
Saat setelah teman teman nanang tahu dengan kejadian sebenarnya putri langsung berlari untuk mencari nanang dan sinta sama dewa masih diam tidak percaya kalau nanang berbuat sekejam itu, akhirnya rudi mengajak kita semua untuk mencari nanang karena merasa satu kelompok, tetapi aku memilih menolak dan berdiam diri di tenda karena aku merasa dia salah harus menerima akibat dari perbuatannya.
"yaudah al kalau kamu enggak mau ikut mencari nanang biar kami saja yang mencarinya, aku tau kamu masih marah kepadanya tapi enggak baik juga kalau kamu sampai menyimpan dendam kepadanya" kata rendi mengingatkan
"iya aku tahu kok, aku cuma ingin menenangkan pikiranku dahulu, aku enggak ingin jika waktu ketemu dia aku berantem dengannya, maka dari itu biarkan aku menenangkan suasana hati dan pikiranku dulu, kalau kalian mau mencarinya, kalian duluan aja" jawabku menjelaskan
"baik lah al kami mau membatu putri mencari nanang dulu" kata rudu pamitan
"iya hati hati" jawabku
"aku disini saja ya" kata vivi masih takut
"iya vi kamu disini saja enggak perlu ikut mencarinya biar kami yang mencarinya" jawab ayu menenangkan vivi
Setelah itu teman teman yang lain mencari nanang, mengelilingi area puncak dan jalan balik pulang hingga sampai pos ke dua juga belum di temukan.
"nang..! nanang...! kamu di mana..?" teriak putri mencari di samping jurang
meskipun jurang tidak terlalu curam namun kalau jatuh juga tidak ada yang bisa di buat pegangan cuma ada tanah yang seperti tangga dan kemiringan tanah tersebut belum tentu bisa menghentikan jika jatuh, saat di terangi ke bawah ternyata nanang ada di bawah jurang tersebut,
"tolong...! siapa pun tolong...!" teriak putri mencari bantuan
__ADS_1
kebetulan lutfi dan rendi di dekat sana dan mendengar teriakan tersebut
"ren dengar teriakan minta tolong enggak..?" tanya lutfi
"iya lut kamu benar ayo kita cari dari mana sumber suara itu" ajak rendi
tidak lama mencari rendi dan lutfi melihat ada cahaya yang seperti melambai dab mereka mendatangi cahaya itu dan ternyata benar kalau asal cahaya itu berasal dari putri dan teriakan yang mereka dengar juga sama
"giman put sudah ketemu" kata lutfi
"sudah dia ada di bawah sana" kata putri sambil menyorotkan cahaya kebawah
"waduh kita harus mengambil tali dulu kalau gitu, kalian berdua tunggu di sini jangan kemana mana biar aku ambilkan dulu tainya" ucap rendi buru buru
"ada apa ren kok lari terburu buru gitu" tanya rudi
"iya mana lari kamu cepat banget lagi" kata ayu kelelahan mengejar rendi
"nanang sudah ketemu tapi berada di bawah jurang kalau enggak cepat cepat takut enggak keburu" kata rendi sambil mencari tali
"yaudah cepat kalau gitu" kata rudi
__ADS_1
"iya ini masih nyari talinya masih kurang satu takut enggak nyampek bawah" kata rendi
"udah ketemu nanang" tanyaku dingin sambil bangun dari atas batu
"udah al, kamu tai tali satunya dimana..?" tanya rendi
"nih" kataku sambil melempar tali satunya
"kamu bawa kenapa enggak bilang dari tadi" jawab rendi
"iya lah tadi di tas vivi dan sekarang vivi mengurung diri di dalam tenada" kataku sebal
"yaudah rud, ren kamu bantu nanang dulu aja vivi biar aku yang urus" kata ayu khawatir
"ayo ikut al" ajak rudi
"ogah kalian berdua aja yang pergi" jawabku kembali marah
"kamu masih marah al" jawab rendi balik bertanya
"udah kalian cepat bantuin sana" jawabku mengalihkan topik
__ADS_1
akhirnya rudi dan rendi yang pergi untuk menolong nanang dan aku masih sama di atas batu sambil rebahan karena masih marah dan pikiranku masih kacau