CAHAYA UNTUK SYARIEF

CAHAYA UNTUK SYARIEF
BAB 32


__ADS_3

Lanjut pantun dari pihak pengantin wanita yang meminta buah sine


Buah delime dikupas kupasin


Jambu mede dipinggir rawe


Syarat pertame udah dipenuin


Tapi masih ade syarat kedue


Kalo mao gelap tandenye bedug magrib kudu dipukul


Artinye kite orang kudu masuk rume gini ari


Saye emang orang betawi bukan uman jago pukul


Tapi saye bise juga ngaji


Orang idup pasti diuji


Sembayang lime waktu kudu taatin


Kalo abang emang bise ngaji


Lagu sikeh Saye minte di tarikin


Kalo ngaji kudu dipake


Jangan uman didengerin


Kalo abang minte lagu sikeh ke saye


Nih ari juge Saye tarikin


dan terakhir pantun dari pihak wanita yang menerima kedatangan pengantin pria .


Buah naga disimpen busuk


Buah delime beli dari Angke


Saye sekeluarge ijinin masuk


Saye terime dengan tangan terbuke


Makan kecapi makan kesemek


Jangan ditelen ame biji bijinye

__ADS_1


Saye seneng dibolein masuk


Dengan segale hormat saye mao duduk ame neng yuni disampingnye.


Penampakan roti buaya seserahan pengantin



rotu buaya ini melambangkan bahwa menikah itu hanya cukup sekali seumur hidup dan juga


Mengandung makna bahwa pasangan baru menikah akan langgeng seumur hidup bahkan samapi mau memisahkan mereka.


Cahaya yang asli orang jawa, merasa lucu melihat prosesi adu pantun yang seru serta di iringi suara musik betawi yang khas.


Tapi kebahagiaan mereka tidak berlangsung lama, Syarif mendapat telpon kalau rumah makan yang baru saja berjalan lancar milik istrinya terbakar habis, sebenarnya sudah dari pagi tadi pihak ruko menghubungi syarif maupun cahaya, tapi tidak ada yang diangkat


"Halo mas syarif, saya pedagang di dekat ruko mas syarif, saat ini ruko dan pasar tempat kita mengais rizki terbakar habis mas, dan pihak kalian tidak ada yang bisa di hubungi, maaf nasinya warga tidak bisa membantu menyelamatkan barang barang di ruko" kata pemuda di telpon.


"Oh iya pak, dari kemaren kami sibuk menyiapkan pernikahan bang beni dan mbak yuni, terima kasih informasinya, saya dan istri akan segera kesana" jawab syarif .Sebenarnya dia syok mendengar berita tersebut, tapi dia harus sabar dan tabah, karena tempat dan situasi yang tidak memungkinkan. Kalau syarif kaget berlebihan pasti yang lain pada heboh serta mengacaukan acara pernikahan ini, jadi dia mencari radit untuk di ajak pergi ke tkp.


"Kak, ayo ikut"?" bisik syarief.


"Kemana?" tanya radit.


"Rumah makan kebakaran, tadi ada yang menelpon, katanya sudah tidak tertolong lagi" bisik nya lagi.


"Aku pamit dulu ke Aya, supaya dia tidak mencari cari" pamit syarif


"Oke, aku tunggu di depan" jawab radit.


Syarif segera mencari cahaya yang masih mengobrol dengan rosa.


"Dek, mas ke warung dulu ya!" pamit syarif.


"ada apa mas, apa ada yang mau diambil?" tanya cahaya.


"Tidak, tapi ada musibah di sana, mas mau memastikannya dulu, takutnya hoax" kata syarif.


"Memang apa yang terjadi di warung?" tanya cahaya.


"Mas baru dapat telpon kalau rumah makan kita dan sekitarnya terbakar habis" jawab Syarief lirih.


"Oke, hati hati ya mas, nanti kabari aya lagi"pesan cahaya


"Iya, mas pamit dulu,kamu disini saja dulu, dan jangan cerita pada bang ben dan mbak yuni" pesan syarif pada istrinya.


Syarif dan radit segera menuju ke tempat lokasi, dan memang benar adanya, ruko dan pasar disana hangus di makan di jago merah.

