
Dikantor SANJAYA banyak karyawan yang melihat keareal parkir… mobil sport limited edition yang dikendarai michella terpakir sempurana dijejeran mobil-mobil biasa karyawan lainnya
“Cell semua pada liatin kita nihh” salsa merasa jadi pusat perhatian saat ini
“Biarin saja lah sal,,. Males aku jadinya kalo kayak gini” langkah michella lemas saat memasuki area kantor
Sesampai dilobby, ada satu karyawan yang melihat kearah daniel dan michella sinis, saat mereka berpapasan tiba-tiba wanita itu berbicara dan menghentikan langkahnya
“Wahhh mobilnya keren,, hasil ngelonte ya?” Kata ririn melihat kesamping kearah michella dan salsa dengan melipatkan tanggan diperutnya
“Apa lo bilang,..!?? Cari mati lo ya!” Kata salsa jengah ingin manghampiri ririn tapi dicegat oleh michella
“Ckk udahlah sal jangan diladenin!! Mendingan youk absen dulu udah mau telat nih!!” Kata michella menarik tangan salsa yang menampakan jari tengah kearah ririn
“Sialan tuh cewek, gaya kampungan aja belagu” kata ririn
Setelah absen akhirnya mereka sampai di ruangan KEUANGAN. Michella selama 2 minggu tidak terlihat malah menjadi sorotan teman-teman kerjanya
“Hayy semua….” Michella melambaikan tangan dan tersenyum manis
“Dia masih kerja??? aneh yaa.. waktu itu dia kerja cuma 2 hari langung ilang 2 minggu dan sekarang nongol lagi” kata teman-temannya berbisik
“Iya biasanya karyawan disini jika 1 hari saja tidak kerja tanpa alasan tidak akan bisa lagi menampakan diri” saut teman satunya
Salsa yang melihat itu pun menghantam meja kerjanya dan semua orang otomatis melihat kearahnya
”michella waktu itu pergi keluar negeri, karena ada urusan dikampus dimana ia menyelesaikan pendidikan terakhirnya.. kalian jangan pada mikir yang bukan-bukan! Lagian dia sudah izin kok sama bos. ” kata salsa membela
Salsa tersenyum kearah michella yang sempat diam saat teman-temannya berbisik tentangnya
“Oohhh … begitu,, maaf ya michella…, selamat bekerja kembali!” Kata salah satunya
Michella tersenyum dan menganggukan kepalanya ia memberi jempol kearah sahabatnya itu, salsa nyengir dan menaik turunkan alisnya sebagai tanda mengerti
Akhirnya mereka mengerjakan pekerjaan masing-masing dengan diam
Saat jam istirahat, michella dan salsa makan dikantin, sebelum makanan tiba mereka asik mengobrol sampai tidak sadar jika daniel dan alex sudah berada dibelakangnya, semua karyawan melihat kearah mereka
Pemandangan yang sangat jarang terjadi,,,
kemua karyawan hanya memakai mata mengisyaratkan kenapa pak CEO dan asisstednya itu ada dikantin
“Kenapa sepertinya pada lihatin kita sih chell?” Kata salsa bingung
“Gak tau sal” kata michella lembut
“Eehhemm.,” daniel berdehem membuat michella dan salsa otomatis menoleh kebelakang
“Boleh gabung?” Kata daniel dan di angguki dengan cepat oleh salsa,,. Bahkan Alex menoleh kearah daniel
__ADS_1
“bukannya tadi dia bilang mau kerestoran depan untuk makan siang ya? Kenapa malah tersesat disini??” batin alex kebingungan, semenjak kenal dengan michella tuannya ini memang susah ditebak
“Tuu.”
“Alex duduklah… sekali-kali makan disini tidak apa-apa” kata daniel memotong ucapan alex
“Apa ada yang salah dengan pendengaranku? Dia bilang makan disini.,? Sejak kapan dia suka makan masakan yang belum diuji kehigenisannya??” Alex sangat bingung dibuat oleh tuannya itu
“Alex jangan banyak berpikir. Cepat duduklah!!” Kata daniel menatap tajam
“Ba..baiklah tuan” kata alex lalu duduk di sebelah salsa
“Hhhmm sayang kamu pesan apa?” Kata daniel lembut kearah michella
Michella menoleh ke kiri, kanan, depan dan belakang ia menarik nafasnya panjang dan mengempaskan kasar
“huuchhh bisakah kalau saat dikantor kita jaga arak sedikit saja?? Nanti ada gosip yang bukan-bukan dikantor!” Kata michella jengah
“Tidak bisa!! nanti juga mereka akan tahu sendiri kalau kamu adalah istriku” kata daniel santai
“Baiklah tuan DANIEL SANJAYA bisa kita bicara 4 mata saja ada hal penting yang ingin aku sampaikan mengenai pernikahan kita?” Kata michella
“Pak alex tunggu disini dulu ya,,! Nanti pesanan makanan saya, biar bapak saja yang makan.. saya pinjam boss bapak sebentar saja” kata michella dengan senyuman yang dibuat-buat
Lalu, Mereka berdua pergi membuat semua karyawan menoleh pada mereka. Tapi tidak ada yang berani berbicara yang bukan-bukan karena mereka tahu sendiri sifat daniel bagaimana
Sedangkan salsa dan alex saling tatap,..
