
Kia sedang di kelas nya belajar dengan fokus. Kia sangat pintar sehingga dia sangat cepat menyimak apaa yang di jelaskan guru.
Tisha dan Tiara juga satu kelas dengan Kia. Mereka terkenal di sekolah itu, selain cantik mereka juga pintar.
Berbagai Olimpiade berhasil mereka menangkan dan memberikan medali dan Piala untuk sekolah tempat mereka menimba ilmu.
Miko Henderson, lelaki tampan yang tergila-gila kepada Kia.
Namun Kia hanya menganggap nya teman biasa.
Kia hanya mencintai Danil, hanya Danil.
Bahkan sekarang hubungan nya dan danil semakin renggang, karena danil menjauh dari Kia.
Entah apa yang danil inginkan melakukan semua itu, menjauh bukan berarti meluapkan, itulah yang sekarang di jalani Kia dan danil.
" Kia, nanti malam jalan yuk, kan malam minggu ucap miko yang tiba-tiba duduk di samping Kia.
Kia melihat dan menggeleng, maaf mik, aku tidak bisa nanti malam aku akan menghadiri acara pertunangan Anak teman papa ku, jadi maaf ya mik, lain kali aja ya, pinta Kia.
" Hmm, baiklah Kia ku sayang. Aku akan terus menunggu mu, suatu saat nanti aku yakin, kamu akan membuka hati mu untuk ku.
Aku akan terus mencintai mu, kata Miko membuat Kia dan kedua teman nya menatap miko menggeleng.
Kia pulang sekolah, mobil jemputan nya pun telah sampai.
__ADS_1
Bye girl, sampai jumpa senin nanti, kata Kia memeluk kedua sahabat nya.
Di mobil Kia banyak diam dan merenung.
Bang danil, Kia kangen abang. kenapa abang hindari Kia terus, apa Kia segitu tidak berharga nya bagi abang.
Air mata Kia jatuh lalu Kia mengelap nya agar supir tidak tau nona nya menangis.
Jika abang bahagia dengan orang lain, Kia akan melupakan abang, tapi tetap lah jadi abang Kia, abang yang sangat menyayangi Kia, bukan begini bang, abang menghindari Kia, sudah hampir dua bulan, isak Kia tak bisa di tahan.
supir yang mendengar pun diam, tidak berani bertanya kepada majikan nya.
Mobil tiba di rumah keluarga Ansara.
Di sana terdapat sebuah mobil yang tidak di kenali Kia.
Tamu mereka adalah, Papa Herlan, mama Tika dan Wanda.
" Begini tuan Yogi, tuan danil, kami datang karena keinginan anak kami satu-satunya, dia sudah mengenal danil dari masa mereka di panti asuhan, dan Wanda ingin kami meminta kepada Tuan Yogi, untuk mau kiranya menjodohkan Danil dan Wanda, ucap papa Herlan.
Papa Yogi, Mama Lisna dan Danil terdiam, mereka bingung. Kalau danil diam karena memang dia tidak mencintai Wanda, dia hanya menganggap teman saja.
" Niel, aku mohon Nil, kau mau menikah dengan ku. Aku sungguh mencintai mu Nil, kau tau itu dari lama.
Danil hanya diam, memikirkan apa jawaban untuk semua ini.
__ADS_1
Danil melihat ke pintu dan ada Kia di sana, mata mereka bertemu dan Kia menahan air mata nya yang akan keluar lagi, padahal dia habis menangis dan mata nya sudah bengkak sekarang.
Danil diam, dia tau dia akan menyakiti Kia namun semua ini terbaik.
Dia ingin membalas budi keluarga ini, Papa Yogi juga dulu pernah membahas Wanda pada nya, bagi papa Yogi Wanda gadis baik, memang baik Wanda ini, cuma cara nya meminta danil yang salah.
" Aku mau! ucap danil membuat semua memandang nya.
Wanda sudah menitikkan air mata nya, dia bahagia sekarang.
Aku mau menikah dengan mu wan, tapi dengan syarat setelah menikah kita tinggal di sini dulu, sebelum kamu melahirkan anak ku, kita akan tinggal disini, kata Danil.
" Mama Lisna dan papa Yogi melihat danil, mereka tau danil terpaksa, namun mau bagaimana lagi, semua keputusan ada pada danil.
Kia yang mendengar keputusan danil masuk tanpa mengucap salam, dan berlalu begitu saja dari hadapan semua orang dengan menghapus air mata nya.
" Kiaaaaa teriak Mama lisna berlalu mengejar anak gadis nya.
Semua bingung kenapa adik danil menangis.
" Maaf mungkin adik danil sedang ada masalah dengan teman nya sehingga menangis begitu, ucap papa.
Danil sidah hilang Mood saat melihat air mata Kia.
Akhirnya keluarga Wanda pulang setelah danil mengatakan, segera urus pernikahan mereka, dan danil tidak mau ada pertunangan apalagi lamaran, dan semua setuju langsung menikah saja.
__ADS_1
Danil berlalu menuju kamar nya di lantai atas di samping kamar Kia.