Ceo Dingin Dan Istri Kecilnya

Ceo Dingin Dan Istri Kecilnya
Hampir


__ADS_3

Michella sangat bosan hanya berdiam diri dikamar ia mengempaskan tubuhnya di atas kasur. ia mencoba memejamkan mata, tapi tidak bisa tertidur..


“Hhuuhhhhh.. apa dia sudah pulang ya” michella melirik jam didinding ternyata sudah jam 3 sore


Lalu Ia bangun dan memutuskan untuk keluar kamar… saat ia menuruni anak tangga,,, ia melihat salah satu maid disana ,,,


“Permisi..” sapanya lembut sedangkan yang ditanya sudah menoleh kearahnya


“Oohhh nona michella” kata maid itu.. dan ternyata dia adalah nabila


“Hmmm aku sangat merasa bosan,, bisakah kau antar aku keliling mension ini..! Mension ini terlalu besar aku takut nanti tersesat” kata michella dengan menyengir kearah nabila


“Dengan senang hati nona,, mari ikuti saya!! Saya akan antarkan kemanapun anda mau” kata nabila lembut


michella tersenyum senang, sedangkan dari arah jauh seseorang memandangnya dengan jengkel,. “Dasar belagu” umpatnya


“Hhmmm siapa namamu” kata michella yang melihat kearah nabila


“Nabila nona,.. bukannya lusa kita sudah berkenalan ya” goda nabila dan tersenyum


“Hehehe benarkah?? maaf,, aku kelihangan ingatanku” kata michella dengan wajah penuh penyesalan


“Lusa aku kesini rupanya,, mungkin benar aku adalah tungannya” batin michella dan tersenyum


“Apa aku sering kesini??” Kata michella mencoba mencari informasi


”hhmmm hanya kemarin lusa nona, dan hanya nona wanita pertama yang diajak kemension ini oleh tuan muda” kata nabila menjelaskan


Saat keliling,, mereka tiba diruang keluarga. michella melihat foto keluarga SANJAYA mommy diana sanjaya dan dady andreas sanjaya


“Kok aku kayak pernah bertemu orang tuanya ya,, tapi dimana???” Kata michella dalam hati


“Nabila., orang tua tuan muda dimana” tanya michella sedikit penasaran


“Mereka masih di London nona,. Biasanya mereka hanya pulang setahun sekali” kata nabila


“Kapan mereka kembali” katanya penasaran


“Biasanya mereka kembali bulan desember nona”


“Oohh berarti 2 bulan lagi ya” kata minchella sambil mengangguk kata mengerti


Mereka akhirnya tiba di halaman belakang… halamanya sangat luas bahkan banyak berbagai macam bunga disana


Michella begitu kagum melihatnya… hatinya sangat tenang jika berada disini,.. “hhmmm sangat indah ya??” Tanyanya kearah nabila yang berdiri dibelakangnya


“Iya nona…, tanaman disini dirawat dengan baik oleh tukang kebun disini mereka diperintahkan langsung oleh tuan muda” kata nabila menjelaskan


“Aku ingin disini sebentar,.. nabila,, jika kau ada pekerjaan kau boleh pergi.,, nanti aku akan kembali untuk membuat makan malam untuk tuan muda” kata michella tersenyum manis kepada nabila


“Biak nona saya akan pergi sebentar untuk memeriksa bahan makanan” pamit nabila lalu pergi meninggalkan michella sendiri


Tiba-tiba datang seorang maid yang mendekat kearah michella yang sedang asik mengelilingi tanaman bunga mawar

__ADS_1


“Hhhmmm hei kau!!” kata maid itu yang biasa dipanggil mia


“Iya kau memanggilku” tanya michella lembut


“Siapa lagi,, cuma dirimu yang ada disini” katanya sinis


“Ada perlu apa yaa” kata michella mengdekat ke arah mia entah kenapa ia memanggil michella batinya sangat penasaran


“Aku ingatkan ya., tuan daniel sudah memiliki tunangan. Jadi, sebaiknya kau tidak berharap lebih!! kau disini hanya dikasihani oleh tuan daniel karena kau kehilangan ingatanmu.”kata mia dengan melipatkan tanggannya didada


