
Di mension michella sangat sibuk di kitchen membuat kue untuk Daniel, nabila sudah mengingatkannya untuk diam saja, tapi ia bilang bosan hanya berdiam diri
“Aku yakin dia pasti menyukainya” kata michella dan tersenyum senang karena kuenya sudah matang. Bentuknya bulat kecil dengan tampilan yang elegan, michella sangat pintar memasak jadi jangan tanya soal rasanya
Michella membawa kue kecil itu kedalam kamarnya, ia akan memberikannya pada Daniel secara langsung nanti saat daniel selesai bekerja
Sepertinya ia sudah menerima daniel dan mulai mencintainya.. michella sangat senang walaupun ia tidak mengangingat apa-apa tapi daniel selalu ada untuknya dan memperlakukannya dengan baik pastinya
Ia menaruh kue itu diatas meja dengan catatan kecil dibawahnya “terimakasih untuk semuanya,, aku mencintaimu ❤️” isi catatan kecil yang di tulis michella
Michella sangat bahagia saat ini.. ia sangat penasaran bagaimana nanti respon calon suaminya itu
Sedangkan diluar sana mia sudah mengikuti michella naik ketas, ia berdiri tepat didepan kamar michella, ia mengetuk pintu kamar michella dan masuk tanpa menunggu michella membukakan pintu. Alis michella mengkerut dan sedikit terkejut karena mia terang-terangan menunjukan ketidak sukaanya dengan michella
“Ada apa, kenapa kau masuk tanpa izin dariku!” Kata michella sedikit tidak terima dengan tindakan mia yang kurang sopan
“Maaf nona tadi saya sudah menunggu anda sedikit lama di luar. tapi anda tidak kunjung membukakan pintu untuk saya” kata mia dengan senyuman manis yang dibuat-buat
“Ada perlu apa kau mencariku” tanya michella sedikit judes
“Tuan muda tadi menyuruh saya untuk menunjukan sesuatu pada anda nona” kata mia dengan pura-pura lembut
“Menunjukan apa?? Disini saja!! Aku sedang sibuk!” kata michella sedikit menaikan nada bicaranya
Mia sangat kesal dan ingin menyeret michella keluar tapi ia tahan,, saat ini ia menyuruh nabila pergi berbelanja kesupermarket sedangkan yang lain dibelakang untuk bersih-bersih
Karena dia adalah kepala maid disini, jadi tidak ada yang berani membantahnya… mereka takut jika dipecat dari pekerjaannya secara tidak hormat, karena daniel hanya mempercayakan pekerjaan dimension ini semua pada mia
“Nonaa,,,, semua ada di lantai dasar.. tuan muda bilang itu sebuah kejutan. jadi dia meminta saya untuk membawa anda kesana!!” Kata mia selembut lembutnya
“Baiklahh,,, tapi aku ingin pergi kesana bersama nabila” kata michella yang enggan mengikuti mia
“Nabila sedang berbelanja bulanan nona, dia pasti pulang sore hari ini” kata mia dan ia melanjutkan kalimatnya
“Apa anda ingin tuan menghukum saya karena tidak menjalankan perintahnya nona,,” kata mia kembali kearah michella
Michella melihat kearah mia dan mia tersenyum kearahnya “apa orang ini bisa dipercaya” batin michella dan memutuskan untuk ikut
“Baiklah,, aku ikut dengamu kata michella. Mia tersenyum senang mendengarnya
“Ayoo nona!!” Kata mia lalu menuntun michella untuk mengikutinya… mia membawanya kelantai dasar mension disana ada 1 kamar lalu mia berhenti di depan pintu
“Nona silakan masuk!!” Katanya tersenyum
“Dengan ragu michella membuka pintu, tempatnya sangat gelap.. mia mendorong michella dan menutup pintu dari luar
“Tidakk,,,,, toloonggg,,,, jangan tingalkan aku disini tolongg akuu!!!” Michella berteriak histeris dari dalam gudang,, ia sangat takut kegelapan
Kepalanya sakit berdenyut dan samar-samar ia mengingat saat ia disiksa saat bekerja di perusahaan SANJAYA
