CEO Cantik Pujaan Hati

CEO Cantik Pujaan Hati
Episode 7


__ADS_3

Dengan hati yang membara Amel mendengar pengumuman tersebut.


'What! Mereka malah mau tunangan.' batin Amel


" Sabar ya Mel." ucap Lulu dan Lani mengusap bahu Amel. Amel pun pergi dengan menahan bening air mata, di pergi ke toilet dan tak terasa air mata nya mengalir deras diikuti oleh sahabatnya.


" Sabar Mel, masih banyak cowok yang lebih keren dari Akmal!" ucap Lani menenangkan.


"Gue ga nyangka, jauh sebelum dia ada gue udh paling dulu suka sama Akmal. Tapi kenapa Akmal malah milih cewek itu." ucap Amel menangis tersendu sendu.


" Udah lah Mel, keep strong, masih ada kita. Lagipula lo tuh primadona di sini jadi gampang buat dapetin cowok manapun." ucap Lulu mengusap pundak Amel. Amel pun memeluk kedua sahabat nya sambil menangis.


"Thanks gays, you are my everything." ucap Amel.


" Udah hapus air mata lo, sekarang kita ke kelas." ucap Lani dan di angguki Amel dan Lulu.


Waktu pertunangan pun tiba, Shilla memakai gaun warna biru muda simple tapi elegant dengan make up natural, membuat orang yang melihat tersepona eh terpesona. Dan Akmal memakai baju senada dengan Shilla membuat aura ketampanan nya semakin terpancar. Semuanya telah berkumpul dan waktunya untuk bertukar cincin, suara tepuk tangan menggema setelang cincin terpasangkan. Waktunya memberi selamat dan menyantap hidangan.


" Selamat ya Shill." ucap Yumi tersenyum senang.


" Selamat broh." ucap Rizko dan Faiz menepuk bahu Akmal.


"Thanks gays." ucap Akmal tersenyum.


Tak lama Amel menghampiri mereka.


" Selamat ya Shill, Mal." ucap Amel tersenyum.


" Iya thanks Mel." ucap Akmal tersenyum.


" Shill gue mau minta maaf atas apa yang gue lakuin sama lo." ucap Amel memegang tangan Shilla.


" Iya kak gapapa, lagi pula yang lalu biarlah berlalu." ucap Shilla tersenyum, dan Amel pun langsung memeluk Shilla. Tak lama di lepaskan Amel pun pergi untuk menikmati hidangan dan tak lama Rizko ngikutin Amel.


" Mel kalo sama gue mau ga?" tanya Rizko gugup.


" Maksud lo ko." ucap Amel tak mengerti.


" Iya lo mau ga jadi pacar gue? Gue suka ama lo, tapi lo gapernah ngelirik gue." ucap Rizko jujur dengan perasaan nya.


" Kita jalani aja seperti air yang mengalir." ucap Amel kaget dan menyetujui.


"Thanks Mel." ucap Rizko langsung memeluk Amel, pipi Amel pun merona.

__ADS_1


" Ciieee." ucap semua orang dan bertepuk tangan bahagia, Rizko pun melepaskan pelukan nya lalu menggenggam tangan Amel.


" Gue juga bilang apa Mel, semua akan indah pada waktunya." ucap Lani bijak.


" Makasih gays." ucap Amel tersenyum


Malam itu semuanya pun bahagia, dan berlalu pulang satu persatu karena acara sudah selesai. Semua orang pun beristirahat dengan perasaan bahagia.


2 b****ulan kemudian


" Sayang ayah dan ibu akan pergi ke Eropa untuk membuka cabang yang baru dan meluaskan jaringan bisnia, ayah mau kamu jadi CEO di perusahaan ayah di Asia karena ayah kewalahan untuk menghandle semuanya." ucap Fajri serius.


" Apa gak terlalu cepat yah? lagi pula Shilla masih kuliah dan sedang padat padat nya." ucap Shilla ingin menolak.


" Ayah tak mau di bantah sayang, lusa ayah dan ibu akan pergi, kamu di sini jaga adik kamu, dan nanti pulang kuliah kamu langsung ke kantor dengan Akmal!" ucap Fajri tegas.


" Baiklah ayah." ucap Shilla pasrah.


" Ayah aku mau ikut!" ucap Dhilla.


" Sayang kamu kan sekolah, nanti ketika libur kamu kunjungi ayah dan ibu ya nak?" ucap Melli menenangkan


" Iya mbu." ucap Dhilla cemberut.


"Yasudah ayah berangkat dulu sayang." ucap Fajri sambil mencium istri dan anak2nya dan pergi ke kantor. Shilla dan Dhilla pun berangkat di perjalanan Shilla hanya melamun, sampai ke kampus pun melamun.


