Cinta Akibat Perjodohan

Cinta Akibat Perjodohan
Eps.5


__ADS_3

"Untuk sesuatu yang dapat membuatmu bahagia, kau harus merelakannya karena Cinta tak harus bersama. Rasa Cinta juga akan tumbuh dengan sendirinya jika sudah benar berada pada tempatnya."


_ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _


Di Butik Delinda....


Ulfa sudah sampai dan langsung masuk ke dalam butik mamanya. Ulfa terkejut melihat kondisi di dalam butik mamanya. Butik yang sekarang jauh lebih besar dan banyak sekali furniture yang telah dirubah. Sekarang tugas Ulfa adalah mencari manajer butik ini. Ulfa menghampiri seorang wanita yang sedang melayani pembeli. Kelihatannya pembeli itu sedikit tidak puas dengan baju hasil rancangan Mama Ulfa.


Ulfa bertanya "Maaf mbak ini ada apa?"


"Ini mbak saya sudah mesan rancangan baju sama Bu Delinda tetapi hasilnya gak sesuai dengan yang saya harapkan. Saya ingin di bagian pinggang nya di beri sebuah hiasan agar nampak mewah mbak. Tetapi kata Mbak ini, baju ini di desain sudah sesuai pesanan. Padahal saya ingin memakai baju ini nanti malam." Ucap Mbak yang membeli baju itu dengan meluapkan kekesalannya karena baju yang dipesan tidak sesuai.


"Aduhh mbak ini di catatan yang mbak minta kemarin gak ada tentang penambahan manik-manik atau mutiara di bagian pinggang nya, jadi kami hanya membuat sesuai dengan yang mbak sudah pesan," ucap Mbak Ratih berbicara.


"Begini saja mbak, mbak sangat cantik dan anggun kok memakai baju ini walaupun tanpa sebuah aksen di bagian pinggang. Menurut saya baju ini sudah terlalu banyak aksennya jadi jika ditambah lagi mutiara ataupun manik-manik pada bagian pinggang membuat baju ini terkesan glamor. Itu sangat tidak cocok untuk di pakai buat mbak yang anggun ini," ucap Ulfa mencoba menjelaskan agar mbak yang membeli baju itu tidak terus meminta tanggung jawab padahal di dalam pesanan tidak seperti itu.


"Benarkah yang mbak ucapkan?" tanya mbak yang kini masih memegang baju itu.


"Benar mbak saya serius," ucap Ulfa tersenyum.


"Baiklah mbak Ratih saya ambil yang ini," ucapnya kepada mbak Ratih yang sudah terlihat sangat kesal itu.


Mbak Ratih hanya mengangguk, terlihat sekali dari raut wajahnya bahwa dia saat ini sedang kesal namun berusaha untuk menyembunyikan kekesalannya itu lewat sebuah senyuman.


"Mbak apa mbak yang bernama Ratih?" tanya Ulfa kepada orang yang ada di depannya.


"Iya mbak saya Ratih, ada apa mbak mencari saya?" kali ini berbalik Mbak Ratih yang bertanya.


"Mama menyuruh ku untuk menemui mbak, karena aku ingin mencari baju yang akan ku pakai nanti malam," ucap Ulfa mengutarakan maksud nya mencari Mbak Ratih.


"Oh mbak ini putri dari Bu Linda ya, maaf mbak saya tidak tahu mari ikuti saya, saya akan menemani mbak." Ucap mbak Ratih tersenyum ramah.


Ulfa hanya mengangguk dan mengikuti mbak Ratih. Ulfa berkeliling butik bersama mbak Ratih. Dia bingung ingin memakai baju seperti apa karena semua baju yang ada di butik mamanya ini sangat bagus desainnya. Ulfa terus melihat-lihat berbagai koleksi dress di butik mamanya hingga dia melihat satu dres warna merah yang menurutnya sangat cocok untuk di pakainya.



Ulfa pun mengambil luxury dress tersebut. Setelah selesai Ulfa langsung pamit pulang kepada mbak Ratih. "Aku pulang dulu ya mbak terima kasih sudah menemani aku mencari baju," Ucap Ulfa kepada mbak Ratih.


*****


Malam harii...


Ulfa kini telah cantik dengan memakai dress yang dipilih tadi. Rambutnya dibiarkan saja tergerai. Ulfa hanya memakai make up yang natural tetapi terkesan cantik. Ulfa turun dan segera bergabung dengan Mama dan Papanya yang kini sedang duduk di ruang tamu menunggu kedatangan keluarga Reno.

__ADS_1


"Wahh anak Papa cantik banget," ucap Rivaldo memuji putrinya.