“Tapi dia sendiri yang bilang jika aku adalah tunangannya, dan seminggu lagi kita akan melangsungkan pernikahan” kata michella penuh keyakinan


“Hahahahhahahahhaha mia tertawa mengejek ke arah michella., apa kau yakin??” Kata mia mendekatkan wajahnya kearah michella


“Kau tidak lebih hanyalah sebatas karyawan kantornya, dan kau dihukum oleh teman sekantormu karena sudah menggoda managermu… dan tuan daniel hanyalah KASIHAN kepadamu!!!” Katanya lagi penuh penekanan


Michella mencerna omongan mia,,, ia berpikir apakah benar seperti yang wanita itu katakan samar-samar ia mengingat sedikit bayangan entah apa itu.. tapi baru hanya sedikit berpikir, kepala michella sudah bedenyut hebat,,, bahkan ia sampai berteriak dan berjongkok memegang kepalanya


“Aaaaahhhhhh. Sakit sekaliiiii” michella memgang kepalanya sedangan mia hanya tersenyum licik berharap ingatan michella kembali


“Yaaaaammmpunn nona michella” nabila menghampiri michella yang menangis memegang kepalanya


“Kak mia apa yang kau lakukan.,, kau tau jika kau menyakitinya!” Kata nabila membantu michella untuk bangun


“Aku tidak melakukan apa pun,. Aku hanya memberitahu dia kebenarannya” kata mia yang idak suka disalahkan


“Kau tau kak mia, jika tuan muda mengetahui ini, aku yakin kau akan dihukum!” Kata nabila kearah nabila


“Kau mengancamku?” Tanya mia memandang wajah nabila sinis


“Ingat nabila,,, tuan hanya mempercayaiku disini, jika kau mengadukanya pada tuan muda.. kau akan tanggung sendiri akibatnya!!” Mia mengancam nabila yang tidak mengumbris perkataan mia


Mia sedang memikirkan cara untuk mengusir michella dan juga nabila dari sini..


Sesudah sampai di kamar… nabila membantu membaringkan badan michella di kasur. Ia sangat kasian melihat michella yang kesakitan


“Ini minum dulu nona,, aku akan segera memanggil dokter untuk datang kesini..” kata nabila lalu pergi sebentar untuk menelpon


Setelah beberapa menit nabila datang membawa mapan yang berisi nasi dan sayur soap hangat… ia tersenyum dan mendekati michella yang dari tadi hanya duduk termenung


“Nona,, makan dulu mumpung masih hangat,. Jangan perdulikan dia nona!! Dia hanya iri pada anda.., tuan muda sangat mencintai anda, yakinlah padaku.,, selama 5 tahun aku bekerja disini tuan muda tidak pernah membawa seorang wanita, bahkan dia menghabiskan waktunya dikantor..” nabila memcoba untuk menghibur michella yang terlihat terpancing dengan ucapan mia


“Bukan itu yang aku pikirkan nabilaa… tapi aku hanya sedang memilirkan siapakah diriku yang sebenarnya, dari mana dan siapa keluargaku.. aku juga sedikit ragu jika daniel memang adalah tunanganku” kata michella tersenyum kecut


“Baiklah aku sudah memanggil dokter jhon sebentar lagi dia sampai.,, sekarang kau harus habiskan dulu makanan buatanku nona manis” kata nabila dan menyuapi michella


Michella tersenyum senang ia sangat bersyukur memiliki teman dimension itu, bahkan selain cantik nabila juga sangat baik dan manis


Saat makanannya sudah habis nabila dan michella tersenyum ria karena bercanda, michella merasa dejavu saat berbicara dengan nabila entah kenapa dia merasa memiliki teman yang sama seperti nabila tapi dia belum mengingatnya


Jhon sedari tadi berdiam diri di samping pintu ia juga cukup senang karena melihat michella memiliki teman yang bisa diajak bercanda,


“Eeehhheemm” jhon berdehem dan membuat 2 gadis yang sedang tertawa lepas itu terdiam seketika

