CEO Cantik Pujaan Hati

CEO Cantik Pujaan Hati
Episode 8


__ADS_3

Sesudah meeting, Kia membacakan scedule untuk beaok.


" Bu Presdir besok pagi akan ada meeting dengan perusahaan Jaya Sentosa." ucap sekretaris Kia membacakan jadwal besok.


" Lalu apalagi?" ucap Shilla.


" Siang nya dengan perusahaan Purnama, dan sorenya kosong." ucap Kia lagi.


" Baiklah, hari ini sudah selesai? apakah masib ada jadwal saya?" ucap Shilla.


" Sudah selesai Bu." ucap Kia


" Yasudah saya mau pulang, kamu bisa handle kan, kalo ada apa apa langsung hubungi saya ya?" ucap Shilla sambil memijit dahi nya memang akhir akhir ini jadwalnya sangat padat.


" Baik bu, saya permisi." ucap Kia lalu di angguki Shilla, Kia kembali ke ruangan nya


" Yasudah aku antar kamu pulang yu sayang." ucap Akmal merangkul Shilla.


" Iya yu, aku ingin istirahat." ucap Shilla, lalu mereka bergegas pulang ke rumah Shilla.


Sesampainya di rumah.


" Kamu pakai kamar tamu untuk istirahat sayang." ucap Shilla.


" Iya sayang." ucap Akmal


" Tapi aku ingin bicara dulu pada mu, kita pergi ke ruang kerja ku dulu." ucap Shilla di angguki Akmal pergi ke ruang kerja.


" Duduk lah." ucap Shilla,mereka pun duduk bersama, Shilla menyenderkan kepala nya pada bahu Akmal


" Sayang setelah kamu wisuda bekerja lah sebagai asisten ku, kamu handle pekerjaan di kantor, nanti aku tinggal periksa dan tandatangan saja di rumah, aku terlalu lelah, harus bulak balik kampus kantor." ucap Shilla


" Selama ini kan aku pun sudah menjadi asisten mu sayang, hanya saja aku ikhlas membantu mu." ucap Akmal tersenyum.


*cup


Shilla mencium pipi Akmal, Akmal kaget kenapi dia menjadi inisiatif begini batik Akmal.


"Terimakasih kamu mau bantu aku, tapi mulai hari ini kamu akan ku gaji setiap bulan." ucap Shilla serius, Akmal hanya tertawa geli.


" Kenapa kamu ketawa?" ucap Shilla lagi.


" Ya kamu kaya ke siapa aja, aku ini calon suamimu sayang." ucap Akmal tersenyum


Shilla merona dan tersenyum malu " Ini kunci mobil sebagai inventaris mu sayang, pakailah untuk menjemputku setiap hari." ucap Shilla menyerahkan mobil sport nya.


Akmal pun merasa kaget " Sayang apa tidak berlebihan?kamu memberi inventaris mobil spoet mu segala." ucap Akmal.


" Tidak lagi pula masih banyak mobilku di garasi, tapi aku lebih suka kemana mana bersamamu." ucap Shilla tersenyum malu.

__ADS_1


" Baiklah jika itu yang kau inginkan." ucap Akmal menyetujui. Mereka pun bergegas untuk karna malah semakin larut.


Keesokan pagi nya Akmal dan Shilla pergi ke kampus sebentar untuk absen dan menyerahkan tugas. Sesampainya di kampus sahabat mereka pun menghampiri mereka.


" Ya ampun ada CEO cantik nih." goda Yumi.


" Apaan sih Yum." ucap Shilla tersenyum malu.


"Akmal bagai mana Skripsi mu?" ucap Rizko


" Loh sayang kamu udah nyusun?" tanya Shilla bingung.


" Kamu ga tau Shill, Akmal itu siswa berprestasi jadi dia mendapatkan pendidikan singkat hanya 3 tahun saja." ucap Faiz menjelaskan.


" Iya sayang tadinya aku mau kasih kejutan buat kamu setelah nanti mau wisuda." ucap Akmal merangkul Shilla.


" Selamat ya sayang, kalo kamu bentar lagi lulus aku seneng banget." ucap Shilla memeluk Akmal.


" Ehem." Dehem Yumi " Mesra mersaan nya tau tempan ngapa" tambah Yumi, Shilla lalu melesapkan pelukannya


" Sirik aja si beb kan ada aku." ucap Faiz merangkul Yumi, pipi yumi merona dan tersenyum malu.


" Udah udah yu ke kelas masing2 jam 9 nanti aku harus meeting nih." ucap Shilla


" Beda Ibu Presdir mah sibuk teruuusss." Ledek Yumi


" BiarinπŸ˜‹" ucap Shilla lalu pergi kekalas di susul oleh sahabatnya.


