Cinta Abang Angkat

Cinta Abang Angkat
cincin pernikahan


__ADS_3

Setelah dari menyelesaikan hubungan yang belum pernah terbangun dengan Wanda, kini danil tengah menuju sebuah mall di pusat kota.


Danil memasuki sebuah toko perhiasan yang sangat ramai dan mewah. Tentunya toko ini hanya bisa di masuki oleh orang-orang kaya dan memiliki uang banyak, karena di sini tidak menjual perhiasan biasa klas masyarakat biasa, disini hanya fokus menyediakan perhiasan berlian dengan kwalitas tinggi.


" Selamat siang tuan muda, ada yang bisa kami bantu? pelayanan di toko ini sangat ramah, tentunya karena yang masuk pasti akan membeli dan mereka mendapatkan bonus yang tidak sedikit.


" Hmm, tolong perlihatkan cincin pernikahan, kata danil datar. Pelayan itu sungguh terpesona dengan seorang danil, yang tampan dan sangat berkharisma.


Tolong mata mu nona, saya telah punya istri jelas danil membuat pelayan toko sangat malu.


" Maaf tuan, mari ikut saya di sebelah sana, khusus cincin pernikahan, jawab pelayan.


Danil memilih beberapa model yang danil rasa Kia akan suka.


Model ini saya mau, tolong bungkus kata danil menunjukkan cincin sepasang yang sangat indah namun itu juga sederhana.


Dan ya, tolong tulis di cincin wanita nya nama Danil Ansara dan tulis di cincin pria nya nama Kiara Ansara, ucap danil.

__ADS_1


Pelayan Itu mengangguk, itulah untung nya belanja perhiasan di toko ini, memang mahal namun kita bisa request apa yang kita inginkan dan pasti di turuti selagi mereka bisa dan masuk akal permintaan nya tentunya.


Menunggu sekitar setengah jam, akhirnya cincin pesanan danil selesai, dan danil membayar lalu pulang.


Sepanjang perjalanan danil sangat bahagia, Kia aku sungguh mencintainya, sangat cinta.


Mobil tanpa terasa telah sampai di halaman luas rumah keluarga Ansara.


Danil masuk dan duduk di ruang keluarga karena semua keluarga nya ada di sana termasuk Kia.


" Dari mana Nil? tanya Mama Lisna melihat anak laki-laki yang akan menjadi menantu nya juga.


Danil melihat Kekasih hati nya yang memerah wajah nya karena malu.


Ohh, ucap semua orang tua serentak.


Nil, papa Yogi melihat anak sulung nya dan bertanya, kapan kalian akan menikah jadinya? kami akan menyiapkan semua nya, kata Papa.

__ADS_1


Semua menunggu jawaban danil, dengan menatap danil.


" Siapkan saja semua pa, jangan terlalu ramai, Kia masih sekolah.


Aku hanya ingin menikah secepatnya dan Kia akan menjadi tanggung jawab ku sepenuhnya, kata danil menatap Kia.


" Baiklah, lusa kalian menikah. Papa akan meminta tolong teman papa yang bekerja di kantor Urusan agama, agar pernikahan kalian bisa cepat terealisasikan, kata papa.


Danil mengangguk, Oia pa mengenai lamaran keluarga Wanda, aku tadi bertemu Wanda dan telah memutuskan lamaran itu yang sempat aku terima ucap danil.


" Lalu Wanda menerima kamu putuskan lamaran nya nak? tanya Mama melihat Danil.


" Tidak tau ma, tadi dia menangis. Tapi aku tetap tidak akan menikah dengan nya, aku tidak mencintai nya aku dulu menerima itu karena ingin memusnahkan perasaan ku ke Kia, tapi aku salah, perasaan ku pada Kia teramat dalam dan kuat, jujur Danil akhirnya di depan keluarga nya.


Semua orang mengangguk paham. Tidak apa nak, semoga dia mendapatkan lelaki yang lebih baik dari kamu, dan kami minta jaga Kia kamu tau bukan Nil, kalau Kia masih remaja dan kamu harus bimbing Kia Menjadi istri yang baik setelah kalian menikah, pinta Mama Lisna.


Danil dan Kia saling pandang lalu kedua nya mengangguk.

__ADS_1


Mama, Kia akan belajar jadi istri yang baik setelah kami menikah ma, kata Kia menyakinkan kedua orang tua nya dan Kedua opa dan oma nya yang dari tadi diam menyimak saja pembicaraan keluarga nya.


__ADS_2