
Di negara Inggris, tepat nya di salah satu universitas terbaik di Inggris, seorang lelaki tampan yang memiliki tinggi 180cm, tengah berjalan dengan santai dan sangat cool.
Lelaki itu adalah Danil Ansara, yang baru saja tiba di negara ini untuk menuntut ilmu dan belajar.
Danil telah berjanji pada diri nya sendiri akan menyelesaikan kuliah tepat waktu dan membuat semua keluarga angkat nya bangga padanya
Apalagi danil mengingat wajah bocah menggemaskan adik kesayangan nya, yang dia tinggal demi pendidikan nya.
Danil masuk ke kelas nya, mendengarkan dosen menjelaskan.
Danil memiliki sahabat di sana bernama" Jonas Alexander dan Bens Andrean" Dua lelaki yang selama hampir empat bulan ini menemani nya di masa kuliah ini.
Danil sering belajar dengan kedua temannya, yang memang terkenal pintar.
Bens berasal dari Amerika dan Jonas dari Inggris.
__ADS_1
Walau pun mereka berbeda warga negara namun mereka sangat akrab baik di kampus atau pun di luar kampus.
" Nil, kau lihat gadis itu, dari tadi melihat mu tanpa kedip" ucap Bens memberitahu Danil yang dari tadi hanya fokus dengan buku dan laptop nya.
" Danil mengangkat kepala nya dan melihat gadis yang di maksud teman nya, namun dia tak bereaksi apapun.
Biarkan saja, aku sudah memiliki wanita ku di Indonesia, dan aku disini untuk kuliah dan pulang dengan hasil yang sempurna dan bisa membanggakan nya dan keluarga ku, ucap Danil.
Bens dan Jonas paham dan kembali fokus dengan laptop mereka karena sedang mengerjakan laporan untuk di serahkan kepada dosen.
Arianna, Silvia dan jessy, mereka adalah gadis cantik yang banyak di minati di kampus ini, namun mereka hanya mengabaikan para lelaki yang memuji mereka selama ini.
Namun saat melihat Danil dan kedua teman nya, membuat ketiga sahabat itu ingin menggoda mereka, namun mereka yakin akan susah sekali tergoda apalagi danil, yang dari tadi hanya fokus dengan laptop nya berbeda dengan Bens dan Jonas yang mencuri pandang kepada dua teman Ariana..
Sementara di Indonesia, Kia tengah di sekolah nya. Ya kia sekarang sekolah di taman kanak-kanak, dan itu bisa menghibur nya dari kerinduan kepada abang nya.
__ADS_1
Mama Lisna sangat senang akhirnya Kia mau berbaur dengan lingkungan nya tidak seperti dulu, yang dia tau hanya Danil dan danil, tidak mau dengan orang lain selain danil dan keluarga nya.
Kia, mama pulang dulu ya nak. Mama nanti jemput kia lagi pas kia pulang sekolah, kata mama Lisna.
Kia memeluk dan mengangguk, lalu kembali masuk ke kelas dan belajar dengan teman seusia nya.
Kian hari kia tumbuh menjadi gadis yang sangat cantik dan menarik.
Kini usia kia lima belas tahun, abang danil pun telah lulus kuliah sejak beberapa tahun lalu, dan memutuskan untuk menetap di Inggris untuk belajar ilmu bisnis dari perusahaan tempat nya kini bekerja.
Papa Yogi telah meminta danil pulang namun danil masih belum kau, dan meminta papahnya memberinya waktu sedikit lagi untuk pulang, dan papa Yogi memberikan nya.
Lelaki berusia Dua puluh sembilan tahun itu dan 11 tahun di negara orang membuat Danil paham dan sangat bisa berbaur dengan lingkungan dan pergaulan di negara itu.
Tanpa sepengetahuan kedua orang tua dan keluarga nya bahkan Kia pun tidak tau, Danil telah di bandara internasional Soekarno-Hatta, dan akan pulang menuju kediaman nya untuk membuat kejutan.
__ADS_1