☎ "Selamat siang bu, 30 menit dari perusahaan Jaya Sentosa akan sampai di kantor." ucap Kia mengingatkan.


☎ " Baiklah 10 menit lagi kita sampai." ucap Shilla lalu menutup panggilan teraebut.


Shilla menelpon Akmal.


☎" Sayang kamu dimana?yu kita berangkat." ucap Shilla.


☎" Aku sudah di parkiran nunggu kamu Honey." ucap Akmal.


☎" Baiklah aku kesana." ucap Shilla menutup panggilan.


" Yum aku nitip absen ya, kalo ada tugas biasa WA aku, nanti aku traktir kamu. Bye.." ucap Shilla sambil pergi ke parkiran. Yumi hanya tersenyum, 'kasian pasti dia lelah sekali' batin Yumi.


Sesampainya ke parkiran Shilla dan Akmal pergi ke kantor, melaju memecah jalanan yang tidak terlalu padat, karna sekarang jam nya orang bekerja. Tiba di kantor langsung bergegas ke ruangan nya, sesekali berpapasan dengan karyawan memberi hormat di balas dengan senyuman oleh Shilla karena dia orang nya rendah hati dan sangat royal pada karyawan yang loyal pada perusahaan nya. Sampai ke ruangan Shilla dan Akmal berganti baju secara bergantian memakai baju formal untuk bekerja. Tak lama ada suara ketukan pintu.


* tok...tok...tok..


" Masuk." ucap Shilla.


*Kleek

__ADS_1


Suara pintu terbuka.


" Bu tamu nya sudah sampai." ucap Kia.


" Persilahkan masuk! " jawab Shilla. Akmal dan Shilla menyambut kedatangan tamu tersebut.


" Selamat siang Bu Presdir. Wah ternyata Bu Presdir masih muda dan cantik lagi. " ucap seseorang menggoda.


" Selamat siang Pak Gilang, anda bisa saja silahkan duduk." ucap Shilla tersenyum kecut, apalagi Akmal terbakar api cemburu. Semuanya duduk dan membahas kerjasama mereka.


"Saya berharap kerjasama ini menguntungkan kedua belah pihak, dan bisa mengenal anda lebih dekat." ucap Gilang sambil mengerlingkan mata, Akmal mengepalkan tangan nya dan ingin bertindak tapi di tahan oleh Shilla.


" Oh iya Pa, tak usah mengenal lebih dekat, kita mengenal sesama relasi saja Pa." ucap Shilla sedikit menolak.


" Memang nya kenapa Bu? apakah anda sudah mempunyai pacar? tidak apa selama janur kuning belum melengkung masih ada kesempatan." ucap Gilang kekeh.


" Mohon maaf Pak Gilang, saya tunangan nya dan sebentar lagi kita akan menikah, jadi mohon anda segera mundur." ucap Akmal geram.


" Sudah sayang, sabar." ucap Shilla menenangkan. " Apabila sudah selesai silahkan kembali saya ada pertemuan selanjutnya." ucap nya lagi sediki mengusir.


" Baik lah, tapi saya tidak akan menyerah." ucap Gilang lalu berlalu meninggalkan ruangan tersebut.


" Kenapa kamu halangi aku? kamu suka sama dia?" ucap Akmal melepaskan emosinya.


Shilla hanya tertawa "kamu cemburu sayang?" ucapnya.


" Jelas aku cemburu sayang, aku sangat mencintaimu." ucap Akmal terbakar emosi.


Shilla langsung memeluk Akmal menenangkan nya, dan Akmal luluh, karena dia tidak bisa marah lama lama dengan orang yang ia cintai.


"Aku seneng kamu cemburu, karna cemburu tanda cinta, dan marah tanda nya sayang." ucap Shilla lalu melepaskan pelukan Akmal.


" Setelah aku wisudah kita akan melangsungkan pernikahan." ucap Akmal memegang tangan Shilla.


" Memang nya kapa kamu wisuda?" ucap Shilla.


" 3bulan lagi aku akan wisuda dan akan menyelesaikan semuanya." ucap Akmal semangat.


" Baiklah aku akan bicara pada ayah dan ibu." ucap Shilla tersenyum.


" Habis jadwal kamu kita langsung ke rumah ku ya?" ucap Akmal tersenyum.


" Baiklah sayang." ucap Shilla, lalu ada ketukan pintu.


*tok.. tok.. tok..


"Masuk." ucap Shilla


"Bu waktu nya pertemuan dengan perusahaan Purnama di restoran xx sekalian makan siang!" ucap Kia mengingatkan

__ADS_1


"Baiklah ayo kita berangkat." ucap Shilla bergegas pergi bersama Akmal dan Kia.


Bersambung...


__ADS_2