
Dilain tempat alex sudah sampai di apertemenya, saat ia membuka pintu pemandangan yang ia nampakan ditempat tinggalnya sudah seperti kapal pecah. Sampah snack berserakan, tv yang menyala dan dengan seorang gadis yang sedang tertitur pulas menaikan kaki di atas sandaran sofa
Salsa memakai baju kemeja alex yang cukup keberasan ditubuhnya yang kurus. walaupun ia cukup tinggi.. tapi alex jauh lebih tinggi darinya ia juga memakai clana pendek alex karena ia tidak membawa pakaian ganti
“Kenapa aku harus membawanya kesini?? Rumahku yang bersih dan rapi dibuat seperti kapal pecah oleh gadis bar-bar ini” batinnya menangis
Alex kekamarnya berganti pakain ala rumahan dan mulai ritual bersih-bersihnya. Alex sangat bersih dan rapi, bahkan ia sangat pandai memasak
Setelah 1 jam sibuk membersihkan tempat tinggalnya ia kedapur untuk membuat makan siang.
“UuuwwAaaahheemm…” salsa terbangun mengucek matanya dan meregangkan otot-ototnya. Ia terkejut saat melihat rumah itu sudah sangat bersih dan rapi
Salsa mencium bau masakan yang sangat enak.. lalu ia pergi ketempat dimana tercium bau masakan tersebut
“Waahhhh boss,,, sejak kapan kau pulang? kau sangat pintar memasak, bau masakanmu sangat enak!!” Katanya mendekat dan menatap kearah kompor
Alex sedang membuat soup kepala ikan, sayur tumis dan juga sedikit nasi untuk makan siangnya, ia membuat lebih karena ada tamu yang ia culik semalam dirumahnya itu
“Kau siapkan saja piringnya, semua sudah hampir matang!!” Kata alex ke arah salsa
“Baikkk boss,, aduhhh laparnyaa” kata salsa menggosok perutnya. Alex menatap tak percaya kearah salsa
“Perempuan ini sepetinya tidak mempunyai urat malu” batinnya
Salsa sudah menyiapkan piring lalu alex membawa masakannya kemeja, salsa mengambil nasi untuknya dan alex… jika dilihat-lihat mereka sudah seperti sepasang kekasih 😂
Salsa makan dengan menaikan satu kakinya membuat alex memandanginya jengah
“Kau!!, turunkan kakimu itu sungguh tak tau sopan santun!!” kata alex dan melahap nasinya kasar dan pandangannua melihat kearah salsa
“Aku memang makan seperti ini,,, ditempatku ya pak alex, orang-orang saat makan bergaya sesuka hati mereka” kata salsa cuek
Salsa memang setiap hari hanya makan di warung mpok inah, disana warung makan lengkap dan murah. Kebanyakan kuli bangunan yang makan disana
“Iiissss saya yakin kau tidak akan memiliki suami nanti jika terus seperti itu” kata alex menyumpahi salsa
“Biarin, saya juga gak mau repot-repot berurusan dengan laki-laki, semua laki-laki itu merepotkan!” Katanya lalu menghabiskan makan siangnya
Setelah selesai makan siang, alex merapikan semua piring yang berserakan dan juga mencuci piring dan semua tempat makan tadi, salsa membuntutinya dari belakang tanpa membantu alex membersihkan apapun
“Pak alex, ayo cepat katakan padaku dimana michella sekarang ini!” Katanya dan berhasil membuat alex menenggok kearahnya
__ADS_1
“Kau tidak lihat aku sedang bersih-bersih” mata alex menyipit karena jengah dengan wanita cerewet sisampingnya
“Aku sudah menunggumu hampir 1 hari hanya untuk mencari tahu dimana sekarang sahabatku berada… kau selalu sibuk pak alex, kerjaanmu tidak ada henti-hentinya setiap saat, setiap waktu dam setiap detik.!” Kata salsa kesal.
