
Setelah 2 minggu michella dirawat akhirnya hari ini ia dibolehkan untuk pulang
Daniel membawa michella pulang kemensionnya semua fasilitas untuknya sudah disediakan dikamar yang dulu michella pernah tempati
“Kenapa aku merasa familiar ya dengan tempat ini” batinnya dan ia merebahkan dirinya diatas kasur
Daniel tidak ingin mengambil keuntungan dari michella, sebelum ia menikahi gadis itu ia tidak akan menyentuhnya
“Sayangg kalau kamu butuh apa-apa nanti panggil saja salah satu maid di bawah…!! hari ini aku akan kekantor sebentar ya..?” Kata daniel yang berdiri didepan pintu
“Iya tidak apa-apa… nanti aku akan meminta bantuan mereka kalau butuh apa-apa” kata michella dan tersenyum manis
Daniel mendekati michella.. ia tidak tahan setiap kali melihat michella tersenyum entah kenapa ingin sekali ia mencium bibir manis itu
“Apa kau ingin menggodaku pagi-pagi sayangg…?” Mata michella membulat mendengar bisikan daniel dikupingnya..
Wajah daniel terlalu dekat, bahkn nafasnya bisa didengar oleh gadis mungil itu… michella yang malu berlari kecil ke arah kamar mandi dan menutup pintu rapat
“Hhhuuchhh lama-lama dekat dengannya,, aku pasti akan kena serangan jantung” katanya dikamar mandi dan mengelus dadanya
Daniel yang melihat itu tersenyum senang..,, bahkan ia sangat enggan melangkahkan kakinya untuk berangkat kekantor padahal sudah jam 10 pagi
Di lain tempat alex sudah urang-uringan dikantor karena rapat akan segera dimulai, tapi sang durectur belum juga kelihatan batang hidungnya
“Cckkk,,,”, alex menarik nafas dan membuangnya kasar .,, “hhuuhhhh dasar tuan muda BUCIINN… tidak seperti biasanya dia akan terlambat seperti ini” katanya sambil menatap ponsel yang dari tadi tidak diangkat oleh daniel
Alex memutuskan untuk menunggu diruang rapat karena daniel tak kunjung datang, ia membawa semua berkas-berkas yang dibutuhkan oleh tuannya nanti
Saat ia berjalan ia tanpa sengja menabrak seorang gadis.,,
bbrruuukkk
“Aduuhhhh” wanita itu meringis karena pantatnya mendarat sempurna di lantai
“Kamu kalau jalan lihat-lihat” ucap alex sedikit berteriak dan ia melihat kearah wanita itu .,.
“Gadis ini …Bukannya dia teman dekat nona michella ya” batin alex dan ia melihat wajah wanita itu dengan intens
“Bapak yang nabrak saya!! Malah nyalahin saya!” Katanya kesal ke arah alex
“Kaamuu!” Kata alex gak percaya jika ada karyawan yang berani membentaknya
__ADS_1
Salsa tersenyum sinis dan pergi begitu saja, semenjak hilangnya michella, riska dan rara dan disusul dengan kepindahanya raka secara tiba-tiba ia merasa ada yang adeh dengan itu
Tidak ada yang berani membicarakan itu dikantor, karena pimpinan tidak ada yang membahas kehilangan mereka
sudah 2 minggu berlalu dan selama itu juga salsa mencari tahu dimana sebenarnya michella…dan ia menemukan celah saat alex pergi kerumah sakit ia mengikuti alex tanpa sepengetahuannya.., saat ia ingin mengintip tapi ada 2 bodyguard yang berjaga didepan kmar vvip itu
Salsa hanya curiga pada alex dan bossnya pasti semua ada hubungannya dengan mereka
“Gadis itu kenapa dia terlihat sangat membenciku” batin alex yang ia menenggok punggung salsa yang semakin menjauh
Alex harus segera keruang rapat dia tidak punya banyak waktu… saat ia memasuki ruangan rapat semua sudang menunggunya sedari tadi
“Maaf membuat kalian menunggu” kata alex dan berjalan untuk memulai rapat sambil menunggu tuannya yang tidak punya ahlak itu
“Tuan muda masih ada sekidit urusan tapi sebentar lagi dia akan segera sampai.. karena sudah dikejar waktu, kita bisa memulai rapatnya terlebih dahulu” laka alex dan diangguki oleh semua pimpinan perusahaan
Daniel baru saja tiba dikantornya sudah hampir 2 minggu ia tidak melihat keadaan dikantor, saat ada rapat penting, ia pasti melakukannya direstoran atau di hotel cabang miliknya sewaktu michella dirawat
Daniel berjalan dilobby dengan senyuman mengembang dipipinya yang membuat ketampananya menambah saat ia tersenyum
Karyawan yang dilewati dengan senyuman itu merasa aneh dengan CEOnya itu sepertinya suasana hatinya sedang sangat baik hari ini batin mereka
“Apa kepala pak directur kebentur ya semalam?” Kata karyawan disana berbisik-bisik
Daniel membuka pintu ruang rapat semua menolah kearahnya, mereka berdiri dan memberi hormat,.. alex yang masih menjelaskan grafik tentang pendapatan bulan ini pun menggeser badannya kesamping, ia mengisyaratkan daniel untuk mimimpin rapat
“Lanjutkan,,, kau saja yang memimpin rapat hari ini alex!! Aku pecaya padamu” katanya dan tersenyum
Semua orang merasa heran.. tumben ia tersenyum., dan juga tidak seperti biasanya ia memberikan alex untuk memimpin rapat.., lama tidak terlihat sepertinya memang ada masalah dengan otaknya.. pikir mereka yang ada ddiruangan itu
“Baik tuan” kata alex yang tidak bisa membantah
Daniel hanya duduk menyimak semua yang dijelaskan bawah-bawahannya.., dia sangat pintar dan tajam dalam berbisnis.,, hanya melihat grafik saja ia sudah tau jika perusahaannya sudah meningkat dengan pesat
Itu semua juga atas bantuan alex yang selalu setia menemaninya,.
