih kalah dengan mu. Terakhir kali kita berduel di sini aku mengalami kekalahan"


"hahaha itu adalah duel paling sengit yang belum pernah kurasakan sebelumnya" kata ku membalas tawanya


"kalau begitu ayo kita ulangi lagi. Anggap saja olahraga pagi kan?" katanya tersenyum


"Baiklah" kataku singkat


Aku pun mengambil pedang 2 tangan dan HASAN juga sama,mengambil pedang 2 tangan (pedang besar yang hanya bisa diangkat menggunakan 2 tangan. Pedang ini tak cocok digunakan prajuri biasa karena pedang yang berat tidak memungkinkan prajurit mampu memegang perisai.


HIYAAAAAAA


YAAAAAAAAAAAAA


PRAAAANG!!!!! Benturan pedang pun terjadi. Kami saling serang,tebas menebas,tangkis menangkis,bahkan sesekali melompat,meninju,menendang,bahkan melempar sesuatu. Duel yang seru itu pun ditonton banyak orang.


"eh itu HASAN. Siapa yang ia lawan"


"ia ALI,Jendral utama yang memimpin sebelah barat kerajaan. Ia adalah teman dekat HASAN dan sultan mehmed"


"Benarkah,wow dia kuat sekali"


"kau tak tau sebelumnya"


"aku tau tapi aku belum pernah melihatnya. Ternyata mereka berdua begitu tampan,bahkan setampan sultan mehmed"


"eh denger denger dia itu dari masa depan lo"


"beneran?"


"iya ceritanya gini. Bla bla bla bla bla"


terdengar resah resuh orang orang yang melihat kami berduel bahkan menyoraki kami.


"AYOOOO SEMANGAAAATTTT HASAN!!!!"


"AYO ALI!!! AYO ALI!!!!"


"AYO KAK AYO,AYO KAK AYO"


Teriakan demi teriakan terus di lakukan oleh orang orang yang berkumpul. Tak hanya kalangan dewasa,melainkan dari golongan orang tua,anak anak bahkan beberapa prajurit juga menyoraki kami.


"AKU AKAN MENANG KALI INI ALI!!!"


PRAAANG!!! SENG!!!!!!

__ADS_1


"COBA SAJA KALAU BISAAAAA!!! HIYAAA!!!!!"


PRAAAANG!!!!!!


Duel sengit nan begitu lama itu tak membuat orang orang merasa bosan,bahkan kerumunan semakin banyak. Sampai akhirnya....


SEEENG!!!!!


"HIYAAAAA!!!!"


Aku pun berhasil melepaskan pedang nya HASAN dan meletakkan pedang ku di lehernya.


"ha~ha~ha~(sesak nafas) Aku masih menang HASAN"


ha~ha~ha~(sesak nafas) Sudah ku bilang kau masih lebih hebat dariku"


"YEAY!!! ALI MENAAANG!!!!" teriak orang orang lendukung ALI


"AH...HASAN!!!!" Pendukung hasan nampak kecewa.


"ayo ayo bubar. Acara sudah selesai ayo bubar" sontak prajurit membubarkan kerumunan


"ah..payah padahal tadi itu seru" kata orang orang kecewa karena diusir


"nampaknya kau sudah memiliki fans baru ALI" kata hasan.


"hahaha jangan berlebihan. Oh ya aku ingin bertanya tapi lebih baik kita ke bar dulu. Bagaimana? Kita bisa makan dan menikmati pertunjukan musik disana. Ada beberapa hal yang harus kukatakan padamu" ujarku. Aku sengaja membawa hasan ke bar karena disana adalah tempat yang bagus untuk beristirahat setelah semua yang terjadi.


"oh maaf,aku lupa kantong uang ku tertinggal di pos penjaga"


"ah...tak usah basa basi lagi. Aku tau apa yang ada di pikiranmu itu. Soal uang jangan khawatir" kataku


Dia memang punya kebiasaan yang mana setiap orang yang mengajaknya pergi ke bar atau pasar dia pasti mengatakan alasan lupa membawa uang dengan tujuan agar orang tersebut membayarnya. Tak terkecuali aku. Ah...aku memang mengetahui kebiasaan ini. Sengaja ku bawa uang yang banyak untuk hal ini.


"hahaha kamu ternyata tau apa yang kuinginkan ALI,pantas saja sultan sangat menyayangimu."