Alex tidak mendengar ocehan salsa dia tetap menyelesaikan membersihkan seluruh area dapur. Alex, ia tidak menginikan depu menempel dirumahnya sedikitpun. Setelah selesai ia menghampiri salsa
“aku akan membersihkan badan dulu setelah itu aku berjanji akan menceritakan semua!” Ia pergi begitu saja meninggalkan salsa, sedangkan salsa mengekori alex dan terus mengoceh
Setiba didepan kamar, alex membuka pintu kamar dan dibelakangnya salsa terus saja mengoceh membuatnya kesal dan menutup pintu tepat dihadapan salsa
Blakkk. “Waduuuhhh, hampir saja hidungku yang mancung ini pesek” katanya sambil mengelus hidung. Salsa mengumpat alex dengan sumpah serampah karena sudah mengacangi omongannya sejak tadi
Butuh waktu 40menit alex menyelesaikan ritual mandinya, saat membuka pintu ia melihat salsa sudah menaikan sedikit bibirnya dengan wajah yang sangat kesal. Alex hanya melaluinya dan pergi kedapur untuk mengambil air minum
“Pak alex, jika kau tidak ingin menceritakan semua padaku!! Setidaknya jangan mengacangiku! Kau tau aku sudah sangat lelah menunggumu disini dari semalam. Aku sampai tidak bekerja hari ini, menunggumu sampai siang dan kelaparan, saat kau kembali, kau malah sibuk dengan urusanmu dari tadi!!! Apa sebenarnya maumu pak? Kau selalu saja seperti menghindar saat aku meminta kau menjelaskan tentang sabatku.. kau thu aku sangat mengkhawatirkannya!..,, salsa sampai ngos-ngosan saat berbicara panjang lebar dan penuh tenaga sampai ia menggantung kalimatnya
“Dan ohhh ya pak alex, kau tau….. ucapanya dan dipotong oleh alex,,
“Kau ini cerewet sekali!!” Alex mendekatkan kepala salsa dengan kepalanya tiba-tiba dan
Cup alex mencium mulut salsa dengan mulutnya, alex ******* bibir tipis salsa pelan dan saat itu juga salsa membulatkan matanya karena serangan alex yang tak terduga
“Eeehhhmmm…. Eeeehhhmmm” salsa memberontak tapi apa daya tenanga alex lebih besar darinya. Alex mundur sedikit demi sedikit
Padahal ini pertama kalinya bagi alex berciuman, tapi ia sudah begitu handal dalam berciuman membuat salsa kewalahan menyeimbangi ciuman alex
Alex menciumnya dengan lembut membuat salsa terhanyut dalam ciumannya. Karena ciuman begitu lama membuat salsa merasa sesak nafas, ia melepaskan ciumanya dengn alex,. Membuat mereka ngos-ngosan dan saling pandang
Salsa memandangi wajah alex yang merah seperti tomat,, sebenarnya salsa sangat malu karena ia membalas ciuman yang diberikan alex padanya. Sedangkan alex mengumpat dirinya dalam hati
“Alex apa yang sudah kau lakukan?. Kau menodai seorang wanita dirumahmu!!” Batinya tanpa melepas pandangan dari salsa yang sudah gugup
“Ke..kenapa kau mengambil ciuman pertamku? dasar laki-laki cabul, sialan!!” Umpatnya dengan jantung yang berdetak hebat kakinya dihentakan dan alisnya berkerut
“Kalo kau tidak diam! Aku akan menghabisimu sekarang juga!” Ancam alex dan berhasil membuat salsa membulatkan matanya
“Ii..iii..iiya!!!” katanya menunduk karena takut kejadian itu terulang lagi.. salsa takut jika nanti jatuh cinta dengan orang seperti alex, karena ia pikir orang seperti alex hanya akan mempermainkan perasaan wanita saja
“Baiklah,, sekarang kau duduk disofa aku akan menceritakan padamu dimana nona michella saat ini!” Katanya tanpa melepaskan tangganya merangkul pinggang salsa dari tadi
