Ceo Dingin Dan Istri Kecilnya

Ceo Dingin Dan Istri Kecilnya
Menjelaskan


__ADS_3

Setelah kepergian jhon..,, alex datang dengan membawa makanan yang dibawa dari salah satu restoran terbaik daniel, alex sangat sibuk dikantor saat daniel fokus dirumah sakit untuk mengurus michella


“Selamat pagi tuan,. Selamat pagi nona” ucap alex dengan sedikit menunduk


“Pagi alex” kata daniel singkat, sedangkan michella yang disapa juga tidak lupa untuk membalas sapaan alex


“Pagii” senyuman michella mengembang kearah alex


Daniel yang melihat gadianya tersenyum dengan laki-laki lain tidak terima,, ia menatap tajam alex, entah kenapa mood tuannya ini selalu saja berubah jika berhubungan dengan michella


“Dasar tuan posesif bucin akut, nona michella senyum saja tidak boleh,. Lain kali aku tidak akan menyapa nona lagi” batin alex kesal


“Alex..! Kau langsung saja kekantor, nanti sarapan saja di luar., kami ingin berduaan disini” ucap daniel jengah melihat kearah alex


“Siapa juga yang mau sarapan denganmu tuan.,, yang ada aku akan jadi santapanmu pagi ini” kata alex dalm hatinya


“Kau tidak menjawabku dan berani mengumpatku dalam hatimu.” kata daniel yang berhasil membuat alex kaget


“Ti.tidak tuan, sepertinya dikantor akan sangat sibuk pagi ini,..saya permisi dulu” ucap alex lalu pergi tergesa-gesa


Setelah kepergian alex, daniel mengambil bingkisan itu, ia mendekati michella untuk menyuapinya..


“Maaf aku bisa makan sendiri kok” tolak michella. Ia tersenyum kaku kearah daniel yang sudah menyodorkan sendok berisi bubur


“Tidak. selama kau masih dirawat aku yang akan menyuapimu setiap kali kau ingin makan..” tegasnya dan pasti tidak ingin dibantah


“Tapi…”


“Tidak ada tapi-tapian. Atau kau mau aku menguapimu dengan mulutku langung?” Kata daniel dengan senyum menggoda


“Ahhh… tii.tidakk!” Kata michella cepat


“Kalau tidak… cepat makan buburnya sebelum aku berubah pikiran..!” Kata daniel dengan cepat michella melahap buburnya


hanya butuh wktu 2 menut michella sudah menghabiskan buburnya 1 piring penuh. Ia merasa sangat lapar…, mungkin itu karena ia terlalu lama tertidur


“Wahhhh,,..lihat!! Kau sngat lapar bahkan hanya butuh waktu 2 menit buburnya sudah habis 1 piring penuh” kata daniel menggoda michella


michella hanya yengir seperti anak kecil… daniel ingin sekali mencubit pipi michella yang sedikit berisi


“Apa kau mau buah-buahan sayang?” Kata daniel yang berhasil membuat michella malu karena pangilan daniel kepadanya


Jantungnya berdetak cepat bahkan michella sekali-kali melirik wajah daniel yang sangan tampan . “apa aku sakit jantung ya, kenapa cepat sekali detakannya” pikirnya dalam hati


“Hhhmmm maaf sebelumnya apa kamu tidak pergi kekantor?” Tannya michella lembut


“Tidak,,, aku masih harus menjagamu disini, tapi aku sudah menyelesaikan sebagaian pekerjaanku disini kok.. masalah dikantor semua ku serahkan pada alex” kata daniel menjelaskan

__ADS_1


“Mengap kamu tidak makan sarapanmu?” kata michella yang melihat bingkisan masih utuh di atas meja


“Sebentar lagi.,, apa kamu mau lagi?” Tanya daniel, michella langsung menggelengkan kepalanya cepat


“Baiklah, apa tidak apa jika aku tinggal sebentar? Aku ada perlu bicara dengan jhon diruanganya” kata daniel bertanya pada michella


“Iya tidak apa-apa” michella mengangguk dan tersenyum manis


Gllekk.. daniel terpesona dengan senyuman itu bahkan bibir manis dan mungil itu membuat daniel susah payah menelan silvanya


“Manis sekali,, ingin sekali aku melahap bibir mungil itu.,. Aaahhhh Jangan mengada-ngada daniel buang pikiran kotormu itu nanti yang ada dia takut dan membencimu” kata daniel dalam hati


Daniel pergi menemui jhon diruangannya. Ia kesana untuk menanyakan tentang michella dan minta penjelasan pada jhon


Daniel masuk tanpa permisi membuat jhon terkejut… “kenapa datang tiba-tiba? Kenapa kau tidak menghubungiku terlebih dahulu? Atau sekedar mengetuk pintu!!” Kata jhon jengah


“Jangan banyak bicara jhon! sekarang cepat jelaskan kenapa kau tidak memberitahuku kalau michella sudah siuman kemarin?” Kata daniel dan hanya diberi senyuman yang nenampakan deretan gigi jhon


“Aku hanya ingin memberimu kejutan sobat,.. kau tau, aku sendiri tidak percaya saat ia tersadar, dia seperti bangun dari tidur niel,, dan satu lagi, sperti yang aku katakan sebelumnya. dia AMESIA!” Kata jhon penuh penekanan


Daniel sudah tau saat michella sadar tadi pagi ia seperti orang bingung,,.