"hahhaha kau berlebihan. kita bertiga kan sahabat. Jadi tak usah memilih kasih antara kita. Ayo mumpung aku punya rezki berlimpah"


ANJAY....😂😂😂😂


Kami pun sampai di bar tersebut dan memesan makanan. Aku pun lantas bertanya kepada hasan.


"Hasan,kemana semua prajuritmu. Kenapa hanya tinggal sedikit sekali" tanyaku heran


"fyuh....(raut muka sedih). 7 hari yang lalu Roma mengerang kota ini. Kami berusaha sekuat tenaga. Pasukan roma yang berjumlah 150.000 Pasukan berhasil kami kalahkan walau kami hanya berjumlah 20.000. Perang 2 hari itu membuat kocar kacir pasukan roma dan sebagian mereka lari ke hutan. Yang tersisa berhasil kami habisi lalu....


ingatan HASAN!!!


YEAYYYYYY KITA MENAAAANG


Teriak pasukan ottoman menyambut kemenangan.


"Kakak bagaimana jika kami mengejar pasukan yang mundur. Kita tak boleh membiarkan satupun dari mereka hidup atau kaisar roma akan mengetahui kekalahan ini dan akan mengirimkan pasukan bantuan." kata salah satu pasukan


HASAN dikenal dengan pribadi yang tegas. meskipun begitu ia sangat dekat dengan para prajurit sehingga ia sering mendapat dukungan dari para prajuritnya. Bahkan banyak dari prajurit ottoman yang memanggil hasan dengan sebutan kakak.


"Jangan,di hutan sangat berbahaya. Apalagi sekarang sudah malam. Besok saja"


"tidak kakak jika besok mereka pasti sudah jauh. Biarkan kami mengejarnya. Mereka juga sudah terpecah belah." kata prajurit tersebut seraya berusaha mendesak HASAN untuk menyetujui usulannya.


"Baiklah,tapi hanya pasukan infantry saja yang kau bawa. Karena di hutan tidak memungkin kan pasukan kavlery bergerak bebas dan gelap gulita ini juga tak memungkin kan pemanah untuk membidik sasaran dengan tepat."


"baiklah kak"


"oh ya satu lagi,jangan mengejar musuh terlalu jauh. Kalian hanya membersihkan kawasan ini sejauh 500 meter saja. Tidak lebih dari itu."


"Baiklah kak. Nasehat kakak akan ku jaga dengan sebaik mungkin."


prajurit ini yang diketahui bernama SALEH memimpin 5000 infantery perisai dan mulai melakukan pembersihan pasukan roma dari sekitaran kota IZMIR.


Namun,bum puas mereka membunuh ratusan pasukan roma yang ada di sekita kota di dalam hutan,Ia memerintahkan pasukannya untuk terus mengejar lebih jauh lagi sampai akhirnya musush menyergap mereka. Rupanya mereka sengaja mundur agar sebagian pasukan ottoman keluar lalu mereka akan menyergapnya. Pasukan itu sampai sekarang masih belum diketahui keberadaannya. Yang jelas ada 2 kemungkinan:


Dibantai habis


Di jadikan tawanan


Setelah berhasil menyergap,rupanya itu hanya sebagian pasukan roma. Pasukan yang lain ternyata secara tiba tiba menyerang kota kembali dan berhasil masuk bahkan merusak beberapa bangunan sebelum akhirnya mereka berhasil disesak mundur. HASAN pun melarang melakukan pengejaran lagi agar kejadian yang dialami saleh dan pasukannya,tidak terjadi kembali. Dan akhirnya sekarang jumlah pasukan yang mempertahankan kota IZMIR hanya sebanyak 750 orang. Dan itu semuanya adalah pasukan pemanah.

__ADS_1


"Jadi begitu ceritanya,aku turut berduka atas kematian pasukanmu hasan. Kau jangan hawatir. Aku sudah datang" kata ku seraya menyemangati hasan.


"Terima kasih ALI"


Makanan yang di pesan pun datang. Kami pun menyantap makanan tersebut sambil menikmati hiburan yang ada.


Setelah kami selesai makan,kami masih duduk duduk di tempat itu. Hasan pun bertanya padaku.


"ALI,tadi kau bilang ada yang ingin disampaikan. Sampaikan saja. Apa yang ingin kau katakan"


Aku pun menceritakan rencana pengepungan konstantinopel kepadanya. Dan menanyakan apakah ia bersedia bergabung atau tidak.


"wah...pasti aku akan bergabung. Aku juga tak sabar memenggal kepala kaisar pengecut itu."