" Ayah mau aku megang perusahaan ayah mau urus yang di Eropa. Terus nanti pulang kuliah kita di suruh ke kantor." ucap Shilla tenang.


" Ya bagus lah sayang, berarti kamu di percaya, lagian kamu harus belajar dari sekarang, kamu juga kan yang akan nerusin." ucap Akmal menenang kan. " Lalu kapan mereka berangkat?" tanya Akmal lagi.


" Lusa." ucap Shilla langsung duduk.


" Udah jangan terlalu di pikirin nanti kamu sakit sayang." ucap Akmal mengingatkan.


" Iya sayang." ucap Shilla menyenderkan kepalanya pada bahu Akmal.


Setelah semua selesai Shilla dan Akmal bergegas ke kantor ayah Shilla memakai mobil Akmal. Sesampainya di perusahaan, semua staf menundukan kepala hormat, mereka tahu bahwa itu adalah anak bos mereka. Sampai di ruangan Presdir Shilla mengetuk pintu lalu masuk ke ruangan ayah nya.


" Ayah!" ucap Shilla mengecup punggung tangan ayah nya begitupun akmal.


" Kalian sudah sampai, silahkan duduk." ucap Fajri mereka pun duduk di sofa agar lebih rileks.


" Gini Mal, pasti Shilla udah cerita sama kamu." ucap Fajri di angguki Akmal.

__ADS_1


" Om tolong kamu bantu Shilla ngurus prusahaan, dan ada sekertaris Kia yang membantu kalian." ucap Fajri lagi


" Iya om, saya akan berusaha membantu Shilla." ucap Akmal tersenyum untuk melegakan calon mertuanya.


" Makasih Akmal, om tidak meragukan mu, dampingi Shilla terus mulai besok ya?" ucap Fajri.


" Kata nya ayah pergi lusa, kenapa mulai besok?" ucap Shilla kesal.


" Kan besok ayah ada urusan di luar kantor jadi kamu disini seperti biasa pulang kuliah." ucap Fajri menjelaskan.


" Hemm." ucap Shilla setengah kesal.


" Yasudah kamu pelajari semua ini." ucap Fajri memberikan setumpuk dokumen kepada Shilla dan Akmal.


" Banyak amat yah, si amat ajah ga banyak banyak." ucap Shilla kaget. Semua org yang di ruangan itu tertawa.


" Selamat bekerja." ucap ayahnya tersenyum.


2hari kemudian, Fajri dan Melli akan berangkat ke Eropa di antar oleh Akmal dan anak anak nya. Sesampainya di bandara mereka berpamitan.


" Jaga dirimu baik baik ya sayang, Akmal tolong jagain kedua anak tante." ucap melli sedih karena meninggalkan anak anaknya, sambil memeluk kedua nya.


" Iya tante, tante sama om baik baik ya di sana." ucap Akmal tersenyum.


Merekapun pergi karena perawat akan segera berangkat, Akmal, Shilla dan Dhilla pun bergegas pulang ke rumah mengantarkan Dhilla, lalu mereka pergi ke kantor. Sesampainya di kantor mereka di sibukan dengan pertemuan anak perusahaan.


" Sayang sebentar lagi kita akan meeting dengan anak perusahaan." ucap Akmal mengingatkan.


" Hemm iya sayang, sebentar lagi selesai." ucap Shilla yang sedang menandatangani beberapa berkas.


Terdengar ketukan pintu dari luar.


^tok tok tok


"Masuk." ucap Shilla.


" Permisi bu Presdir meeting akan segera di mulai, semua peserta meeting sudah ada di ruangan meeting." ucap sekertaris Kia.


" Iya terimakasih. " ucap Shilla lalu bergegas ke ruang meeting di dampingi Akmal dan sekertaris Kia. Sesampainya di ruangan meeting.


" Selamat siang semuanya." ucap Shilla dan semua yang di ruangan meeting berdiri dan memberi hormat.


"Silahkan duduk kembali." ucapnya lagi.

__ADS_1


" Perkenalkan saya Ashilla Kanaya Pratama selaku CEO Pratama grup menggantikan ayah saya. Langsung kita bahas materi nya sekarang" ucap Shilla memperkenalkan dirinya dan lalu membahas meeting mereka. Setelah 2 jam kemudian meeting pun selesai. Semua peserta meeting menyalami Shilla dan Akmal, mereka merasa kagus kepada Shilla meskipun masih muda tapi memiliki ide ide yang brilliant.


Bersambung....


__ADS_2