Cinta Abang Angkat

Cinta Abang Angkat
Kau istri ku


__ADS_3

Acara pernikahan pun telah selesai di laksanakan.


Kini semua orang telah kembali ke kamar masing-masing, begitu juga sepasang pengantin baru yang kini ada di kamar Danil.


Danil memeluk Kia dari belakang, dan Kia hanya mengelus tangan suami nya.


Hay istri ku, ucap danil membuat Kia menjadi malu.


" Abang jangan menggoda ku, aku malu! ucap Kia membuat Danil tertawa dan semakin memeluk Kia dan menaruh dagunya di bahu Kia


Bang maaf, Kia belum bisa menunaikan ibadah kita ke tahap lanjut, karena Kia masih sekolah bang, Kia takut Hamil, kata Kia.


Mendengar omongan istri nya, Danil membalikkan tubuh istri nya, " Tidak apa sayang, yang jelas sekarang hubungan kita sudah sah, kalau icip dikit bisa lah kan? goda danil dan Kia semakin merona karena malu di goda suami nya sendiri.


Danil sangat semangat menggoda istri nya. Sayang, walaupun kita akan melakukan hubungan itu nanti setelah kamu siap, aku juga memutuskan untuk tidak akan menyentuh mu sampai kamu siap sayang, kata danil menatap Kia mesra.


Kia menatap danil, mencari kebenaran dalam ucapan nya, dan Kia menemukan kebenarannya di mata danil.

__ADS_1


" Maaf bang, aku akan datang ke abang jika aku siap. Terlebih aku akan melakukan itu nanti lulus sekolah mungkin, jawab Kia, memang egois namun mau bagaimana lagi, usia Kia pun terlalu muda untuk menunaikan tugas nya sebagai istri melayani suami nya di ranjang.


Sekarang mandi dan istirahat lah sayang.


Kia mengangguk dan memeluk danil.


Danil memeluk Kia, lalu menarik dagu Kia dan mendekati bibir istrinya, dan mengesapnya dan ******* semakin dalam.


Sekarang dia bebas mencium bibir Kia karena kini Kia istri nya, wanita yang halal untuk dia sentuh, dan dia cintai.


Sementara danil, kini duduk di ranjang nya sambil bersandar di kepala ranjang. Jika saja Kia sekarang sudah lulus SMA, mungkin Danil akan langsung memakan nya, membuat danil junior atau Kia junior dengan istri yang amat sangat dia cintai.


Namun mau bagaimana lagi, Kia masih muda dan masih sekolah SMA, kelas dua, sehingga mau tidak mau danil pun menahan dirinya.


Berduaan dengan Kia kadang membuat Danil dan jiwa laki-laki nya muncul, namun mau bagaimana lagi dia sebisa mungkin menahan nya.


Kia muncul dari kamar mandi dengan gaun tidur dengan tanpa lengan.

__ADS_1


Danil melihat gaun yang di kenakan istri nya, Sayang" kamu mau memancing ku? kenapa menggunakan pakaian begini? tanya Danil melihat Kia.


Namun Kia hanya tersenyum, Abang mandi dulu sana, ini sudah malam. Danil bangkit dan langsung mandi. Lima belas menit kemudian danil keluar dan menuju tempat tidur di mana di sana ada istri nya berbaring menatap nya.


" Danil duduk di samping istrinya, kenapa sayang? tanya Danil dan tanpa aba-aba, Kia menyambar bibir danil dan mengulum nya membuat Danil terperangah dengan sikap Kia, tapi dia menikmati nya dan membalas nya juga.


" Ayo tidur sayang, besok kamu sekolah.


Kia tidur dalam pelukan suami nya yang sangat dia cintai.


Bang, besok kan aku sekolah, apa boleh cincin kawin kita, Kia pasang jadi mainan kalung? kan tidak mungkin Kia pakai bang, nanti menimbulkan curiga orang-orang bang, karena cincin itu bukan bentuk cincin perhiasan biasa, cincin ini semua juga akan menebak sebuah cincin pertunangan atau pernikahan, aku tidak ingin menimbulkan masalah nanti nya bang, ucap Kia takut Danil marah.


" Danil mengambil tangan Kia dan melepaskan cincinnya.


Lalu danil membuka kalung Kia, dan memasangkan cincin itu di sana sebagai liontin kalung Kia, selesai, kata Danil memeluk Kia.


Aku paham sayang, ayo tidur nyonya Ansara, ucap danil membuat Kia tersenyum masuk ke pelukan suami nya.

__ADS_1


__ADS_2