__ADS_1


"Astagfirullah, kak rumah makan aya benar benar terbakar" ucap syarif lemas, usaha ya g mereka bangun dari nol, dan sekarang sudah mulai membuahkan hasil kini tinggallah abu.


"Sabar, kita masih ada usaha lainnya, coba kita tanyakan, apa penyebab kebakaran ini!" kata radit.


Syarif mengangguk lemah, mereka menemui, salah satu warga yang membantu damkar memadamkan api.


"Mas arif, akhirnya anda datang, lihat warungnya, habis. kami dari subuh sudah menghubungi kalian tapi tidak ada yang diangkat, jadi kami tidak bisa membantu" jawab warga.


"Iya pak, terima kasih sudah berusaha keras,ini cobaan untuk kami. mungkin belum berjodoh membuka usaha disini" jwab syarif tegar, walaupun di dalam hatinya sangat kehilangan.


"Ngomong ngomong, apa penyebab kebakaran ini pak?" tanya syarif.


"Kabarnya ada konsleting listrik, tapi masih di selidiki polisi" jawab bapak itu.


Syarif mengambil foto ruko dan sekitarnya, sebagai dokumentasi dan laporan kepada pihak asuransi. Untung peralatan di asuransikan oleh mereka, jadi kerugiannya tidak begitu besar.


Dari jauh nampak seorang pemuda tersenyum puas, dia adalah hendra, Hendra tidak akan senang kalau mereka semua bahagia.


"Selamat bersenang senang kakak, dan adikku, gue lebih suka kalian jadi gembel, hahaha, kalian yang sudah membuat gue jadi begini, di campakkan istri dan lo rif, gue akan membawa pulang istri cantik lo itu" kata hendra menyeringai. Baru dia pergi dari sana, hari itu hendra akan menemui investor dari luar negeri, yang akan membangun mega mall, hendra akan berkolaborasi dengan tomi.


Sampai di hotel hendra langsung ke ruang meeting, dan tomi sudah menunggunya.


"Lama sekali sih lo, untung saja mr ray dan timnya belum datang" sewot tomi.


" Selow bro, tadi gue baru melakukan pengecekan apakah kebakaran pasar itu sudah padam belum!" jawab hendra dengan santai.


"Gila, otak lo sudah gila memang, bagaimana bisa lo membakar pasar dan toko toko di sana!" heran tomi.


"Lalu negosiasi lo apakah berguna, kita harus realistis, cari keuntungan yang sebesar besarnya dengan modal yang sekecil kecilnya" jawabnya lagu.


"Iya sih, tapu kalau tertangkap, kita bisa dead" kata tomi.


"Tenang, semua tertata dengan rapi,eh bro gue lihat beberapa waktu yang lalu lo jalan dengan mantan arif, lo pacaran ama dia?" heran Hendra.


"Iya, untuk bersenang senang, menghadapi wanita matre itu sangat gampang, di iming iming duit banyak, pasti masuk ke sarang buaya, dapat perawan lagi, pas ini 2 sekaligus yang gue perawanin, sungguh sensasi yang luar biasa, beda sama yang sudah bolong, tapi ya harus merogoh saku lebih dalam lagi."


"Dasar brengsek lo" canda hendra


"Ajari gue dong!" pinta hendra.


"Rebes, tapi gue lagi apes nih, mereka tidak minum pil Kb, jadi melembung deh, alias bunting!" kesal tomi.


"trus?" kepo hendra.


"Ya terus mereka pengennya gue nikahin, tapi sori banget, gue kan sudah tanggung jawab, membayar kalian sesuai dengan keinginan kalian, jadi mereka tidak berkutik lagi haha" tawa Tomi.


"Wah, keren lo, eh tapi si zahra ko it to alias mati, beritanya viral di medsos, coba lo lihat, tujuannya mau menggugurkan kandungannya tapi,pagi tadi dia di temukan mati secara naas, dia mati dalam keadaan bugil di ruang praktik dukun, kalau tidak salah namanya mbah wingit atau siapa gitu!" kata hendra, menjelaskan berita viral tersebut.

__ADS_1


__ADS_2