Cinta Akibat Perjodohan

Cinta Akibat Perjodohan
Eps.8


__ADS_3

"Aku tahu rasanya patah hati, tertusuk jutaan luka, berderai air mata walau menangis dalam hati. Namun apalah daya jika memang sudah menjadi takdir nya dirimu bukan jodohku, aku pun tak bisa memaksakan itu."


_ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _


"Ulfa," panggil pria itu dengan tatapan penuh kebingungan. Mungkin dalam hatinya bertanya-tanya ada hubungan apa dia dengan sahabatnya, Arka. Pria itu baru saja datang karena terlambat.


Ya dunia ini terkadang memang hanya selebar daun kelor. Ternyata tamu kehormatan yang akan di sambut oleh Arka adalah kekasihnya Beni. "Degg....." Degupan hati Ulfa yang kaget bahkan mematung tak bisa berbicara sepatah katapun. Dalam fikirannya apakah Beni akan meninggalkan nya. Atau justru akan menceritakan semuanya kepada Arka. Ulfa langsung melepaskan tangannya yang tadi menggandeng tangan Arka.


Arka tersenyum "Oh jadi kalian sudah saling mengenal ya, Ben kenalkan ini Ulfa, tunanganku," ucap Arka mengenalkan Ulfa sebagai tunangannya.


Bagai tertusuk ribuan duri, seketika hati Beni merasa sakit yang tak terkira. "Tttunangann.... Kalian bertunangan," ucap Beni yang kecewa terlihat dari raut wajahnya yang awalnya menatap Ulfa dengan tatapan bingung sekarang matanya sendu tak percaya jika kekasihnya sendiri akan mengkhianatinya terlebih pria yang bertunangan dengan nya adalah sahabat nya sendiri.


"Iya Ben kami bertunangan ya kan sayang," ucap Arka kepada Ulfa.


Ulfa sedari tadi diam, dia tahu apa yang saat ini dirasakan Beni. Kecewa sakit hati ya itulah pasti yang dirasakan Beni. Ulfa hanya mengangguk dan menundukkan kepalanya. Tersimpan rasa bersalah yang besar mengapa dia tidak jujur saja dari awal. "Maaf Ben, maaf," ucapnya dalam hati.


Beni berusaha untuk menahan emosi, Memang ada rasa sakit yang benar-benar sakit karena telah dikhianati oleh kekasihnya sendiri. Tetapi Arka adalah sahabatnya tidak mungkin bagi Beni untuk merusak kebahagiaan sahabatnya sendiri. Dengan berat hati dia mengucapkan "Selamat untuk kalian berdua atas pertunangan nya, semoga kalian selalu bahagia," ucapnya.


"Aku benar-benar kecewa padamu UIfa, mengapa kamu melakukan ini. Mengapa kamu tidak mau jujur kepada ku. Dan mengapa harus saat ini aku mengetahui nya. Ternyata semua cinta mu itu palsu," ucap Beni dalam hatinya yang entah bagaimana perasaan nya sekarang. Yang pasti rasa sakit hati itu sangatlah besar.


"Iya terima kasih Ben, apakah kamu menikmati acara nya?" tanya Arka yang sama sekali tidak tahu jika Ulfa dan Beni sampai malam ini pun masih menjadi sepasang kekasih.


"Aku sangat menikmatinya, aku baru saja datang Arka. Sekali lagi selamat untuk kalian berdua." Ucapnya yang menatap Ulfa dengan tatapan kecewanya.


Ulfa masih menunduk matanya berkaca-kaca. Ia tidak tahu bagaimana yang terjadi setelah ini yang pasti ia akan menjelaskan semuanya kepada Beni. Itu pun jika Beni mau mendengarkan penjelasan nya.


"Sayang, apa kamu tidak dengar apa yang dikatakan sahabat ku. Oh iya namanya Beni, pemilik perusahaan terbesar kedua setelah perusahaan Kakek ku." Ucap Arka yang menyenggol lengan Ulfa.


Ulfa pun langsung mengangkat kepalanya dan mengucapkan terima kasih kepada Beni "Ter.. terima kasih ya Ben telah datang di acara kami," ucapnya gugup tak mampu menatap wajah Beni yang sudah pasti kecewa itu.


"Baiklah hadirin yang terhormat, apakah ada yang ingin menyanyikan sebuah lagu khusus untuk Arka dan Ulfa," suara MC menyadarkan Ulfa yang masih mematung.