“Ii..iiya pak tapi lepaskan tanganmu dulu!! Aku tidak bisa bergerak” bisik salsa dan masih bisa didengar oleh alex. Alex tidak sadar jika dari tadi ia merangkul pinggang salsa, ia sebenarnya sudah sangat malu, tapi ia mencoba untuk tetap terlihat tenang
__ADS_1
Salsa langsung berlari kearah sofa. jantungnya sudah seperti mau lompt dari tempatnya, dia tidak menyangka jika alex akan mengambil paksa ciuman pertamanya
“Eehhhem ,, baiklah aku akan menceritakan seditail mungkin, dengan catatan kau hanya mendengarkan apa yang aku katakan., jangan bicara 1 katapun sebelum aku selesai! Kalau tidak” ia melirik ke arah salsa dan berhasil membuat salsa gugup
“Baikk pak baikk!!” jawab salsa cepat
“Sialan dia selalu saja mengancamku yang tidak-tidak, awas kau pak alex!!!” Batin salsa mengumpat tak henti-hentinya
Alex tersenyum. Ia merasa sangat senang karena sudah mengerjai salsa dan berhasil membuat gadis itu menurutinya. Ia pun memulai ceritanya dengan pelan tapi pasti
Ia menceritakan bagimana tuannya memintanya untuk menerima michella bekerja di kantor SANJAYA, ia menceritakan semuanya, bagaimana ceritanya sampi ada kunjungan directur. bahkan alasan raka dipindahkan dan bagaimana michella di hajar oleh 2 wanita teman sekantornya sampai membuat michella kehilangan ingatannya karena trauma, ia juga menceritakan tentang riska dan rara yang kini sudah tidak ada kabar lagi
Salsa begitu terkejut mendengar semua cerita alex, ia tidak menyangka jika michella mengalami kejadian yang sangat buruk, ia menyesal tidak menunggu michella waktu itu
Salsa tiba-tiba menangis membuat alex heran,
”kenapa kau menangis?” tanya alex pada salsa yang menangis sampai segukan
“Aku… huuuhhuuuu aku menyesal tidak mencarinya waktu itu, aku kira dia langsung pulang karena menghindari pak raka waktu itu kau tau?” kata salsa menangis dengan ingusnya yang keluar
“Mana aku tau, itukqn urusanmu” batin Alex mengambil tissu dan memberinya pada salsa,
“ini!!! Buang ingusmu itu!! Kau tidak ini ada elegan-elegannya sebagai perempuan” kata alex kearah salsa
“Biarin pak!!” kata salsa cuek
Setelah selesai dengan cerita-cerita tadi kini sudah hampir malam, salsa memutuskan untuk pulang ia tidak mungkin menginap lagi di aprtemen alex, urusan mereka sudah selesai
Salsa juga sudah tahu dimana kini michella berada jadi dia merasa sedikit tenang dengan itu, apalagi sekarang ada daniel yang selalu melindunginya
“Pak saya pulang dulu, terimakasih tumpangan makan, minum dan tepat tidur yang nyenyak” ucap salsa nyengir kearah alex
“Iya!! biar saya yang antar kamu!” Kata alex dan ditolak oleh salsa
“Tidak usah pak, saya naik taksi saja.. lagian tempat tinggal saya dekat kok pak” kata salsa lalu pergi kearah pintu keluar
Seteh kepergian salsa alex merasa jika ruangan diapartemennya kini sangat sepi,, saat ia hendak pergi kekamarnya ia melihat tempat dimana tadi ia merenggut ciuman pertama gadis itu. Ia tersenyum dan menggeleng-gelengkan kepalanya
“Sepertinya aku sudah gila” katanya dan tersenyum
“Tapi bibirnya sangat manis” katanya lagi dan tidak menyangka jika ciuman pertama mereka akan terjadi tanpa ada perasaan antara mereka
__ADS_1
Alex ngomong dengan dirinya sendiri. jika orang melihatnya pasti dia sudah dicap gila karena kasmaran
Ayooo alex,, katanya gak mau jatuh cinta sama cewek bar-bar awas meludah keatas ,,, ehehehhe (author)