
Setelah sampai dikantor, banyak karyawan yang memandangi michella yang keluar dari mobil CEO, bahkan Daniel yang menyetir sendiri mobil itu. tidak seperti biasanya alex yang setia mendampingi tuannya itu kekantor
Alex sudah sampai dikantor 1 jam sebelum daniel datang, ia begitu setia duduk menunggu tuannya itu di sofa sambil melihat-lihat jadwal kerja hari ini
Michella lebih dulu masuk kekantor bahkan ia berlari kecil masuk kedalam kantor langsung pergi keruangannya, karena ia juga takut ada kesalah fahaman karena kedatangannya dengan CEO perusahaannya itu
“Huuuhhhhh,, ngeri juga tatapan orang-orang di kantor ini” bisiknya, tanpa ia sadari sahabatnya salsa sudah ada disampingnya
“Celll” katanya dan membuat miihella cukup terkejut
“Iiiiiisssss sal, ngagetin tau gak” kesal michella pada sahabatnya itu
“Cell kamu harus jelasin sekarang juga!!” pintanya dengan menggoyangkan lengan michella
“Jelasin apa sih sall” michella bertanya karena memang tidak mengerti maksud salsa..,
”ituu,, kenapa kamu bisa berangkat bareng sama CEO kita” kata salsa penuh tanyaa
“Oohhhh ituuu,… gimana ya aku jelasinya sal,”
“Iiisssss cepetan jelasinnnn,. Aku marah nihh” kata salsa dengan mukak kesal yang dibuat-buatt
Michella menarik nafasnya dan mengalah pada sahabatnya itu,. Akhirnya ia menjelaskan semuanya dari pertama pertemuannya sampai akhirnya menginap di mension SANJAYA
Mata salsa membulat dan kegirangan sendiri,. ”aaaaaaa pasti pak CEO,,.. “ dengan cepat kilat michella menutupi mulut salsa dengan tangannya
“Sall jangan teriak-teriak., nanti malah ada gosip yang gak-gak,, kasian pak Daniel iihh”kata michella dengan menggeleng-gelengkan kepalanya
“Baiklah boss” salsa memberi hormat pada michella,. Akhirnya mereka berdua melanjutkan pekerjaan masing-masing
Di dalam ruangan directur, Daniel membaca berkas data-data tentang michella, semua data sangat lengkap dari penyebab ibu dan ayahnya meninggal, ia menyelesaikan pendidikan diluar negeri., bahkan saat dikhianati oleh kekasihnya dengan kakak tirinya
“Sepertinya aku tau cara untuk memikatnya” batinya dan tersenyum penuh arti
Alex binggung kenapa tuannya senyum-senyum membaca data itu, bukannya kisah hidup michella begitu menyedihkan menurutnya
“Alex, bantu aku untuk mengatur pertemuan dengan perusahaan NUGRAHA secepatnya!!!”
