
Dan begitulah. Akhirnya kami memperoleh kemenangan. Dan setelah perang itu,1 hari setelahnya aku diangkat menjadi jendral besar kekaisaran ottoman,menggantikan ayahnya hasan yang telah meninggal 6 tahun lalu di sebuah peperangan yang besar. Waktu itu aku masih belum sampai ke dunia ini (atau lebih tepatnya masih ke zamanku). Dan hasan,ia resmi menjadi komandan pasukan 1 level di bawahku. Setelah itu kami pun berpisah sampai akhirnya berjumpa kembali di kota izmir ini.
Kembali ke pertempuran di izmir.
"ya,aku adalah ROUL. Dan kau ingin melawanku bocah kecil,hahahahha" terdengar tawa yang mengerikan dari ROUL.
Roul adalah jendral beaar german,diatas gustiani,panglima perang yang hampir sebanding dengan hasan. Gustiani tewas ketika berduel dengan hasan di konstantinopel dan hasan tewas di menara bendera. Ia tewas karena di hujani anak panah.(Bagi yang gak tau,silahkan nonton filmnya di youtube, judulnya : FETIH 1453)
"Aku bukan bocah jendral,aku adalah malaikat yang akan mencabut nyawamu." kataku sambil mengarahkan pedang kepadanya.
"hahahaha aku merasa geli. Baiklah,ayo,kita mulai"
Kami pun mencabut pedang kami sekaligus helm dan perisai,namun masih mengenakan baju perang.
"HIYAAAAA!!!!"
PRAAAAANGGGGG!!!!
AYO TUAN!!!! ANDA PASTI MENANG!!!
AYO KAK!!! KAU PASTI BISA!!!! SEMANGAT KAK!!!
Terdengar teriakan dukungan dari ke 2 pihak yang saling mendukung jagoannya.
PRAAANGGGG
SEEEEENGG!!!!
PRAAAAANGGG!!!!!
Tebasan demi tebasan terus kami lakukan sambil sesekali menangkis,melompat,berguling,dan salto.
"Huhuhuhu..... (lelah),kau memang hebat nak. Sayang sehebat apapun dirimu tetap harus mati di sini. RASAKAN!!!!"
SYAAAAAKKK!!!!!
AAAAAAARRRRRRGGGGHHHHH
"Kakak!!!!"
"ALI!!!!"
"Tak mungkin....aku tak boleh mati... (tumbang)."
aku lengah. Ia berhasi melukai perutku hingga luka yang panjang dan agak lebar terbuka,dan darah terus mengalir.
"hahahahaha bagaimana. Apa aku harus mengurangi penderitaanmu ini atau kau ingin lebih menderita lagi" kata ROUL dengan nada sombong
"SIALAN KAU!!!!(mau maju)"
"jangan hasan. Jangan mendekat. Ini pertarunganku drngannya. Kau jangan ikit campur"
Aku pun berusaha berdiri dengan bantuan pedang ku yang ku tusuk ke tanah. Meskipun terasa sakit yang luar biasa,aku tak boleh menyerah sampai disini.
"tuan,ka...."
"tidak apa apa Malik. Aku masih kuat. Aku pasti menang."
"HAHAHAHAH AYO KITA BERTARUNG LAGI. SUDAH SEKIAN LAMA AKU TAK MENEMUKAN LAWAN YANG SEBANDING DENGANKU. JANGAN KECEWAKAN AKU YA....HAHAHAHA"
__ADS_1
Dia tertawa lagi. Aku mulai kesal karena tawa yang menggangu itu.
"KALO BEGITU AYO!!!"
PRAAANG!!!!
SEEENG!!!!!
Aduan 2 pedang yang ganas terus terjadi. Hantaman demi hantaman terus dilakukan agar membantu merubuhkan lawan. Elakan demi elakan terus diupayakan agar bisa menghindar dari keadaan yang tak diinginkan. Begitulah,2 macan kerajaan terus bertarung sampai titik darah penghabisan.
PRAAAANG!!!!!
"AKU TAK AKAN KALAH" bisikku pada ROUL
"COBA SAJA BOCAH. AKAN KU BUAT KAU MENYESAL KARENA DILAHIRKAN KE DUNIA INI!!! HIYAAA!!!"
PRAAAANG!!!!
PRAAAANG!!!!
SEEENG!!!!
"Terima ini"
SYAAAAAKKKKKK
"AHH.....SIAL KAU BOCAH INGUSAN. TEMUI LAH PENCIPTAMU!!!!!"
"AKU YANG HARUS NYA MENGATAKAN ITU PADAMU!!!!"
PRAAAAANG!!!!!
"TERIMA INI!!!"
"AKH......TAK.....TAK MUNG..... (Tumbang dan tewas)"
Akhirnya aku berhasil menebas perut orang tersebut hingga hampir terputus. Sudah dipastikan,akhirnya aku yang menang. Meski begitu aku juga harus membayar mahal karena menerima luka sayatan yang cukup panjang dan lebar di perut dan lengan kiriku. Namun aku senang semua berakhir.
"Malik,tangkap mereka semua. Jangan eksekusi sebelum sultan datang kemari. Penjarakan mereka semua" kataku sambil naik kembali ke atas kudaku,sray
"baik tuan. SEMUANYA,TANGKAP MEREKA SEMUA!!! AYO TANGKAP,JANGAN SAMPAI MEREKA LARI."
