
Bismillahirohmanirohim
Roy : Oke deh berarti kita besok bisa main ke rumah lo dong.Ayuk guys kita berantakin rumahnya Arya.
Rangga : Ayuk.
Surya : 2in.
Radit : 3in.
Arya : Jangan diberantakin dong kasihan bibi gue.
Rangga :Lo tenang aja kita ga sesadis gitu kok sama bibi lo,paling yang kita berantakin kamar lo.
Surya : Benertuh kata Rangga.
Radit : Oke,berarti besok sore kita kumpul di rumahnya Arya.
Roy : Sip.
Arya : Awas ya kalau besok rumah gue jadi berantakan.
Setelah nulis pesan di grup konco kentel aku langsung tidur.
Pagi hari.
Hari ini hari minggu,kebiasaan ku dipagi hari jogging.Aku sedang menuruni tangga sambil mencari keberadaan bibi.Akhirnya aku ketemu sama bibi ternyata bibi ada di taman depan sedang menyirami tanaman.
“Bi,aku pergi taman depan perumahan dulu ya mau jogging”ucap ku.
“Iya den”ucap Bibi.
“Bibi gapapa kan aku tinggal sebentar dirumah”ucap ku.
“Gapapa den,bibi berani kok bibikan bukan anak kecil lagi tapi udah tua”ucap Bibi sambil ketawa.
“Yaudah kalau gitu bi”ucap ku.
Aku langsung kegarasi untuk mengambil motor,saat aku mau keluar pagar bibi bicara.
“Aden kok naik motor sih,tadi katanya mau jogging”ucap Bibi.
“Kan tamannya jauh bi,jadi naik motor dulu”ucap ku.
“Oh gitu “ucap Bibi.
Aku langsung pergi ketaman,sesampainya taman aku langsung jogging.Ketika aku sedang asik jogging aku ga sengaja menabrak orang.
Bbrrruuukkk.Aku menabra seorang cewek dia terjatuh dan membelakangiku.Saat aku lihat dia dari belakang seperti aku mengenal cewek itu dia seperti tidak asing bagi ku.Bentuk tubuhnya seperti niken dan benar aja tebakan ku saat aku mengulurkan tangan aku melihat wajah niken.
“Sini gue bantu”ucap ku sambil mengulurkan tangan.
“Ga usah gue bisa sendiri”ucap Niken.
“Sorry gue ga sengaja,lo gapapakan?”ucapku.
“Ga papa gimana lo bisa lihatkan gara gara lo nabrak gue jilbab gue basah karena ketumpahan minuman gue sendiri”ucap Niken.
“hahaha.....”ucapku.
“Itu salah lo juga,ngapain lo berdiri disini ini kan area buat lari bukan buat berhenti”ucap ku.
“Aap par nirbhar karata hai(terserah lo)”ucap Niken dalam bahasa hindi dengan ketus.
“Lo tuh suka banget ya ngomong hai? Bukannya minta maaf malah ngomong hai,dasar aneh”ucapku.
“Siapa juga yang ngomong hai?lo tuh yang aneh orang lo yang salah ngapain gue yang minta maaf?”ucap Niken.
“Lo kan yang berhenti disini”ucapku.
“Lo ngapain sih disini?”ucap ku lagi.
“Gue disini lagi mulung”ucap Niken.
“Kenapa dia jadi pemulung,apa dia kekurangan uang?apa ini masalah yang sedang dia alami sehingga membuat dia aneh kemarin,tapi kenapa dia pakai terening dan sepatu ket ya?”ucapku dalam hati.
“Apa??lo mulung?lo lagi butuh uang ?kalau lagi butuh uang gue bisa minjemin lo,lo butuh uang berapa?biar gue bantu”.ucapku.
“Siapa sih yang butuh uang lo,gue masih sanggup buat kerja,gue ga sudi jadi pengemis yang minta minta”ucap Niken.
“Jadi kerjaan lo pemulung?”ucap ku.
“Siapa sih yang jadi pemulung,gue disini lagi jogging lagian kalau semisal pekerjaaan gue pemulung napa? Masalah buat lo”ucap Niken.
“Pahale se hee,main ghar jaana chaahata hoon(dah ah gue mau pulang)”ucap Niken lalu pergi meninggalkan ku.
