Ceo Dingin Dan Istri Kecilnya

Ceo Dingin Dan Istri Kecilnya
Hari bahagia


__ADS_3

Pagi hari Daniel tarbangun, saat ia membuka matanya dia sangat terkejut bahkan matanya melebar tanpa berkedit


Bagaimana tidak michella yang selama ini hanya tertidur selama 10 hari, kini sudah sadar bahkan ia terbaring dengan menghadap kearah Daniel yang baru saja membuka matanya


“Kau siapa” tanya michella yang berhasil membuyarkan pikiran daniel yang entah kemana


Daniel yang kaget reflek langsung bangun dan duduk dengan nafas yang tidak beraturan ia menatap michella begitu dalam


Michella yang tidak mengerti apa yang dilakukan daniel pun ikut duduk dan menghadap kearah daniel ia memasang expresi dengan penuh pertanyann didalamnya


“Apa aku sedang bermimpi, jika ia aku harap ini akan menjadi mimpi yang panjang…” kata daniel tiba-tiba. Ia mengelus lembut pipi michella dengan kedua tangannya


Daniel tersenyum manis bahkan saat ini ia terlihat sangat tampan, daniel menatap michella dengan tatapan sedih dan juga bahagia entah apa yang ada dipikirannya sekarang


“Hhhmmm.., kamu tidak bermimpi ini kenyataan dan kau belum menjawab pertanyaanku. Kamu sebenarnya siapa dan aku ada dimana sekarang?” katanya pada daniel seakan meminta penjelasan


“aku sepertinya sedang bermimpi” batin daniel yang tidak kunjung menjawab pertanyaan michella


“aku harus pastikan, apa aku sedang bermimpi atau tidak aku harap ini semua kenyataan, mungkin tidurku terlalu nyenyak. Itu sebabnya aku bermimpi” batinnya lagi


“Aku bertanya padamu… kenapa kamu diam saja??” Kata michella lagi


“Tunggu aku sebentar disini…, biar aku memastikan sesuatu hhmmmm” dengan mengelus kepala michella sekilas lalu iya beranjak pergi keluar dari kamar itu


Sesampainya didepan dua orang penjanga itu menundukan kepalanya memberi salam, daniel dengan pikiran anehnya melihat penjaga itu secara bergantian


“Hhhmmm kau..!” Katanya tegas


“iii…iii.iya tuu.tuuan?” Jawabnya gugup


“Coba tampar aku!” Katanya singkat


“Haaahhh.. ta…tapi tuan?” Jawabnya dengan alis mengkerut


“Cepat atau ku potong tangganmu!!” Ancam daniel karena ia pikir saat ini ia sedang bermimpi


“Ba..baik tuan” kata salah satu panjaga itu, sedangan penjaga yang satunya sudang melihat kearahnya dengan menggelengkan kepalanya. Ia mengisyaratkan temannya untuk tidak melakukan itu


Daniel yang nelihat keraguan di wajah penjaga itu menghela nafasnya


“Cepat atau aku akan benar-benar memotong tanggumu itu!” Kata daniel menatap tajam kearah penjaga itu


Tanpa aba-aba penjaga itu menampar pipi mulus Daniel


Ppplaaakkk!!!! Ia memejamkan matanya saat menampar bossnya itu. hingga ia terkejut dengan tamparan yang ia langsungkan dengan mendadak dan cukup keras


“Hhhhaaahhhh tamatlah riwayatku tuhan” bisiknya dengan wajah yang sangat ketakutan. Bahkan mata temannya sampai melotot mendengar tamparan itu


Daniel yang menerima tamparan itu tersenyum dan melihat kearah dua penjaga itu,


“Apa ini kenyataan?? Aku tidak bermimpi kan?” Tanya daniel yang membuat dua orang itu saling lempar pandangan dan menggeleng


“Kerja bagus, aku akan memberi kalian bonus yang banyak untuk hari ini.. kalian boleh istirahat sekarang juga!” Daniel memegang bahu penjaga itu dengan kedua tangannya dan menampakan senyuman yang menbuat mereka tercengang


Setelah daniel masuk kekamarnya mereka membuang mafasnya lega

__ADS_1


“Apa tuan muda sedang kerasukan penjaga dari surga?” Tanya penjanga itu kepada temannya


“Aku juga tidak tahu, dia sangat aneh hari ini, kau tau aku sngat ketakutan tadi.. aku kira sebentar lagi aku sudah menemui ajalku” katanya pada temannya


“Lebih baik kita istrahat saja, nanti kalo dia melihat kita masih disini tamatlah riwayat kita” katanya dan langsung pergi dari tempat itu


Daniel melangkahkan kakinya untuk dendekati michella.,.. michella yang awalnya duduk melihat kearah jendela kini menoleh kearah daniel


Mereka saling pandang satu sama lain, daniel tersenyum manis dan senyumanan itu dibalas dengan senyuman tak kalah manisnya


Walaupun michella tidak tahu daniel itu siapa tapi dia yakin kalau daniel adalah satu-satunya orang yang peduli padanya…


“Hhmm apa urusanmu sudah selesai” tanya michella kepada daniel yang semakin mendekatinya


Daniel tidak menjawab ia hanya duduk disamping ranjang dan mengelus pipi michella lembut… memandangi setiap wajah michella dengan tatapan antara senang dan sedih


“Aa..akku… “


“Ssssttttttt “ daniel menutup mulut michella dengan jari telunjuknya.. tanpa aba-aba nadiel memeluk erat tubuh munggil itu