Dikantor alex sangat dingin dan tegas, sifatnya sudah hampir sama dengan tuannya membuat semua karyawan takut padanya Lain halnya dengan salsa. Gadis itu tidak ada rasa katut sedikitpun padanya
akhirnya pelayan kantin membawakan pesanan michella dan salsa, alex sedikit terkejut melihat makanan yang ada dimeja itu..
2 jus jeruk dan 2 mangkok porsi mie ayam bakso
“Apa kau yang memesan ini?” Tanya alex tiba-tiba
“Tentu saja, ini makanan favoriteku dan michella pak!” Katanya tanpa menoleh kearah alex
“Kau ini!! Jika sedang berbicara padaku, lihatlah wajahku.” Kata alex jengah
“Issstt aku sudah sangat lapar pak, mau makan dulu!” Kata salsa yang tak mengumbris perkatan alex
Salsa makan sangat lahap dan menggeleng-gelengkan kepalanya membuat alex melihat kearahnya,,, itu merupakan kebiasaan salsa saat makan
Alex hanya menatap makanan tanpa menyentuhnya .membuat salsa menaikan satu alisnya melihat kearah alex,
“Pak, apa kau tidak makan?” Tanya salsa.. tapi alex hanya melihat salsa tanpa menjawab,, salsa yang melihat makanan alex masih utuh menarik mangkok yang berisi mie ayam itu, setelah itu ia mengambil sendok dan garfu
“Kau,,, apa yang ingin kau lakukan dengan makananku?” alex menarik kembalik mangkok yang ditarik oleh salsa
__ADS_1
“Bukannya kau tidak lapar pak?? Biar aku saja yang habiskan, kebetulan masih lapar” kata salsa mengelus perutnya
“Dia makan semangkok penuh dan masih lapar?? Terbuat dari apa perut wanita ini” batinnya melihat kearah salsa
“Tidakk!!! Kau itu perempuan, tidak baik makan terlalu banyak. Kau ini rakus sekali!” Kata alex dan mulai memakan mie ayam bakso itu
Salsa hanya mengerutkan bibirnya, ia sebenarnya mau nambah tadi.. tapi karena ucapan alex ia mengurungkan niatnya
Sedangkan dilain tempat, Daniel mengajak michella keruangannya dan duduk disofa, ia sangat penasaran apa yang akan michella bicarakan sampai harus berdua saja
“Katakan sayangg,,, apa yang ingin kau bicarakan!” Kata daniel mengusap pipi michella lembut
“Hhhmmm begini, aku ingin diacara pernikahaan kita nanti kita adakan seadanya….dan untuk tamu undangan hanya orang-orang tertentu saja yang menghadirinya” kata michella menatap memohon kearah daniel
Daniel sangat terkejut dengan apa yang dikatakan michella. setiap wanita pasti ingin acara pernikahannya diadakan semewah mungkin, tapi michella malah meminta seadanya bahkan lebih sedikit orang lebih baik
“Tidak!!.. Sayang Aku ingin dunia tahu kalau kau adalah milikku” kata daniel menolak
“Daniel kumohon,, kita baru 2 minggu menjalin hubungan ini, aku tidak mau jika nanti kamu berubah pikiran” kata michella
“Apa kau meragukanku!” Kata daniel menatap michella serius
“Bukan seperti itu,, kita bisa buat acara yang mewah nanti setelah kita punya anak!” Kata michella dan berhasil membuat daniel tersenyum
“Jadii sayangg,,,, katakan padaku, kau mau punya anak berapa hhmm?” Kata daniel menggoda calon istrinya
“Buu…buukan seperti itu, aku hanya” michella kehabisan kata-katanya karena daniel menggodanya
“Baiklah, aku akan mengikuti keinginanmu, tapi nanti akan ku pastikan membuat acara semewah mungkin tapi kau harus mempersiapkan dirimu dulu!” Kata daniel
“Iyaa,,,” michella menjawab dan tersenyum membuat daniel mendekatkan wajahnya kearah michella.
“Jangan menggodaku sayaangg,,, ini masih dikantor, 4 hari lagi kita sah menjadi suami istri, jadi bersabarlah” ucap daniel berhasil membuat michella membulatkan matanya
“Ti..tidak seperti itu maksudku issst, aku mau keruanganku dulu sudah hampir jam kerja” kata michella dan berdiri untuk keluar
Daniel menarik tanggan michella
”sayaangg,,… kau belum memberiku ciuman perpisahan” kata daniel merengek
“Tapi”
“Hanya disini” daniel menunjuk pipi kanannya
Michella menghempasnya nafasnya kasar dan mencium pipi daniel lembut
cup “sudah???” Aku mau kebawah dulu, selamat bekerja” kata michella san melambaikan tangannya keluar dari ruangan daniel
Daniel senyum-senyum sendiri dan mengelus pipinya ia sangat senang hari ini
__ADS_1
“manis sekali, aku sudah tidak sabar menunggu hari itu” katanya dan tersenyum senang
Happy reading ^*^