“Apa yang harus aku lakukan untuk mengembalikan ingatannya?” Kata daniel mencari solusi


“Hhhmmm kalau menurutku sih… untuk sementara lebih baik dia kehilangan ingatannya, kamu tau sendiri apa yang sudah ia alami saat bekerja diperusahaanmu, aku hanya takut nanti dia menjadi trauma saat bertemu orang lain!!” Jelasnya pada daniel


Daniel yang mendengar itupun setuju dengan ide sahabatnya itu, ia menemukan cara untuk melindungi michella


“Apa” tanya jhon kepo


“Aku akan menikahinya minggu depan” kata daniel dan berhasil membuat jhon kaget


“Are you serious sir?” (Apa kamu yakin tuan) kata jhon


“Sangat-sangat yakin!” Ucap daniel dan menuju pintu untuk meninggalkan ruangan jhon


“Bagaimana dengan mommy dan dadymu Niel? Apa kau yakin mereka akan menerimanya?” Tany jhon yang berhasil membuat daniel menghentikan langkahnya


“Apapun keputusanku mereka harus menerimanya!!” kata daniel dan pergi begitu saja


“Dasar pangeran keras kelapa!,,, eeehhh kepala” kata jhon dengan memonyongkan mulutnya


Daniel melangkah tergesa-gera untuk menemui michella, akhirnya ia punya celah untuk memikat gadis mungil itu


Sesampainya dikamar ia melihat michella yang tertidur lelap, daniel mengelus kepala michell dan mencium keningnya dengan lembut


“Tunggu sebentar lagi,,, aku akan selalu menjaga dan melindungimu” kata Daniel yang masih mengelus lembut kepala michella

__ADS_1


Daniel lalu pergi kekambar mandi untuk membersihkan diri, setelah itu ia kembali mengerjakan pekerjaannya yang sempat tertunda


Setelah 2 jam lamanya akhirnya michella terbangun dari tidur siangnya.,, ia melihat sekeliling tapi tidak ada sosok yang ia cari-cari


“Apakah dia sudah pulang” bisiknya dan memperlihatkan wajah kecewanya


Daniel membuka pintu dan tersenyum kearah michella.,, ternyata dia pergi untuk membeli makan siang


“Kenapa dia tampan sekali.,” batin michella


Daniel yang merasa dirinya diperhatikan mendekati michella dan berbisik…


“Kenapa manatapku seperti itu..? apa aku terlihat sangat tampan?”


Blushhh pipi michella bagaikan kepiting rebus


“Mana ada” bantahnya dan memalingkan wajahnya


“Benarkah? Tapi kalo dilihat dari wajahmu terlihat jelas jika kau sedang memujiku sayang.,.” Daniel hobby sekali mengerjai michella


“Aayokkk kita makan siang.,,!” Kata daniel dan menaruh semua bingkisan diatas meja


“Hmmm tapi kau sudah berjanji padaku untuk memberitahu siapa aku sebenarnya” kata michella menundukan wajahnya


Daniel yang melihat michella nampak sedih ia mendekatinya dan memegang tangan michell lembut


Daniel mengela nafasnya panjang dan menghempaskanya ia takut harus berbohong tapi itu semua demi kebaikan michella, juga untuk keuntungan daniel pastinya hahahaha


“Baiklahhh apa yang ingin kau tanyakan sayangku… aku akan menjawab setiap pertanyaanmu.,,” kata daniel dan tersenyum hangat


“Siapa namaku” pertanyaan pertama dari michella


“Namamu adalah MICHELLA ANANDITHA” daniel menjawab tampa kebohongan


“Trusa kamu siapa? Kenapa hanya kamu yang selalu menungguku disini?” Pertanyaan kedua yang ia lontarkan


Deg… daniel harus berbohong kali ini, jika ia berkata jujur dia adalah bossnya dikantor.,, michella pasti akan menjuhinya nanti


“Aku adalah tunanganmu, dan setelah kamu keluar dari rumah sakit ini kita akan melangsungkan pernikahan kita secepatnya..!” Kata daniel yang berbicara tanpa ada keraguan diwajahnya


Michella sangat terkejut mendengar itu,, apakah benar dia adalah tunangannya, kenapa sepertinya ada yang janggal,, michella tidak mau berpikir terlalu banyak untuk saat ini dia harus percaya sepenuhnya dengan Daniel


“Dimana keluargaku?? Kenapa tidak ada yang datang untuk sekedar menjengukku?” Kata michella dan terlihat jelas ada kesedihan diwajahnya


Daniel menarik michella dalam dekapannya


ia mencium kening michella lama, michella hanya bisa terima setiap perlakuan laki-laki yang mengaku-ngaku sebagai tunanngannya itu

__ADS_1


“Ayah dan ibu sudah tiada.,, dan mereka menitipkanmu padaku., jadiiii,,, kamu jangan sedih lagi aku janji akan selalu ada untukmu!” Kata daniel lembut


Michella hanya mengangguk pasrah.,, ia kini hanya akan percaya dengan laki-laki yang selalu menemaninya selama ia dirawat dirumah sakit SANJAYA


__ADS_2