Michella sangat terkejut dengan pelukan daniel yang secara tiba-tiba, daniel membenamkan wajahnya di pundak michella


Punggung daniel bergetar,.. michella tau kalau daniel sedang menangis,, dan entah kenapa ia langsung mengelus punggung daniel dengan lembut


“Jangan bersedih.. jika kau tidak bisa menjawab pertanyaanku.. maka aku akan bertanya nanti saja” ucap michella lembut


Daniel hanya mengangguk, sebenarnya ia ingin mengatakan kebenarannya tapi ia takut jika michella akan mengalamu trauma berat


tapi ia juga seakan tidak percaya jika michella akan terbangun secara tiba-tiba seperti ini


“Kenapa dia selalu tersenyum saat menatapku” batin michella dan menaikan satu alisnya michella merasa daniel sangat aneh


Sebenarnya dia punya banyak pertanyaan untuk daniel, tapi melihat daniel yang tiba-tiba memeluknya dan menangisinya…. membuat michella belum siap untuk bertanya apa-apa


“Hhhmmmm… apa kau lapar sayang” kata Daniel dan berhasil membuat pipi michella memerah


“Eee.eee iii..ituuu” kata michella kelalapan


Daniel tersenyum senang melihat michella yang malu-malu seperti itu


“Kita darapn dulu aku tau kau pasti sangat lapar..” kata danie mengelus kepala michella lembut dan berdiri untuk menelpon seseorang


Michella hanya bisa melihat gerak-gerik daniel yang aneh menurutnya


“Apa dia pacarku ya.. atau jangan-jangan dia suamiku,, kalo memang iya. Ternyata suamiku ganteng banget… kkyaaaaaa” kata michella dalam hati ia bahkan sekarang sedang cengar cengir sendiri


Setelah selesai menelpon daniel kembali menghampiri michella yang asik dengan pikirannya sendiri


“Apa sudah selesai menelpon” kata michella


“Sudahh…. Apa masih ada yang sakit??” Tanya daniel pada michella


“Hanya masih sedikit pusing…”kata michella lalu menatap wajah tampan Daniel


“Kenapa menatapku seperti itu?? Hhmmm” ucap daniel dengan senyuman manis dibibirnya

__ADS_1


“Ituuuu… akuuu” kata michella lagi saat menatap wajah daniel ia enggan untuk melanjutkan kalimatnya


“Adduuuhh kenapa sekarang dia kelihatan lebih manis dari biasanya” kata daniel dalam hati


“Baikklahh.. kita tunggu makanan datang.. nanti setelah sarapan aku akan menjawab setiap pertanyaanmu,…” kata daniel dan berhasil membuat michella tersenyum senang


saat mereka sedang asyik saling pandang dan senyum-senyum terlihat ada tamu yang tidak diundang datang


“Waahhhh pemandangan yang sangat romantis.,, aku jadi seperti obat nyamuk disini” ucap jhon yang semakin mendekat


“Siapa yang menyuruhmu kesini!” Ketis Daniel pada dokter muda dan tampan itu


“Heeeehh tuan muda kejam, aku kesini untuk memeriksa keadaan pasienku” kata jhon acuh dan lngsung menghampiri michella


“Nona.. selamat pagi,, bagaimana perasaanmu pagi ini?” Tanya jhon yang tersenyum manis


Daniel yang melihat itu menatap tajam dokter tampan itu…jhon hanya menatap daniel sekilas lalu mengabaikannya


“Kau akan mati ditanganku jhon” kata daniel dalam hati


Jhon memeriksa michella seperti biasanya “semua normal., kau sangat hebat dan kuat nona” puji jhon dan berhasil membuat michella tersenyum


“Jhon cepat keluar dari ruangan ini!!” Kata daniel dingin


“Iiisssttt kau ini kejam sekali., kau harus berterimasih pada jasaku yang membantu wanitamu sampai titik ini.,. !!!” Katanya tegas kepada daniel


“Kau bekerja untukku untuk apa aku berterimakasih padamu?” Katanya daniel datar


“Jika kau sudah selesai cepatlah keluar!!” Kata daniel lagi yang membuat jhon jengahh


“Iya!!! Setelah selesai aku akan keluar” katanya tanpa melihat ke adarah daniel


Saat jhon sudah selesai memeriksa akhirnya ia memutuskan untuk keluar dan kembali ke ruangannya.


Setelah jhon melangkahkan kakinya baru 5 langkah tiba-tia daniel memanggilnya


“Jhon. Berhenti!!” Kata daniel dan berhasil membuat mata jhon melebar


“Mampus.., aku lupa pura-pura terkejut jika michella sudah baru saja siuman,,, bagaimana ini?” Katanya khawatir dalam hati


“Ke..kenapa kau memanggilku lagi?” Kata jhon kerah daniel


“Kau berhutang penjelasan padaku jhon!!” Daniel menaik turunkan dua alisnya


“Pen..penjelasan apa?” Kata jhon pura-pura tidak tahu


“Kau ingin mengelabuiku?… kau lupa aku siapa?” Kata daniel lagi


“Tii.dak seperti itu boss… aku hanya ingin memberimu kejutan… heheheh” jhon hanya nyengir kuda pada sahabatnya itu


“Baiklah!!” Daniel mengempaskan tangganya sebagai tanda untuk jhon segera pergi dari ruangan itu


Tanpa pikir panjang,.. jhon langsung pergi tanpa menoleh


“Mereka berdua seperti anak kecil” batin michella yang sedari tadi menjadi saksi biksu perdebatan dua orang yang sangat tampan itu

__ADS_1


Happy reading!!!!


__ADS_2