Camping Mencekam

Camping Mencekam
Ep 2 Melanjutkan perjalanan


__ADS_3

 Saat kami melanjutkan perjalanan tiba tiba ada tangisan seorang wanita dan kami beusaha mencari sumber suara itu namun kami tidak melihat siapa siapa selain kelompok kami, tiba tiba vivi berteriak seperti orang ketakutan


''AAAAA'' teriak vivi takut


'' ada apa vi kok triak'' jawab ayu dan lutfi


''coba liat di atas pohon bawah kita'' jawab vivi sambil menunjuk pohon yang di maksud


kami ber lima pun serempak melihat ke arah pohon yang di tunjuk oleh vivi dan ternyata benar ada penampakan sosok wanita yang duduk di atas pohon yang di tunjuk vivi sontak saja vivi, ayu, lutfi aku suruh ke depan belakang rudi dan rendi karena kondisi rudi yang belum setabil dan masih di bopong oleh rendi  dan aku langsung pindah di barisan belakang dan kami mempercepat jalan kami dan tak perduli dengan penampakan tadi karena mau balik pulang pun harus lewat dekat pohon yang ada penampakanya tadi jadi kami memiloh untuk lanjut saja tapi tidak lama penampakan wanita tadi berganti tertawa yang membuta kami tambah merinding tapi kami masih terus berusaha tidak memperdulikan suara tawa tersebut, setelah berjalan agak jauh tiba tiba rudi mengajak kita untuk berhenti untuk istirahat


''berhenti dulu ren'' kata rudi


''kenapa rud..?'' tanya rendi


''udah berhenti dulu aja ren'' jawab rudi


''itu pos sudah keliatan lo rud kenapa berhenti disini..?'' tanya litfi


''kalian gak liat..?'' tanya rudi


''liat apaan dah rud'' jawab ku ketus

__ADS_1


''jangan nakutin nakutin deh rud'' jawab vivi


''iya rud kita baru saja liat penampakan tadi'' sambung rendi


''biar aku cek dulu kalau gitu'' kataku


''jangan fal'' jawab vivi


''disana ada kakek kakek jangan kesana dulu'' jelas rudi


''mana sih rud gak ada siapa siapa disana itu'' jawabku gak percaya


 seketika teman temanku terdiam saat rudi bilang kalau ada penampakan lagi di depan. ternyata aku saja yang tidak bisa melihat kalau di depan ada penampakan kakek kakek tersebut semua teman teman ku melihatnya dan vivi, ayu, lutfi berpelukan berpelukan bertiga sambil nutupin muka ke pundak bertiganya karena saking takutnya karena sudah melihat penampakan yang ke dua kalinya. aku pun cuek saja menuju ke pos dua karena aku tidak melihatnya saat aku sudah hampir sampai teman teman aku baru berani melanjutkan perjalanan ke pos ke dua tersebut.


''kalian harus berhati hati jika sudah sampai di puncak karena ada sosok wanita yang memiliki dendam'' suara bisikan di telingaku


''siapa..?'' sepontan aku menjawab nya dan memecahkan keheningan malam


''kamu kenapa fal..?'' tanya vivi


''ada yang bilang sesuatu kepada ku'' jawabku

__ADS_1


''emang bilang apa..?'' tanya rudi


''jangan mengada ngada kamu fal kita sudah kurang seperempat perjalan lagi nih'' sambung ayu takut


''serius aku dengar suara kakek kakek berbisik padaku'' jawab ku menjelaskan


''jawab dulu pertanyaan ku dulu fal..!'' triak rudi


''kamu tadi tanya apa rud'' jawabku lupa


''kakek itu berbisik apa kepadamu..?'' jawab rudi


''oh.. cuma bilang gini, kalian harus berhati hati kalau sudah sampai di puncak karena ada sosok wanita yang memiliki dendam'' jawabku menjelaskan


"jangan jangan wanita yang pucat mengikuti kelompok tadi" jawab litfi sok tau


"jangan mengada ngada deh jelas jelas tadi kita meliat semua kalau dia orang gitu kan'' jawab ayu


"tapi kan kelompok mereka tidak memperhatikan wanita tersebut, siapa tau benar" jelas rendi


" yaudah lanjut aja yuk keburu malam entar gak sempat pasang tenda dan makan lagi" lanjut ku sambil mengajak teman teman untuk lanjutkan perjalanan

__ADS_1


dan kami langsung melanjutkan perjalanan karena takut kemalaman sampai dia puncak


__ADS_2