CEO Cantik Pujaan Hati

CEO Cantik Pujaan Hati
Episode 12


__ADS_3

Menjelang 1minggu acara pernikahan mereka, Akmal dan Shilla akan feeting baju pengantin.


Sesampainya di butik langganan keluarga Pratama mereka di sambut hangat oleh manager butik tersebut, lalu menunjukan baju penganti yang bagus dan berkualitas.


"Silahkan nona, yang ini model baru yang di lapisi berlian." ucap manager tersebut.


"Wah bagus sayang, aku mau coba yang ini." ucap Shilla antusias.


"Iya sayang." ucap Akmal. Shilla langaung ke ruangan feeting room untuk mencoba baju dan dibantu oleh karyawan butik. Setelah beberapa saat Shilla keluar menggunakan baju pengantin berwarna putih moderen dilapisi berlian di sekitar dada membuat Shilla terlihat sangat cantik dan membuat Akmal terpana melihat nya.



Seperti itulah kira kira.


"Apakah cocok?" ucap Shilla merona karena Akmal memandanginya tak berkedip.


"Sangat cantik sayang." ucap Akmal tak berkedip.


"Silahkan tuan coba baju dan jas ini." ucap manager butik, lalu di angguki Akmal dan langsung ke ruangan feeting room. Tak lama Akmal keluar menggunakan kemeja putih, jas putih dikerah nya berwarna hitam dan dasi kupu kupu.



Seperti inilah kira kira ya gays.


"Bagaimana sayang?" ucap Akmal memandang calon istrinya dan sekarang mereka berhadapan.


"Sangat cocok dan tampan sayang." ucap Shilla tersenyum malu.


"Baiklah kami ambil ini ya." ucap Akmal kepada manager butik lalu membayarnya ke kasir.


"Nanti gaun nya kami kirimkan ke rumah anda tuan nona." ucap manager tersebut.


"Baiklah terimakasih." ucap Shilla lalu mereka berpamitan, mereka akan ke pergi untuk membeli cincin kawin.


Akmal mengendarai mobil nya dengan kecepatan sedang menuju ke sebuah mall milik keluarga Pratama, sesampainya di mall mereka turun dan berjalan menuju toko perhiasan. Sesampainya di toko perhiasan mereka juga di sambut hangat oleh manager dan karyawan di toko tersebut karena mereka tahu pemilik mall ini akan berkunjung dan membeli cincin untuk pernikahan nya.


"Selamat datang tuan dan nona, silahkan di pilih, ini cincin kawin koleksi terbaru kami." ucap manager tersebut sambil karyawan nya mengeluarkan berbagai jenis cincin kawin koleksi terbaru.

__ADS_1


"Sayang kamu mau yang mana?" ucap Akmal. Shilla lalu memilih cincin yang kira kira cocok untuknya. Dia melihat lihat dan tertuju pada cincin dengan berlian merah yang unik.


"Aku ingin yang ini sayang." ucap Shilla menunjuk berlian merah.


"Silahkan nona di lihat, ini berlian merah limeted edition hanya ada 50 di dunia." ucap manager toko itu menjelaskan cincin yang di pilih oleh Shilla.


"Baiklah bungkus yang ini." ucap Akmal dan langsung membayarnya ke kasir dan mereka langsung berpamitan.


♧♧♧♧♧♧♧♧


Satu minggu kemudian acara pernikahan mereka akan di langsungkan, Shilla sedang di berhias oleh MUA profesional. Ketika siap Ibunya menghampiri Shilla.


"Tak terasa anak mbu akan melepas masa lajang nya." ucap Melli terharu. Tak lama Yumi masuk ke ruangan Shilla.


"Hay Shil, lo cantik banget." ucap Yumi mengagetkan Shilla, lalu di mereka berpelukan.


"Gue kangen banget sama lo Yum, kita sudah jarang sekali berdua bercerita." ucap Shilla merenggangkan pelukan mereka.


"Iya lo hutang traktir gue nih karna ngabsenin lo tiap hari." jawab Yumi bencada dan langsung yang ada di ruangan tertawa.


"Sudah dulu, yu kita keluar karena sudah waktunya akad pernikahan kamu sayang." ucap Melli mengingatkan dan di angguki Shilla.