"baguslah. Sudah juduga kau akan ikut"


"oh ya ALI,Kau dari masa depan. Apakah kau bisa mengatakan siapa yang akan menjadi pemenang atas pengepungan nanti."


"tentu saja pemenangnya adalah kita Dan kau telah membunuh banyak sekali pasukan kafir juga 1 jendral besar musuh (Gustiani)."


"wow...itu sudah melegakan. Aku pasti akan dinaikkan jabatan oleh sultan karena aku berhasil membunuh banyak pasukan kafir."


"tentu saja" kataku


*maaf HASAN. Aku tidak bisa memberitaumu bahwa saat pengepungan itu,kau tewas di atas tembok itu sambil bersandar dan memegang bendera ottoman yang berkibar dengan gagahnya di atas benteng. Tapi aku akan berusaha melindungimu agar kamu tetap hidup dan bisa menjalani kehidupan bersama ERA yang sudah kau hamili. Setelah kamu mati era telah menjadi janda dan anakmu telah menjadi anak yatim yang sering dihina oleh orang orang karena perzinahan yang kalian lakukan. Tapi itu tak akan terjadi lagi,aku akan berusaha mengubah sejarah. kamu akan bertemu era 1 tahun lagi karena kamu akan ditugaskan sultan untuk memata matai kostantinopel bersama teman mu. Ada baiknya jika aku tdk memberitaukan hal ini kepadamu.*


tiba tiba salah seorang pasukan masuk medalam dengan tergesa gesa sepertinya ia sedang panik


"KAKAK!!! KAKAK!!! KAKAK!!!!"


"Ada apa" tanya hasan


"ha~ha~ha~(sesak nafas) pasukan salib...ter....terlihat sedang menuju kemari. hu....hu....hu...."


"berbicaralah dengan jelas. Ini minum air ini"(aku pun memberikan segelas air kepadanya)


"te...terima kasih." ia pun meminum air dan ia sudah terlihat lebih baik dari sebelumnya.


"ceritakan apa yang terjadi" tanya HASAN


"Pasukan salib terlihat dari arah pantai. Jumlah mereka sangat banyak. sekitar 200.000 orang"


"APA"


Sontak semua yang ada di bar itu kaget dan mulai panik. Kericuhan pun mulai terjadi.


"SEMUANYA TENANG!!! JANGAN PANIK!!! MENGUNGSILAH KALIAN KE KOTA MAMURE MELALUI GERBANG BELAKANG KOTA. BEBERAPA PRAJURIT AKAN MELINDUNGI KALIAN. KALIAN JANGAN PANIK DAN BAWA BARANG YANG HARUS KALIAN BAWA"


Orang orang pun mulai mengungsi. Mereka keluar dari kota lewat gerbang belakang dengan tertib. 5000 pasukan juga dikerahkan untuk membantu keamanan para pengungsi. sebanyak kurang lebih 100.000 orang mengungsi.


"Ayo ALI,Kita pertahankan kota ini dengan sekuat tenaga" kata hasan


"baiklah"


*apa yang terjadi. Tidak ada dalam sejarah mengatakan kalau pasukan salib menyerang kota IZMIR dengan mengirim pasukan sebanyak 200.000 pasukan. Apa tujuan mereka menguasai kota kecil ini. Ini hanya lah kota kecil yang paling kecil di timur tengah. Apa tujuan mereka menyerang kota ini dengan ratusan ribu pasukan. Aku harus memastiaknnya dahulu. Apakah kejadian ini benar benar ada dalam sejarah*


"ALI,Ayo,Apa yang kau pikirkan?"


"oh baiklah. AYO!!!!"


Kami semua pergi ke atas tembok kota. Sedangkan infantry dan kavlery berbaris di lapangan menunggu perintah.


"PASUKANKU!!!! PANGGILAN JIHAD TELAH TIBA!!!! AYO BERJUANG SAMPAI MATIIII!!!!"


YAAAAAAAAAAAAAAAA


teriakan hasan benar benar membuat pasukan menjadi lebih berani. Mungkin karena hasan disini,para pasukan menjadi tenang. Aku tidak boleh mati disini. Aku tidak boleh mati sebelum 3 tujuanku tercapai.


Melindungi hasan sampai dia berumah tangga dengan era


Menaklukan konstantinopel


Mencari HILDA


Meskipun aku tidak dapat kembali ke dunia asalku,aku ikhlas tetapi aku harus menggapai tujuanku. Dan sebelum tujuanku itu belum tercapai,aku.....


Tidak Boleh Mati

__ADS_1


__ADS_2