Pasukan yang tersisa inj pun kami tangkap. Totalnya kira kira 15.000 pasukan. Meski agak sulit untuk dipenjarakan semuanya,kami memutuskan sebagian dari mereka harus membayar jizyah (uang tebusan) 10 koin emas agar bebas,yang tak mampu harus menjadi prajurit sukarelawan yang bertugas membantu mempertahankan izmir selama 5 hari,dan yang tak mampu juga bisa menjadi sukarelawan petani yang menggantikan para petani yang ikut mengungsi untuk membantu mempertahankan persediaan makanan di kota izmir. Yang tak mampu apa apa baru kami penjarakan.
3 hari berlalu. masih ada 1 hari lagi menjelang sultan mehmed datang membawa bala bantuan. Kami masih tetap memlertahankan kota seperti biasa,namun aku merasa ada yang aneh belakangan ini. Akupun memanggil hasan,malik dan husein ke ruanganku.
"Ada apa tuan,kenapa anda memanggil kami kemari" tanya malik
"Ya tuan,apa ada masalah" lanjut husein
"Ali,apa kau merasakan sesuatu juga" kata hasan
"tunggu hasan. Juga....maksudmu..."
"ya" tiba tiba memotong pertanyaanku. Sepertinya dia mengetahui apa yang kupikirkan.
"Aku telah menginterogasi sebagian pasukan musuh,dan mereka mengatakan bahwa pasukan gabungan prancis,inggris,jerman,polandia,roma,dan karagmanolu akan membantu pasukan jerman untuk menyerang kota tapi sudah 3 hari pasukan mereka tak terlihat. Bahkan kapal pemantau juga mengatakan tidak ada 1 pun kapal yang melintas di lautan perbatasan. Bukankah ini aneh"
"ya,kau benar. Aku pun heran kenapa. Yang lain apa kalian tau kenapa mereka melakukan ini" tanyaku sambil memandangi mereka bertiga
__ADS_1
"tuan"
"ada apa husein"
"bukankah aneh. Coba pikirkan. Inggris dan prancis sedang berperang satu sama lain. Kaisar jerman sibuk mengurus urusan negara nya karena banyaknya oemverobtak yang menguasai kota kota besar dan benteng. Roma tidak akan menyerang mengingat PAUS(di Roma) dan Kaisar Kalos (di konstantin) memiliki hubungan yang tak baik. Polandia dan karagmanolu juga menandatangani perjanjian non agresi kepada sultan. Bagaimana bisa mereka berani melakukan serangan gabungan."
"itu benar husein. Tunggu....aku baru ingat" kataku. Tiba tiba aku mengingat sesuatu.
"apa itu tuan"
"ya apa yang kau ingat ali"
"Kenapa karagmanolu bergabung dengan mereka melakukan serangan di laut untuk menyerang kota izmir. Bukannya mereka berbatasan langsung dengan kita di darat. Untuk apa mereka capek capek memutar jalan menuju polandia lalu ke roma. Dan polandia juga berbatasan langsung dengan kita. Ini sangat mencurigakan." kataku sambil memandang ke bawah untuk berfikir.
"kau benar ali,ini sangat mencurigakan"
disaat kami berfikir,tiba tiba husein menyela.
"tuan...."
"ada apa husein"
"menurutku mereka hanya menggertak kita agar mereka bisa menggapai tujuan mereka."
"apa tujuan mereka?" tanyaku
"ali,mungkin mereka memancing kita agar kita melindungi kota kecil ini. Jika dugaanku benar mereka sedang...."
"menjauhkan kita berdua maksudmu" kataku memotong pembicaraan hasan.
"benar"
"tapi untuk apa?" tanyaku lagi
"tuan,kalian berdua adalah singa ottoman yang paling ditakuti. Mungkin mereka sengaja menjauhkan tuan dan tuan hasan agar tak banyak penghambat yang akan menghambat mereka. Mungkin mereka akan menyerang di perbatasan" sahut malik
"dan kota paling dekat dengan perbatasan polandia adalah ezurium. Dan kota yang paling dekat dengan karagmanolu adalah sivas. Jika mereka menyerang di 2 arah dengan pasukan besar,makatitik pertemuan mereka adalah...."
"KONYA!!!" Tiba tiba aku memotong kembali kalimat yang ingin disampaikan hasan. Sepertinya pemikiran hasan mampu terbaca olehku. Entah kebetulan atau tidak. Tapi yang pasti itu buruk karena kota KONYA adalah tempat Istana Sultan Mehmed. Aku harus bergegas ke sana.
"HASAN,Kita harus ke sana. Kita harus membantu mereka"
"tuan. Jika saya sarankan lebih baik kalian berdua yang pergi. Jika anda membawa pasukan akan memperlambat perjalanan tuan. Biarkan saya dan husein yang membantu mempertahankan kota."
"benar tuan. Saran dari malik ada benarnya"
"Baiklah,hasan."
"Ya ali"
"Kau pergilah ke kota sivas. Aku akan ke ezurium. Jika terdesak mundurlah ke konya. Kita akan bertemu disana jika 2 kota ini tak bisa dipertahankan" kataku sambil menunjuk daerah di peta menggunakan tongkat kayu.
"Baiklah Ali."
"Baiklah kita berangkat hari ini. Bersiaplah."
"Baik"
"Kalian boleh keluar"
__ADS_1
Mereka bertiga pun keluar. Aku pun mulai terdiam.
*Sultan. Apa pun yang terjadi anda harus hidup. Kenapa ini. Kenapa ini tak diceritakan dalam sejarah. Apakah ini sejarah yang dilupakan. Kenapa tak ada sejarah tentang perang di izmir,juga serangan polandia dan karagmanolu dari 2 arah. Apa karena aku kurang membaca. Atau ketika aku tiba disini sejarah sudah mulai berubah? Aku harus bisa menghadapi ujian ini. Sultan,tunggulah kami.*