Cinta Abang Angkat

Cinta Abang Angkat
Kehamilan


__ADS_3

Hari berganti bulan bertukar, kabar bahagia datang juga di keluarga Yogi dan Lisna, kabar kehamilan Lisna membuat semua keluarga Ansara bahagia.


Kehamilan yang di tunggu selama hampir sepuluh tahun, kini telah termakbul kan oleh yang maha kuasa.


Mama Lisna memeluk papa Yogi, kedua nya sangat bahagia, dan mereka menganggap kehadiran danil membawa kebahagiaan dan karena doa danil juga Mama lisna hamil saat ini.


Oma Dina Dan Opa Ruben pun sangat bahagia, penerus keluarga ansara yang asli akan lahir kedunia, tentu itu menjadi kabar membahagiakan untuk keluarga ini.


Danil juga telah di beritahu, dia juga sangat bahagia.


Selamat ya mama dan papa, aku akan punya adik sebentar lagi, ucap anak laki-laki usia Sembilan tahun hampir sepuluh tahun itu tersenyum.


" Abang Danil nanti harus jaga adik ya nak, abang bisa kan? tanya Papa Yogi memeluk anak bujang nya.


" Pasti papa, Abang akan jaga adek nanti dengan penuh percaya diri, danil kecil mengatakan nya kepada kedua orang tua nya.

__ADS_1


Mama Lisna menjalani kehamilan nya dengan sangat bahagia.


Papa Yogi yang sangat over protective, dan sangat menjaga istri dan calon anak nya dengan memenuhi semua keinginan istri nya.


Sembilan bulan telah berlalu, Kini pasangan yang tak lagi muda itu tengah menanti kehadiran anak yang akan lahir sebentar lagi.


Pintu ruangan operasi telah di buka, dan Mama Lisna telah di dorong masuk ke ruangan dingin mengerikan itu seorang diri untuk menjalani operasi Sesar.


Papa Yogi, Danil, Oma Dina dan Opa Ruben duduk di luar ruangan operasi menunggu proses persalinan Istri dan Menantu keluarga Ansara.


" Oma, Apa mama ku akan baik-baik saja? tanya Danil yang sangat takut Mama nya kenapa-kenapa.


Sejam lebih operasi berlangsung, akhirnya dokter keluar ruangan. Dokter datang dan tersenyum.


" Bagaimana keadaan istri saya dokter? tanya Papa Yogi melihat dokter yang tersenyum.

__ADS_1


" Selamat tuan dan alhamdulillah, istri dan anak anda selamat.


Anak anda Perempuan, cantik dan sempurna dan istri anda lagi di bersihkan nanti akan di pindahkan di ruang rawat, kata dokter.


Alhamdulillah ucap semua orang. Oma dan Opa sangat bahagia, di usia nya yang menua akhirnya bisa melihat wajah asli keturunan Ansara, anak tunggal putra mereka, walaupun ada danil namun kehadiran bayi itu sungguh sangat di nanti kan dari lama oleh keluarga ini.


Kehadiran bayi itu tidak akan menjadikan perubahan sikap mereka kepada Danil, karena mereka semua sangat menyayangi danil, sangat bagaikan anak kandung dan cucu kandung keluarga itu sendiri.


Alhamdulillah Mama kamu sudah melahirkan Nil, papa sangat senang. akhirnya kamu punya adik nak, ucap papa Yogi memeluk danil.


Danil tersenyum, Aku tidak sabar untuk melihat adik ku pa. Apakah dia mirip Papa atau mama, kata danil.


Papa Yogi tertawa, Kamu ini bisa saja nak.


Nil, papa Yogi melihat anaknya dan mengusap kepala Yogi, Kamu anak papa dan mama, walaupun sekarang papa dan mama ada adik mu, tapi kamu adalah anak kami, putra sulung kami nak, jangan berkecil hati dan memiliki pikiran kami tidak akan menyayangi mu lagi, jauhkan pikiran itu dan mari bantu papa dan mama jaga adik mu dan merawat nya, kamu setuju? tanya Papa.

__ADS_1


" Danil mengangguk dan Memeluk sang papa erat.


Air mata nya jatuh namun dia hapus dengan cepat takut papa nya melihat, sumpah Demi apapun danil sangat bahagia sekarang.


__ADS_2