“Tuh kan aneh lagi”ucapku.
“Mending gue pulang aja deh,kasian bibi sendirian dirumah”ucapku .
Lalu aku kembali kerumah,sesampainya rumah aku langsung menuju dapur untuk mengambil air minum.Didapur aku melihat bibi sedang mencari sesuatu.
“Bibi nyari apa?”ucap ku.
“Eh aden ngagetin aja,kapan masuk rumahnya den?”ucap Bibi.
“Barusan aku masuk rumah langsung kedapur untuk mengambil air munum,bibi cari apa dari tadi arya lihatin kayak orang kebingungan”ucapku.
__ADS_1
“Ini den,bibi sedang nyari kaca mata bibi,bibi lupa naruh nya dimana?perasaan bibi ,bibi taruhnya didekat sayuran tapi waktu bibi cari ga ada kaca matanya padahal kan kalau tanpa kacamata itu bibi ga bisa lihat tulisan den”ucap Bibi.
“Kaca mata bibi warna hitam?”ucapku.
“Iya den,aden ngelihat kaca mata bibi?”ucap Bibi.
“Hm.... sebentar bi”ucap ku lalau mengeluarkan ponsel dan memencet aplikasi kamera lalu menunjukan kamera depan kepada wajah bibi.
“Ponselnya buat apa den?”ucap Bibi.
“Buat mencari kaca mata bibi yang hilang?”ucap ku.
“Emang bisa den?”ucap Bibi.
“Bisa dong bi,coba sekarang bibi begini”ucapku sambil menunjukan kamera depan kewajah bibi.
“Bibi lihatkan dilayar ponsel arya ada wajah bibi”ucap ku.
“Iya den bibi lihat”ucap Bibi.
“Selain bibi melihat wajah bibi sendiri,bibi melihat apa lagi?”ucap ku.
“Bibi melihat kepala bibi dan diatas kepala bibi seperti ada kaca mata bibi”ucap Bibi.
“Berarti kaca mata bibi ada dimana?”ucap ku pura pura tidak tau,padahal aku dari tadi udah melihat kaca mata bibi yang berada diatas kepalanya.
“Diatas kepala bibi,eh tadi apa DIATAS KEPALA???”ucap Bibi lalu meraba atas kepalanya dan ternyata benar aja kaca matanya ada disitu.
“Ya allah den,bibi lupa maklum faktor usia den, makasih ya den udah nemuin kaca mata bibi”ucap Bibi.
“Iya bi sama sama,yaudah arya kekamar dulu ya bi mau mandi”ucapku.
“Iya den”ucap Bibi.
Lalu aku pergi kekamar.
“Kayaknya aku harus kasih tau mama dan papa deh tentang bibi,aku takut terjadi apa apa sama bibi”ucapku dalam hati sambil jalan menuju kamar.
Sesampainya kamar aku menuju kekamar mandi.Setelah mandi aku pingin mengabari papa dan mama tapi tidak jadi karena perutku udah berbunyi meminta diisi makanan.Aku langsung menuju meja makan,sesampainya meja makan ternyata udah ada makanan yang disiapain bibi aku langsung memakan makanan yang disiapain bibi.Setelah makan aku mengabari papa dan mama dengan mengechet mereka karena kalau telpon bayarnya mahal,sambil menunggu papa dan mama membalas chet dari ku,aku tiduran dikasur rasanya aku ngantuk mungki faktor sehabis makan kenyang dan tanpa nunggu lama aku ketiduran dikasur.
Niken prov
Hari ini hari minggu,tadi malam aku diajak sama Raka buat nemenin dia jogging di taman dekat perumahan,awalnya aku nolak tapi Raka tetap maksa akhirnya aku iyain.Aku udah bangun sejak jam lima subuh lalu melanjutkan dengan membaca alquran sampai jam enam.Selesai membaca aku langsung siap siap untuk jogging dan menunggu Raka diruang makan.Diruang makan sudah ada bunda dan ayah.
“Pagi bunda,ayah”ucapku.
“Pagi kakak”ucap Bunda dan Ayah.
“Kakak mau kemana kok pakai terening?”ucap Ayah.
“Niken mau nemenin raka joging yah”ucap ku.
“Belum,mungkin sebentar lagi sekarang kamu minum susu dulu dan makan roti,nanti selesai jogging baru makan nasi”ucap Bunda.