"SAYA TERIMA NIKAHNYA SHILLA KANAYA PRATAMA BINTI FAJRI PRATAMA DENGAN MAS KAWIN TERSEBUT TUNAI." ucap Akmal dengan lancar.


"Bagaimana para saksi?" ucap penghulu.


"SAAHHHH." ucap para tamu undangan.


"Alhamdulillah ...." ucap penghulu lalu membaca doa penutup.


Akad nikah berlangsung secara hikmat, dan di lanjut ke acara resepsi. Banyak teman teman kampus dan rekan kerja dan karyawan yang datang untuk memberikan selamat. Hingga acara pun selesai para tamu undangan telah meninggalkan gedung satu persatu. Shilla dan Akmal akan pergi ke hotel untuk malam pertama mereka.


Shilla dan Akmal menaiki mobil berdua, mereka terdiam karena sangat lelah karena harus berdiri sangat lama untuk menyambut tamu undangan.


"Sayang tidur lah dulu nanti ketika sampai aku bangunkan." ucap Akmal tersenyum kepada istrinya.


"Baiklah." ucap Shilla tersenyum. Tak lama Shilla langsung terlelap karena sangat lelah.

__ADS_1


Sesampainya di hotel, Akmal langsung ke luar menuju resepsionis untuk membuka dan mengantarkan mereka ke kamarnya, Akmal tak tega membangunkan Shilla, dia langsung menggendong Shilla ke kamar hotelnya, melihat adegan itu semua mata menuju pada mereka.


Sesampainya di kamar hotel, Akmal langsung membaringkan istrinya ke kasur king size yang mereka pesan jauh2 hari. Dengan hiasan bunga mawar merah, Akmal mengecup kening istrinya lalu bergegas ke kamar mandi untuk membersihkan dirinya. Tak lama Shilla terbangun.


'Loh sudah sampai kamar kenapa aku gak di bangunin, masa iyah Akmal gendong aku sampai ke kamar.' batin Shilla sambil meliat keseluruh ruangan mencari keberadaan suaminya.


Terdengar suara gemericik air di kamar mandi yang menandakan orang yang di cari sedang mandi. Tak lama Akmal membuka pintu nya dengan masih memakai handuk dengan rambut yang basah.


"Loh kamu kenapa bangun sayang?" ucap Akmal mengetahui istrinya terbangun.


"Kenapa kamu gak bangunin aku?" ucap Shilla.


"Aku gak tega karena kamu pasti cape sayang. Baiklah sekarang kamu ganti baju bersih bersih pasti badan mu lengket. Atau perlu aku mandikan?" ucap Akmal menggoda. Shilla langsung merona malu.


"Tak perlu aku bisa sendiri." ucap nya lalu berlalu ke kamar mandi.


Setelah menutup pintu Shilla tak bisa membuka resleting gaunnya, terpaksa dia keluar lagi dan minta bantuan Akmal.


"Sayang tolong bukain resleting dong, susah nih." ucap Shilla lalu Akmal membantu membukakan resletingn nya dan terlihat lah punggung putih mulus Shilla, Akmal hanya menelan ludah nya sendiri.


"Apa perlu aku bantuin buka gaunnya juga." ucap Akmal tersenyum nakal menggoda. Shilla kembali merona dan langsung berlalu ke kamar mandi lagi.


'Apaan sih dia menggodaku terus.' batin Shilla


Setelah selesai dengan kesibukan nya di kamar mandi Shilla langsung keluar menggunakan handuk karena ia lupa membawa pakaian nya gara gara Akmal terus menggodanya. Ia melirik kanan kiri terlebih dahulu, dirasa aman dia keluar dan ia terkejut karena Akmal tiba tiba masuk hanya menggunakan handuk yang tadi.


"Kenapa kamu belum pakai baju?" ucap Shilla sedikit malu.


"Gak tahu nih di dalam lemari gak ada baju sama sekali, cuma ada tulisan ini." ucap Akmal bingung.


Malam ini kalian pakai ini dulu ya, besok pagi akan di kirimkan baju untuk kalian. Selamat malam pertama


Begitulah bunyi nya.


Shilla kembali merona malu, disitu hanya ada lingerie berwarna merah muda.


'Yasudah lah pakai saja lagi pula udah sah ini' batin Shilla.

__ADS_1


Lalu Shilla memakai lingerie nya Akmal yang melihatnya hanya terdiam yang tak bisa diartikan..


Bersambung...


__ADS_2