
Rumah makan cahaya sudah buka hari ini,suasananya sangat ramai,karena hari pertama adalah free makan di tempat kalau di bawa pulang baru membayar.Cahaya dan syarif sendiri. yang memantau suasana pagi itu,warung pecel mereka juga ramai,Alhamdulillah di balik musibah yang dialami syarif,allah menggantinya lebih dari ekspektasi dia selama ini,mendapat istri cantik,sholehah, usahanya berjalan dengan baik,dan memperoleh teman yang baik pula seperti Beni dan yuni. Radit juga sudah menikah dengan bu rosa.
Setelah sebulan rumah makan mereka buka dan stabil,Syarif membuka usaha barunya bersama Beni,mereka juga bekerja sama dengan radit, 3 orang ini membuka usaha konstruksi, radit yang menghandle bangunan sedangkan syarif menghandle kerangka besinya.
"Kini giliran Beni dan yuni yang menikah,mereka sibuk mempersiapkan pernikahan yuni dan beni.Hari ini adalah acara siraman di rumah yuni,tapi di tengah acara,cahaya tiba tiba pingsan.Rosa yang pertama kali melihatnya langsung membawa cahaya ke klinik terdekat dan langsung menelpon syarif. yang berada di tempat beni, mempersiapkan acara untuk besok.
Syarif segera ke klinik medika setelah mendapat telpon kakak iparnya.
"Mbak,bagaimana keadaan cahaya?"tanya syarif dengan panik.
"Masih di periksa oleh dokter,kamu sabar dulu ya" kata rosa menenangkan syarif.
"Ayo duduk dulu.mungkin dia kecapean, sibuk mempersiapkan acara pernikahan beni dan yuni!" ujar radit dan mengajak syarif untuk duduk.tapi belum sempat mereka duduk seorang dr wanita keluar dari dalam mencari suami dari pasien.
"Maaf,siapa suami dari pasien yang bernama cahaya?"kata dokter. Syarif segera berdiri mendekati dr tersebut.
"Saya dok suaminya" jawab syarif.
"Silahkan ikut kedalam,saya akan menjelaskan kondisi pasien!" dr rina meminta syarif untuk masuk.syarif mengikuti dr rina,melihat istrinya sudah sadar dan duduk di tepi ranjang.Syarif menghampirinya dan membantu cahaya turun dari ranjang pasien menuju ke meja dr.
"Silahkan duduk tuan,nyonya!" kata dr rina,mempersilahkan mereka duduk.
"nyonya cahaya umu berapa?" 18 tahun dr mau ke 19"Jawab cahaya.
"Masih sangat muda ya,dan tuan..?" tanya dr rina pada syarif.
"Saya syarif,umur 28 tahun dok"jawab syarif jelas.
__ADS_1
"Selamat ya pak syarif dan bu cahaya,kalian akan di karuniai momongan,bu cahaya saat ini sedang mengandung" kata dr rina.
"Apa dok,hamil, jadi istri saya hamil dok?" tanya syarif memastikan pendengarannya tidak salah.
"Iya,dan untuk lebih jelasnya bapak dan ibu bisa periksa ke dr kandungan". kata dr Rina.
"Alhamdulillah ,terima kasih atas karunia terindah mu ini ya allah"syarif memegang kedua tangan cahaya dengan lembut dan mencium punggung tangan itu.dia tidak mungkin mencium istrinya di depan dr risa,malu.
"Berapa usianya bu?"tanya syarif lagi dengan semangat.
"Menurut dari siklus bulanan bu cahaya perkiraan usia kandungannya sudah memasuki 4 minggu.apa tidak ada keluhan sebelumnya bu?" tanya dr rina.
"Selama ini belum bu,cuma sering pusing dan sedikit mual kalau mencium bau parfum yang menyengat" jawab cahaya,karena dia tidak merasakan apa apa,kecuali 2 itu.
"Baiklah,seperti yang saya katakan tadi sebaiknya bapak dan ibu,pergi ke dr kandungan untuk usg dan melihat perkembangan janin,serta usia janinnya,saya cuma dr umum jadi tidak bisa menjelaskan secara detail" jawabnya lagi.