“Oke bun”ucapku.
Tak lama kemudian raka keluar dari kamarnya.
“Woi ka,lo yang ngajak jogging pagi hari tapi kok lo yang malah kesiangan sih?”ucapku.
“Maaf dong kak,tadi habis sholat subuh Raka tidur lagi”ucapnya sambil nyengir kuda.
“Yadah yuk kita berangkat nanti rame tempatnya”ucapku.
“Ya dah yuk,Ayah Bunda kita pergi dulu ya”ucap Raka sambil menyalimi ayah dan bunda akupun mengikutinya.
Ditaman
Sesampainya taman aku langsung joging bersama raka.Biasanya aku dan Raka mengelilingi taman sebanyak lima kali tapi baru tiga kali putaran Raka meminta untuk berhenti sebentar.
“Napa sih rak?”ucapku.
“Kak aku baru inget nanti jam setengah delapan aku ada tugas kelompok,kayaknya aku harus pulang sekarang deh kak”ucap Raka.
“Berati kakak sendirian dong?”ucapku.
“Ya gimana lagi sekarang udah jam 06.50,atau kakak ikut pulang aja?”ucap Raka.
“Nanggung nih tinggal dua putaran lagi udah selesai”ucapku.
“Jadi gimana kakak mau ikut apa aku tinggal”ucap Raka.
“Tinggal aja,nanti kakak pulang sendiri”ucap ku.
“Oke,kalau begitu raka duluan ya”ucap raka lalu meninggalkan ku.
Aku kembali berlari mengelilingi taman sebanyak dua kali,selesai mengelilingi taman aku berhenti sebentar untuk meminum air yang aku beli tadi,setelah aku membuka tutup botolnya dan mau meminumnya tiba tiba ada yang menabrakku dan membuat ku jatuh membelakangin yang menabraku tadi,apesnya lagi minuman yang mau aku minum menjadi tumpah di jilbabku.Saat aku mau berdiri tiba tiba ada tangan,setelah aku melihat dengan jelas itu tangan milik siapa aku kaget banget,ternyata yang menabrakku tadi cowok resek yaitu arya.Entah kenapa dia selalu ada dimanapun aku berada.
“Sini gue bantu”ucap Arya sambil mengulurkan tangannya.
“Ga usah gue bisa sendiri”ucap ku.
“Sorry gue ga sengaja,lo gapapakan?”ucap Arya.
“Ga papa gimana lo bisa lihatkan gara gara lo nabrak gue jilbab gue basah karena ketumpahan minuman gue sendiri”ucap ku.
“hahaha.....”ucap Arya.
__ADS_1
“Itu salah lo juga,ngapain lo berdiri disini ini kan area buat lari bukan buat berhenti”ucap Arya.
“Aap par nirbhar karata hai(terserah lo)”ucap ku dalam bahasa hindi dengan ketus.
“Lo tuh suka banget ya ngomong hai? Bukannya minta maaf malah ngomong hai,dasar aneh”ucap Arya.
“Siapa juga yang ngomong hai?lo tuh yang aneh orang lo yang salah ngapain gue yang minta maaf?”ucap ku.
“Lo kan emang salah,berhenti bukan pada tempatnya”ucap Arya.
“Lo ngapain sih disini?”ucap arya lagi.
“ini anak buta atau apa sih?jelas jelas gue pakai terening dan sepatu ket mesti habis joging lah”ucapku dalam hati.
“Gue disini lagi mulung”ucap ku.
“Apa??lo mulung?lo lagi butuh uang ?kalau lagi butuh uang gue bisa minjemin lo,lo butuh uang berapa?biar gue bantu”ucap Arya.
“Dikira orang tua gue ga sanggup membiayai kehidupan gue apa?”ucap ku dalam hati.
“Siapa sih yang butuh uang lo,gue masih sanggup buat kerja,gue ga sudi jadi pengemis yang minta minta”ucap ku.
“kerjaan lo jadi pemulung?”ucap Arya.
“ini anak ga peka banget sih”ucap ku dalam hati.
“Siapa sih yang jadi pemulung,gue disini lagi joging lagian kalau semisal pekerjaaan gue pemulung napa? Masalah buat lo”ucap ku.