__ADS_1


“Eeiitt ada 2 nona manis tertawa senang, bolehkah aku bergabung?” Kata jhon yang mendekat dan berjalan dengan sok cook learah 2 gadis yang sedang melihat kearahnya


Nabila yang melihat jhon mendekat ia segera bangun dari tempat tidur, lalu menunduk hormat pada dokter tampan itu.,,


“Selamat sore dokter jhon..” kata nabila menundukan sedikit kepalanya


“Selamat sore juga nona manis” ia tersenyum menggoda kearah nabila, nabila hanya membalas senyuman itu singakat


“Sekarang coba jelaskan padaku apa keluhanmu.” kata jhon pada michell


“Tadi saat aku mencoba mengingat sesuatu aku melihat samar-samar bayangan di pikiranku tiba-tiba kepalaku bersenyut hebat dok” kata michella menjelaskan keadaannya


Jhon yang mendengar itu sedikit terkejut lalu ia mencari informasi penyebab michella yang berusaha menginggat masa lalunya


“Pasti ada orang yang mencoba untuk mengingatkan masa lalu nona michella” batin jhonn lalu ia mencoba bertanya pada michella


“Hhmmm ada orang yang memcoba menghasutmu nona” tanya jhon. Michella yang tidak ingin membut keributan di mension itupun berbohong pada jhon


“Ti..tidak ada, hanya saja tadi saat terbengong sendiri aku tiba-tiba melihat bayangan samar-samar tapi aku tidak tahu apa itu” kata michella menggelengkan kepalanya cepat


“Lebih baik nona perbanyak istirahat,,jangan terlalu banyak berpikir, nanti Daniel akan menjelaskan semua padamu jika sudah waktunya..,, percayakan semua padanya nona!!” Kata jhon panjang lebar


“Hhmm baiklah dok” kata michell tersenyum dan mencoba untuk mempercayakan semua pada daniel


Setelah itu jhon memberi beberapa obat dan juga antibiotik untuk meredakan rasa sakit dikepala michella. Jhon sudah melakukan tugasnya sekarang ia memutuskan untuk langsung pulang ke apartemenya


Sebelum jhon pergi jhon melihat kearah nabila dan bertanya “apa kau tadi yang menelponku” tanya jhon


“Iya tuan” kata nabila menganggut


“Baiklah tolong jaga nona michella untuk sementara jangan biarkan dia dekat dengan orang lain selain dirimu dan tuan muda!!” Jelas jhon pada nabila


“Baik tuan”


“Ya sudah aku pulang dulu, dan nona jaga dirimu jangan lupa istirahat dan minum ibat!” Kata jhon lalu pergi


“Nona michella, saya pamit dulu masih ada banyak pekerjaan dibawah nona,, lagian anda juga harus istirahat” kata nabila


“Hhmm nabila, jangan pangil aku nona!! Cukup michella saja!” Kata michella cemberut


Nabila merasa walaupun michella sudah kehilangan ingatannya tapi sifat aslinya masih tetap sama.,


“Tapi tuan muda tidak mau jika ada staff yang tidak sopan nona” katanya coba menjelaskan


“Jika hanya kau dan aku cukup panggil aku nama ok cukup panggil aku nona saat dia ada saja!!” Kata michella mengancungkan jempolnya kearah nabila


Nabila yang melihat tinggah lucu michella hanya tersenyum dan menggeleng-gelengkan kepalanya


“Baiklah.,, saya pamit dulu kalu begitu nona,, eehh maksud saya mi..cel,, hmm aku panggil chella aja dah” kata nabila dan diangguki dengan senyuman manis oleh michella


“Nati kalo butuh apa-apa cukup panggil saya dibawah..!!” Kata nabil yang membalikan badanya


Michella yang mendengar itu tersenyum dan mengancungkan jempolnya sekali lagi

__ADS_1


Lalu nabila pergi kebawah untuk mengecek bahan makanan, sedangkan michella minum obat langsung tertidur lelap saat itu juga


Kita lanjut besok lagi yaaaa ^\~^


__ADS_2