"Oke,ini saya beri vitamin dan suplemen makanan untuk ibu,dan jangan lupa minum susu serta makan makanan yang sehat" nasehat dr rina sambil memberikan vitamin.
Pasangan itu keluar dengan perasaan bahagia,syarif merangkul pundak cahaya dan menciumi puncak kepalanya yang tertutup jilbab itu. Sampai diluar mereka disambut beberapa Pertanyaan dari rosa.
"Aya bagaimana keadaanmu,tadi kamu tiba tiba pingsan!"kata rosa cemas.
"Tidak apa apa mbak terima kasih ya sudah membawa aya kemari?"kata cahaya lembut.
"Cahaya hamil kak,mungkin tadi kelelahan" imbuh syarif.
"Alhamdulillah selamat ya"rosa memeluk cahaya erat,dia ikut merasa bahagia dengan akan hadirnya anggota keluarga baru.
__ADS_1
"Lusi,pasti senang mempunyai keponakan nih", tambah radit.
Mereka pergi meninggalkan klinik tersebut, radit dan rosa kembali ke tempat mereka semula,sementara syarif membawa cahaya pulang,untuk istirahat.nanti sehabis magrib mereka akan ke tempat praktek de obgyn di sekitar sana.
"Sayang,kita pulang ya,kamu harus banyak istirahat,ke rumah mbak Yuni nya besok saja waktu hari ha"ucap syarif lembut sambil mengelus kepala cahaya.mereka menujunke tempat parkir untuk mengambil motor.
Sekarang syarif mengendarai sepeda motor vario,tidak menggunakan motor butut lagi. untuk rumah,mereka masih menabung sedikit demi sedikit,saat ini masih mengontrak tetapi sudah berpindah tempat di rumah yang lebih besar dan tidak jauh dari rumah makan.
Syarif juga pamit hari itu mereka tidak bisa membantu acara,karena masih akan mengantar cahaya periksa. yang lain juga ikut senang mendengar kabar kehamilan cahaya.
* * *
Menengok kabar hendra
Saat ini dia bertengkar hebat dengan istrinya mona.
"Tidak mon,lo tidak bisa membuang gue begitu saja,lo harus ingat pengorbanan gue sudah banyak untuk menikahi pelacur seperti lo" marah hendra.
"Bukannya dari awal kita sudah buat perjanjian,gue membayar lo hanya untuk menjadi ayah dari bayi yang gue kandung,dan bayi itu sekarang sudah mati,jadi lo tidak ada gunanya lagi buat gue" jawab mona lantang.
"Tapi mon"sangkal hendra.
"Tidak ada tapi tapian,lo sudah untung banyak dengan menikah dengan gue,lo bebas menggunakan seluruh aset kekayaan gue,lo juga sudah memakai gue dengan puas,jadi kita impas,dan gue juga akan memberi lo kompensasi 20 milyar,lo bebas mau menggunakan uang itu untuk apa,gue tidak peduli,yang penting sekarang lo harus tanda tangani surat cerai ini,dan kita bebas"Kata mona dengan cuek.
"Oke,tapi lo harus layani gue sebagai istri untuk yang terakhir kalinya" timbal hendra,dia tidak mau di rugikan,hari ini dia harus memuaskan hasratnya pada wanita seksi itu.
"Oke,ayo!" tantang mona. Akhirnya mereka melakukan penyatuan itu untuk terakhir kalinya.kali ini hendra dengan rakus menikmati setiap lengkuk tubuh mona.bahkan hentakannya yang keras dan kasar itu membuat keduanya ketagihan. Mona yang tidak puas hanya sekali saja,sekarang mona yang memimpin permainan.perempuan maniak itu membuat hendra terus mendesah tak karuan.pasangam yang akan resmi bercerai itu menghabiskan malam mereka seperti kuda liar yang kenal waktu. sampai akhirnya Hendra tepar di tempat tidur jam 4 pagi karena kelelahan dia juga tidak habis fikir kalau mona ternyata seliar itu.banyak gaya baru yang dia pelajari dari mona.
__ADS_1