__ADS_1
“Jangan mendekatt.,,,,, jangannn….!!!! Hhhhuuuuu tooollloongg akuu,, kumohon jangan lakukan ini padaku!!” Michella menangis dan duduk dengan memeluk kakinya
Ruangan itu sangat gelap,,, entah apa salahnya orang-orang selalu menyiksanya seperti ini,, sudah hampir 2 jam ia menangis dan saat itu juga juga samar-samar kesadarannya sedikit demi sedikit menghilang
Mia tersenyum puas,, ia sudah menyiapkan banyak alasan untuk tuannya jika menanyakan keberadaan michella
Sedangkan dikota B entah kenapa daniel merasa ada yang aneh dengan dirinya, ia merasa tidak nyaman dan ingin segera pulang
“Alex undur saja pertemuan hari ini..!” Kata daniel tiba-tiba. Entah kenapa ia merasa terjadi sesuatu dengan michella, sepertinya mereka memang memiliki ikatan batin
“Tuan,, apa anda tidak enak badan” kata alex penasaran karena wajah tuannya yang terlihat pucat
“Aku ingin pulang alex saat ini juga!!” Katanya dan berdiri,,, perasaannya sungguh tidak enak hari ini, pikirannya sudah dipenuhi dengan michella
“Kenapa dengan tuan ya??” Batin alex dan menelpon seseorang untuk mengundur pertemuan dengan salah satu perusahaan besar disana
Alex mengemudi dengan sedikit mengebut karena daniel begitu resah.. hanya memakan waktu 2.15 menit mereka sudah sampai dimension, tanpa menunggu alex yang membukakan pintu mobil dan kelua
“Alex kau pulanglah lebih awal dan beristirahat!!” Kata daniel. Ia langsung berlari kedalam mension dan menuju kamar michella
“sayaaangggg” katanya mencari sosok michella ia mencari michella didalam, tapi tidak ada siapa-siapa
“Tuan” kata mia dari arah pintu
“Dimana michella!!” tanya daniel dengan sedikit bentakan kearah mia
“Di..diia kabur tuan” katanya dengan menunduk
“Dan Kau,!!! Panggil wanita yang sering bersama michella dimension ini!!” Suruhnya dengan marah
“Ta..tapi nabila sedang berbelanja tuan.. tadi saat nona keluar mension saya sudah sempat melarangnya tapi dia memaksa untuk keluar tuan, karena dia bilang sudah mengingat semuanya” kata mia menjelaskan
“Benarkah” kata daniel dan menghentikan langkahnya untuk mencari michella. Mia tersenyum melihat daniel yang terdiam ia berpikir jika daniel mempercayainya, ia lalu mendekati daniel dan memegang lengan daniel
“Tuan,,, biarkan saja dia pergi. Mungkin dia tidak mencintai anda” kata mia dengan lembut
Daniel berbalik kearah mia, ia menatap wajah mia dengan tajam “apa kau bilang baru san?” Katanya dengan sedikit bentakan
“Mungkin gadis itu tidak mencintai anda tuan, itu sebabnya ia pergi meninggalkan anda, lebih baik anda melupankannya saja tuan!” Ia bergelut manja dilengan daniel
“Kau!!! LEPASKAN TANGANKU!!” Kata daniel dan menghempaskan tangan mia kasar. Gadis itu pun sangat terkejut dengan apa yang dilakukan tuannya
Ia pikir, daniel akan percaya dengan kata-katanya. tapi nyatanya dia sangat marah karena hilangnya michella
Daniel turun kebawah dan menyuruh semua pelayan disana berkumpul, Nabila baru saja sampai di mension dan dia sedikit heran dengan keadaan disini
“Ada apa ini???” Ia bertanya dengan tas penuh sayuran ditanganya
Daniel melihat kearah Nabila, ia menatap tajam gadis itu dengan tangan yang mengepal “KAU!!!” Tunjuknya kearah nabila dengan nada suara yang bergema
__ADS_1
“DIMANA MICHELLA?!??” Tanyanya dengan detak jantung yang tidak beraturan
“Di..diikamarnya tuan” jawabnya dengan melawan rasa takutnya
“DIA TIDAK ADA!! KAU TAU ITUU!!!” Kata daniel dengan keras
“Ta..ta..pi tadi nona di..a” katanya dengan tubuh yang bergetar dan kehilangan kata-katanya