“Baik tuan” alex hanya bisa menuruti kemauan tuannya itu, agar hidupnya sedikit lebih tenang meskipun ia belum tau apa rencana tuannya itu
“Baiklah aku akan membantu michella untuk mengembalikan perusahaannya dan juga mengembalikan rumah miliknya, mungkin dengan itu dia akan menaruh hati padaku” katanya dalam hati
Di ruangan keuangan michella dipanggil Raka sang manager untuk datang keruangannya, michella sedikit binggung apa ia melalukan kesalahan hari itu
tok….tok….tokkk
“Masuk” saut Raka dari dalam ruangan
“Permisi pak, apa bapak memanggil saya??” Tanya michella padanya
“Hhhmmm duduk dulu” kata Raka dan menunjuk kursi didepannya
“Bapak ada perlu apa memanggil saya kesini” tanya michella karena Raka tak kunjung memberitau kenapa ia dipanggil keruangannya
__ADS_1
“Michella, apa hari ini,.. maksudku pulang dari kantor kau ada waktu,, bisakah kita makan malam bersama” katanya dengan memegang kedua tanggan michella
Michella yang risih segera menghempaskan tanggan Raka,. Michella sudah mengerti arah pembicaraan Raka
“Maaf pak jika tidak ada hal penting tentang pekerjaan yang ingin dibahas, saya permisi dulu” michella segera berdiri dan ingin keluar dari ruangan itu
Tapi tanggannya kini di tahan kembali oleh raka., “tapi kau belum menjawab pertanyaanku michella” kata Raka memelas
“Pak maaf,, hari ini saya sudah ada janji untuk menonton bersama,, saya permisi dulu pekerjaan saya masih banyak” michella melepaskan tanggan raka dan pergi begitu saja
Raka hanya bisa menatap kepergian michella yang menolaknya secara terang-terangan,. “Mungkin aku harus lebih gigih lagi untuk mengejarnya sebelum ia menikah bukannya masih ada kesempatan” batinnya dan menghempaskan tubuhnya di sofa rungan itu
Dan tanpa disadari jika ada sepasang mata yang melihatnya saat diruangan manager keuangan saat tadi
“Sialan,. berani sekali dia menyentuh wanitaku” katanya kesal sambil menatap layar laptop, Raka tidak tau jika diruangannya sudah ada cctv tersembunyi.,,
Semenjak Raka duduk di samping michella kemarin, saat kunjungan diadakan. Daniel sudah menyuruh alex untuk menggali informasi tentanya,. Daniel tahu jika Raka menaruh hati pada gadisnya
“Aku harus memperingatinya sekarang juga untuk menjauhi michella” tegasnya dan berdiri untuk keluar
“Tuan,… serahkn saja semuanya pada saya, anda tidak ingin kan nona michella dijauhi semua teman-temannya karena takut kepada anda” alex membuka suara saat daniel sudah berada didepan pintu keluar
“Apa yang akan kau lakukan kepada laki-laki sialan itu” dengan tatapan tajam pada sang assistendnya
“Saya akan mengirimnya untuk berekerja dicabang perusaan anda yang berada di neraga X tuan. Jika anda membuat masalah dan memecatnya secara tiba-tiba, itu tidak akan baik dengan karrirnya, selama 5 Tahun dia bekerja disini dia tidak pernah membuat kesalahan ataupun korupsi uang perusahaan bahkan dia bekerja dengan saat baik” jelasnya panjang lebar
“Apa kau yakin jika dia mau bekerja disana?” Kata Daniel penasaran
“Tentu saja tuan, biar saya yang atur semuanya” tegasnya pada tuannya yang sedikit keras kepala
Disisi lain michella kembali keruangannya dan menghembuskan nafasnya kasar
“Cell., ada apa?? Kenapa pak Raka memanggilmu” kata salsa dengan rasa penasarannya
“Apa lagi kalau bukan ingin mengajakku makan malam” katanya dengan wajah cemberut
“Terima saja, dia kan baik orangnnya,. Lumayan tampan juga” kata salsa dan menaik turunkan kedua alisnya
“Aku trauma yang namanya pacaran sal, bagiku semua cowok sama saja” katanya sambil mengetik komputer dan melanjutkanpekerjaannya
“Tapi tidak dengan CEO kita kan??” Kata salsa yang berhasil membuat michella melihat kearahnya