"Iya Papa benar, kamu cantik banget sayang. Dengan dres itu membuat kamu tambah cantik nak," ucap Delinda yang ikut memuji Ulfa.


Ulfa tersipu malu "Hm Mama sama Papa jangan gitu dong," ucap Ulfa salah tingkah.


"Memang benar sayang pap.." Belum sempat Rivaldo melanjutkan bicaranya terdengar suara bel berbunyi.


"Ting..Tongg"


Delinda tersenyum "Itu pasti mereka pa, biar Mama yang buka pintu," ucap Delinda beranjak pergi untuk membukakan pintu.


"Aduh kok aku jadi deg-degan ya," batin Ulfa.


*****


"Cekrekk.."


Delinda membuka pintu dan ternyata benar dugaannya bahwa yang datang adalah Reno dan istrinya. "Mari masuk," ajak Delinda kepada Reno dan istrinya.


Reno dan Syena langsung masuk mengikuti Delinda. "Silahkan duduk Reno dan Syena," ucap Rivaldo menyuruh mereka duduk.


"Hm apa ini putri mu Val?" tanya Reno.


"Iya benar sekali ini putri ku namanya Ulfa, Nak ini orang tua Arka," ucap Rivaldo tersenyum.


"Wah cantik sekali putri mu Linda," kali ini Syena yang berbicara.


"Hhhh bisa saja kamu Syena, dimana putra mu?" tanya Delinda yang menanyakan keberadaan Arka.


Syena tersenyum "Oh Arka, dia lagi di jalan tadi habis meeting jadinya terlambat datang kesini Nda," jawab Syena yang mengatakan jika Arka agak terlambat.


"Ting..Tongg"


Bel berbunyi. "Itu mungkin nak Arka," kata Delinda. "Sayang tolong kamu buka pintunya ya," ucap Delinda menyuruh Ulfa membuka pintu.


"Baik ma," ucap Ulfa lalu beranjak pergi membuka pintu.


******


"Benar tidak ini rumahnya ya," ucap Arka di balik pintu rumah Ulfa.


"Cekrekk..." Suara pintu terbuka.

__ADS_1


"Apa anda Arka?" tanya Ulfa kepada Arka yang hanya kelihatan belakang tubuhnya.


Arka menoleh. "Cantik sekali wanita ini," batin Arka memuji kecantikan wanita yang ada di depannya.


"Iya aku Arka," ucap Arka menatap Ulfa.


"Oh dia yang bernama Arka, ternyata orangnya tidak yang seperti aku pikirkan. Jika dipandang tampan juga pria ini," batin Ulfa yang masing mematung menatap Arka.


"Eh iya mari masuk, Mama dan Papa kamu ada di dalam," ucap Ulfa menyuruh Arka masuk ke rumahnya.


Arka seolah tidak memperdulikan ucapan Ulfa dan langsung masuk saja ke dalam rumah Ulfa.


"Pria ini sedikit menyebalkan," Gerutu Ulfa dalam hati dan langsung menyusul Arka masuk ke dalam rumah.


****


"Ma, Pa," panggil Arka kepada Papa dan Mamanya.


"Nah ini dia jagoan kami namanya Arka, Nak kenalkan ini sahabat Papa, Reno dan istrinya ,Delinda," ucap Reno.


Arka menyalami kedua orang tua Ulfa dan berkata "Salam kenal tante,om. Arka," ucap Arka tersenyum.


"Wah benar ucapan ku kan Ren, anakmu tampan seperti dirimu," ucap Rivaldo gantian memuji Arka dan sedikit menggoda Reno.


"Ahh kamu val bisa aja." Ucap Reno.


"Hahahaha" Lalu mereka pun tertawa.


Ulfa datang dan duduk di samping mamanya. "Nah Arka ini Ulfa anak tante, yang akan dijodohkan denganmu," ucap Delinda mengenalkan Ulfa kepada Arka.


Ulfa tersenyum dan mengulurkan tangan nya kepada Arka "Ulfa," ucapnya mengenalkan diri.


Arka juga sedikit tersenyum dan menjabat tangan Ulfa "Arka," ucapnya.


"Menyebalkan sekali pria ini," batin Ulfa.


"Ulfa , wanita yang cantik tapi sayang nya aku tidak menyukai mu," ucap Arka dalam hatinya.


___________


Kira-kira Arka suka sama siapa ya???


Jika suka Like Koment vote tambahkan favorit dan rate ⭐️5 ya. Terima kasih...

__ADS_1


Salam sukses dari Author...


***•°Cinta Akibat Perjodohan°•***


__ADS_2