“Pahale se hee,main ghar jaana chaahata hoon(dah ah gue mau pulang)”ucap ku lalu pergi meninggalkan ku.
Sesampainya dirumah aku melihat Raka udah di depan pintu mau berangkat kerjakelompok.Saat aku berdiri didepannya tiba tiba di tertawa.
“hahahaha....... kakak habis kehujanan dimana?perasaan ini ka cuacanya panas tuh matahari masih muncul”ucap Raka melihat jilbabku yang basah.
“Bukan kehujanan tapi kenak air turjun dadakan”ucapku.
“Air terjun dadakan? Dimana kak?”ucap Raka
.
“Ditaman tadi”ucapku.
“Masa ditaman ada air terjun sih kak?"ucap Raka.
“Iya ada air terjun dari botol minum”ucapku.
“Maksud kakak apa”ucap Raka.
“Tadi waktu kamu pergi kakak beli minuman botol terus kakak lanjutin jogging,setelah jogging kakak haus banget karena ga kuat lagi kakak minum di area joging dan tiba tiba ada orang yang nabrak kakak terus air minumnya tumpah di jilbab kakak”ucapku panjang lebar.
“hahahaha.......lagian itu juga salah kakak sih,yaudah Raka pergi dulu ya nanti takut telat”ucap Raka lalu pergi.
Setelah Raka pergi aku masuk kerumah dan langsung menuju kamar untuk membersihkan diri.setelah membersihkan diri aku menuju meja makan,disana sudah ada makanan yang tertutup kudung saji,tanpa pikir lagi aku langsung memakan makan yang ada dikudung saji.saat aku makan tiba tiba ada yang mengagetkan ku.
“Astagfirullahallazim kakak”ucap Bunda.
“Eh,ada bunda dan ayah?kenapa ngagetin niken sih?”ucapku.
“Lagian kakak berisik di meja makan, kan dikira bunda tadi tikus”ucap Bunda.
“Bunda jahat banget sih,masa anak sendiri disama samain sama tikus”ucap ku.
“Lagian kakak kapan masuk rumahnya kok ayah sama bunda ga tau kakak udah ada dirumah padahal dari tadi ayah sama bunda ada diruang keluarga”ucap Ayah.
“Maaf yah,bun tadi kakak masuk rumah langsung kekamar soalnya baju dan jilbab kakak basah jadi kakak langsung mandi selesai mandi kakak niatnya mau nyari ayah dan bunda tapi karena laper kakak langsung kemeja makan dan ternyata dimeja makan udah ada makanan jadi kakak langsung makan aja”ucapku panjang lebar.
“Yaudah kamu lanjutin makannya ayah sama bunda mau ke ruang keluarga lagi”ucap Ayah.
“Untung ayah sama bunda ga curiga kenapa jilbab gue bisa basah juga”ucapku dalam hati.
Aku lanjutkan makanku tadi dan setelah itu ke ruang keluarga.
Diruang keluarga ayah sama bunda sedang menonton tv,lalu aku menghampiri mereka.
“Kakak,mumpung kita kumpul disini ayah mau bicara sama kakak”ucap Ayah.
“Bicara apa yah?”ucapku.
“Ayah mau tanya kamu betah ga disekolah barumu”ucap Ayah.
“Alhamdulilah yah,kakak betah di sekolah yang sekarang”ucap ku.
“Beneran kakak betah,kakak ga ada masalah kan disekolah yang xekarang?”ucap Ayah.
“Beneran yah kakak betah”ucap ku meyakin Ayah.
“Alhamdulilah,kalau kakak benar benar betah disana,ayah sama bunda ikut senang dengarnya,iya kan bun?”ucap Ayah.
“Iya yah”ucap Bunda.
“Kakak terima kan tawaran dari guru kakak kemarin?”ucap Bunda.
“Kakak belum tau bun,kakak masih mikir mikir”ucapku.
“Yaudah terserah kakak aja,kakak ngelakuin apa yang membuat kakak senang,kalau ga senang mending ga usah dilakuin”ucap Bunda.
"Iya bun”ucap ku.
__ADS_1
" Mending gue terima deh tawaran pak agus kemarin jadi ada waktu buat tidak ketemu dengan cowok nyebelin itu”ucapku dalam hati sambil senyum senyum.