“SIAPA YANG MENUNYURUHMU KELUAR? AKU MENYURUHMU MENJAGANYA TADI APA KAU TIDAK DENGAR!!” Daniel selalu saja membentak nabila saat bertanya
Belum sempat nabila menjawab tapi mia sudah mulai menjawabnya duluan
“Mungkin dia yang ikut merencanakan kepergian nona michella tuan” kata mia dengan senyuman miring kearah nabila
Alis nabila mengkerut, “bukannya dia tadi yang menyuruhnya pergi untuk berbelanja. Kenapa malah dia menududuhku” pikir nabila
Nabila yang tidak tahu menau tentang kejadian itu pun bingung apa yang sebenarnya terjadi, dan pastinya semua ada kaitannya dengan mia dibalik kehilangan michella ia melihat kearah mia
“KALIAN SEMUA!! Cepat cari dimana michella berada. Jika dalam waktu 1 jam kalian tidak menemukan keberadaannya, aku akan membunuh kalian semua satu-persatu disini.!!” Kata daniel penuh dengan penekanan lalu ia kembali kekamar michella untuk mencari jejak
Semua yang ada diruangan itupun berlari berpencar keseluruh mension,,.. Mia sangat terkejut, ia kira daniel akan percaya padanya tapi nyatanya daniel malah ingin membunuhnya, ia berlari menyelinap kelantai dasar, ia takut jika michella sudah mati didalam sana karena sudah hampir 5jam ia menyekap michella
“Aku harus cepet melihat keadaannya dan juga kabur dari sini, jika tuan daniel tahu aku yang melakukannya dia pasti akan membunuhku saat ini juga” katanya dan berlari kearah gudang lantai dasar
Nabila yang mencurigai gerak gerik mia mengikutinya dari belakang. tanpa mia sadari jika nabila mengintip apa yang dilakukannya kegudang seorang diri.
Saat sampai digudang mia membuka pintu dan menghidupkan lampu, matanya membulat melihat michella tergeletak tak berdaya dilantai dengan tumpukan barang dibelakangnya
Ia melirik kesana kemari, karena sepi… ia berlari keatas dan bersiap untuk kabur dari mension itu., sedangkan nabila yang melihat mia berlari naik keruang tamu. Ia memutuskan untuk melihat kearah gudang
“untuk apa sebenarnya mia masuk kegudang tadi” batinnya
Tapi saat ia menengok matanya membulat dan ia menutup mulutnya karena melihat michella tergeletak tak berdaya di lantai yang cukup kotor
Saat itupun ia berlari mencari tuannya untuk memberitahukan jika michella sudah ditemukan
Dikamar michella, daniel melihat ada kue kecil diatas meja dengan catatan dibawahnya.,, Daniel memegang catatan itu erat dan menangis hari,,, ternyata michella sudah menerimanya.. ia tahu jika sesuatu terjadi pada gadis munggil itu
“Tuan,,, nona tuann nonaa” kata nabila dengan ngos-ngosan. Daniel melihat kearah nabila, menatap gadis itu tajam membuat nabila takut, tapi ia harus segera memberi tahu tuannya jika michella dalam bahaya
“Tuan cepat tolong nona michella tuan,, dia ada dilantai dasar digudang tuan,, seseorang menyekapnya disana, dia sedang tidak sadarkan diri!!” Kata nabila dengan badan yang gemetaran ia hampir manangis saat ini
Daniel seketika bangun dan berlari tanpa menjawab pernyataan nabila,, dengan langkah cepat ia berlari dan sesampainya di dudang
deg,,, hati nadiel rasanya sangat hancur., sudah ke dua kalinya ia melihat michella tergeletak tak berdaya seperti ini. Dengan langkah cepat ia berlari kearah michella
“Saayaanggg,,,, bangunnn kumohoonn!!” daniel mengusap kepala michella yang penuh keringat, karena tidak ada respon ia berlari membawa michella keatas
Ia langsung pergi ke basment untuk mengambil mobil dan membawa michella kerumah sakit miliknya untuk yang ke 2 kalinya
__ADS_1
Happy reading^_^