Michella hanya menggangkat bahunya mengisyaratkan bahwa ia tidak tahu
Riska dan rara melihat kearah mereka dan tersenyum sinis mereka sangat jelas menunjukan rasa tidak sukanya yang begitu nampak diwajahnya
“Ris, kita harus bergerak cepat.,, sepertinya wanita itu sudah semakin berani merayu Raka, bahkan hari ini terang-terangan dia disuruh keruangan Raka” kata rara
“Aku sudah merencanakannya ra, hari ini kita harus memberi dia pelajaran” kata riska dengan menatap kearah michella dan menggepalkan kedua tanggannya
Akhirnya jam istirahat tiba,. Michella dan salsa pergi untuk makan siang dikantin. Raka yang datang tiba-tiba tanpa permisi duduk disebelah michella
“Aku ikut gabung makan disini ya” katanya dan tersenyum kearah michella
__ADS_1
“Iya pak” salsa membalasnya sambil nyengir kearah michella dan dibalas anggukan oleh Raka
“Michella kamu bawa bekal?” Tanya Raka karena melihat kotak bekal yang masih dipegang michella
“Iya pak, saya selalu bawa bekal” jawabnya singkat
“Kamu mau minum apa” tanya Raka kembali pada michella
“Saya sudah pesan es jeruk pak,, terimakasih” jawabnya dan tersenyum paksa ke arah managernya itu
“Ohhh baiklah,. Mari makan” kata raka dan mereka makan dengan diam
Setelah selesai makan,. Michella sedikit risih karena raka selalu mendekatinya michella memutuskan untuk pergi ke toilet sebentar
“Sal aku mau ketoile sebentar ya?” Salsa mengerti dengan maksud michella yang ingin ketoilet tiba-tiba
“Aku temenin ya cell” kata salsa pada michella
“Gak usah, kamu disini aja dulu… kasian pak Raka sendirian” sindirnya dan pergi begitu saja
Ia berlari kecil kearah toilet karyawan wanita,..
“Hhhhhuuuuuuhhhhhh” ia mbuang napasnya panjang
“Kenapa sih pak raka ngejar terus,.” Katanya dan melihat kearah kaca
Tiba-tiba 2 orang wanita masuk kedalam toilet, michella merasa pernah melihat mereka tapi lupa dimana,,.. ia hanya melihat sekilas dan menghidupkan keran air untuk mencuci tangannya
Tiba-tiba bahunya didorong salah satu wanita itu. Bukan lain adalah riska, ia tersenyum sinis kearah michella
“Heee cewek kampung, gue peringatin loe ya, jangan sekali-kali mendekati Raka!!” Dengan mengarahkan jari telunjuk tepat didepan muka michella
Michella sedikit tercengang dengan tindakan riska yang tiba-tiba
“Kamu siapa ya,. Kenapa kamu begitu kasar kepadaku” tanyanya sambil menyandarkan tanganny untuk berdiri
Tiba-tiba rara menyiam michella dengan air 1 ember penuh…,, michella membulatkan matanya karena terkejut
Riska maju dan mendorong tubuh michella hingga tertidur…,,,, tiba-tiba riska menindihnya ..
plak!! riska menampar pipi kanan michella keras.. plakkk!!! Riska menampar pipi kiri michella yang mebuatnya meringis kesakitn
Michella tidak sempat melawan bahkan tangganya ditahan oleh rara dan riska,,, riska mengikat tanggan michella dan kakinya dengan tali yang ia bawa sejak tadi
“Apa yang kalin lakukan padaku!!! Lepaskan aku, aku tidak ada hubungan apa-apa dengan pak Raka” bela michella dan sedikit memberontak bahkan ia menangis
“Tutup mulutmu!!! Jangan pernah sebut Raka dengan mulut kotormu itu” bahkan belum sempat michella mengucapkan kata kembali, mulutnya sudah di lakban oleh kedua wanita kejam itu
Riska mengambil hp michella dan mematikan hpnya supaya tidak ada yang bisa menghubunginya
Mereka pergi menutup pintu toilet bahkan menaruh sign(tanda) “don’t use!! Toilet still broke” (jangan digunakan! Toilet dalam keadaan rusak)
Setelah itu mereka berdua menaikan tanggan dengan berTos ria bahkan mereka tega meninggalkan michella ditoilet dengan keadaan yang menyedihkan
__ADS_1
Maaf ya updatenya lama… author sedikit sibuk akhir-akhir ini. ^\~^