“Tuan apa ada saran dari anda” kata alex yang melihat daniel melihat berkas-berkas dimeja
“Tidak,,,. Kurasa rapat hari ini sudah cukup.. kalian bisa bekerja kembali..!” Katanya pada bawahanya
Mereka saling lempar pandang., sepertinya memang benar ada yang salah dengan otak bossnya itu, tidak seperti biasanya jika rapat ia akan membentak mereka dengan alasan jika pekerjaanya kurang memuaskan baginya
__ADS_1
Mereka bubar dan hanya menyisakan alex dan daniel didalam.. Alex menatap tuannya dengan penuh pertanyaan
“Apa kau ingin bilang sesuatu padaku alex?” Tanya daniel yang sadar alex memperhatikannya
“Tuann,. Sepertinya sabahat nona michella sedang mencari keberadaan nona,, apa sebaiknya kita memberitahu dia yang sebenarnya terjadi pada nona” kata alex yang sudah mengetahui jika salsa mencari tahu tentang michella dan rekan kerjanya yang hilang secara tiba-tiba
“Apa kau yakin dia bisa menjaga rahasia?” Ucap daniel melihat kearah alex
“Saya sudah mencari tahu tentangnya tuan,.. sepertinya dia juga gadis yatim piatu seperti nona, dari penyelidikan saya dia tidak pernah berbuat tidak baik kepada siapapun” katanya meyakinkan tuannya
“Baiklah,, terserah kau saja, yang paling penting dia tidak membuat masalah jika sampai itu terjadi, aku sendiri yang akan menghukumnya” kata daniel dan melangkah keluar ruangan
Daniel berhenti., dan berkata “jika kau ingin memberitahunya keberadaan michella, bilang padanya jika michella saat ini kehilangan ingatannya… dan jangan sekali-kali mengungkit ia pernah bekerja disini sebelum waktunya!!”
“Baik tuan” kata alex Daniel langsung pergi keruangannya diikuti dengan alex
Sesampainya didalam ruangan daniel menanda tangani semua berkas yang menumpuk dimeja,, ia begitu teliti melihat setiap berkas sebelum ia mengisi tanda tangannya
“Alex”
“Iya tuan”
“Bagaimana keadaan Raka di negara X“ tanya daniel yang sedikit penasaran dengan raka
“Dia bekerja sangat baik tuan, semenjak dia pindah tidak ada lagi yang bisa menggelapkan uang perusahaan” kata alex menjelaskan
“Baguslah kalau begitu” kata daniel santai
“Untuk hari ini apa aku ada pertemuan penting?” ia melirik alex dan alex sangat mengerti maksud tuannya yang ingin kabur dari pekerjaannya
“Ada tuan, ada pertemuan jm 6 sore di hotel pusat SANJAYA” kata alex dan berhasil membuat daniel membuang nafasnya kasar
“Apa kita tidak bisa mengundur waktu besok pagi!” Kata daniel jengah
“Tidak bisa tuan bucinn” batin alex kesal dalam hati, dan pasti tidak ia keluarkan karena ia takut bonusnya dipotong bulan ini
“Tidak tuan, kita sudah mengundurnya dari 3 hari yang lalu” kata alex dan tersenyum manis kearah daniel
Daniel menghempasnya punggungnya kasar disofa ruangan itu…
Ia berdecak kesal dan melipatkn tangannya,,, terlihat jelas dari wajahnya jika ia sangat kesal
__ADS_1
alex sangat senang mengerjai tuannya bahkan ia tertawa dalam hatinya melihat tuannya tersiksa karena cinta
“Ternyata jatuh cinta bisa merubah sifat seseorang” batin alex dan menggelengkan kepalanya