Beni maju ke arah MC itu dan mengatakan bahwa ia akan menyanyikan sebuah lagu untuk sahabat nya karena telah bertunangan.


"Baiklah ini ada sahabat dari Arka yaitu Beni yang akan menyanyikan sebuah lagu khusus untuk Arka dan Ulfa," kata MC itu.


Rivaldo dan Delinda yang mendengar nama Beni pun kaget. Mereka sama-sama menoleh ke arah MC dan seorang pria di sampingnya, ternyata benar bahwa itu adalah Beni kekasih Ulfa yang sangat tampil berbeda dengan biasanya.


"Saya akan menyanyikan lagu khusus untuk sahabat saya, Arka dan selamat atas pertunangan nya dengan Ulfa," ucap Beni di depan para tamu yang banyak memperhatikan nya. Iringan lagu pun mulai terdengar....


*Aku yang lemah tanpamu


Aku yang rentan karena


Cinta yang t'lah hilang darimu

__ADS_1


Yang mampu menyanjungku


Selama mata terbuka


Sampai jantung tak berdetak


Selama itu pun aku mampu untuk mengenangmu


Darimu 'ku temukan hidupku


Bagiku kaulah cinta sejati


Yeah hu- hu hu


Bila yang tertulis untuk ku


Adalah yang terbaik untukmu


Kan 'ku jadikan kau kenangan


Yang terindah dalam hidupku


Namun takkan mudah bagiku


Meninggalkan jejak hidup mu


Yang t'lah terukir abadi


Sebagai kenangan yang terindah


Ohh- ohh


Bila yang tertulis untuk ku


Adalah yang terbaik untukmu


Kan ku jadikan kau kenangan


Yang terindah dalam hidup ku


Namun takkan mudah bagi ku


Meninggalkan jejak hidup mu


Yang t'lah terukir abadi

__ADS_1


Sebagai kenangan yang terindah


➖➖➖**


"Prokk..prokk," tepukan tangan meriah semua tamu untuk Beni.


Ulfa sangat-sangat sakit melihat Beni seperti itu namun memang ini kesalahan nya yang tidak jujur kepada Beni.


"Terimakasih Kepada Beni yang telah menyanyikan sebuah lagu," ucap MC itu.


Beni tersenyum sedih, baginya ini adalah hal tersulit dalam hidup nya. Beni lalu pamit pulang kepada Arka "Arka aku pamit pulang dulu ya, terimakasih aku sangat menikmati acara ini, tetapi aku harus segera pulang karena besok aku akan pergi ke London dan akan menetap di sana. Sekali lagi selamat atas pertunangan kalian," ucap Beni kepada Arka.


"Baiklah Ben, terimakasih sudah datang dan suara mu sangat bagus tadi, nanti akan aku kirim undangan pernikahan ku, kau hati-hati lah disana," ucap Arka menepuk pundak Beni.


Beni hanya mengangguk dan menatap Ulfa sekilas lalu tersenyum getir dan meninggalkan mereka berdua.


Sedangkan Arka menyadari perubahan wajah Ulfa yang terlihat sedih. "Apa dia tidak bahagia dengan pertunangan ini, mengapa setelah bertemu Beni senyuman dari wajahnya itu menghilang," tanya Arka dalam hatinya.


"Ben maafkan aku, aku sungguh tak bermaksud untuk menyakiti hatimu, pupuslah harapan ku untuk menjelaskan semuanya jika kamu besok sudah pergi, Ben aku mencintaimu, sekali lagi maafkan aku," batin Ulfa yang masih menatap punggung Beni yang mulai menghilang keluar dari rumahnya.


Acara pertunangan Ulfa dan Arka pun telah selesai. Reno, Syena dan Arka juga sudah pulang ke rumah mereka. Ulfa yang telah berganti baju di dalam kamarnya dan langsung mengirim pesan penjelasan kepada Beni. Ulfa sangat menyesal telah membohongi dan mengkhianati kekasihnya. Ulfa menangis sejadi-jadinya meluapkan semua emosi, kekesalan dan rasa bersalah nya.


Delinda yang ingin memberikan hadiah dari Syena pun ingin mengetuk pintu kamar Ulfa tetapi dia mendengar suara Ulfa menangis "Hikss..hiks..hikss,"


Delinda tahu apa yang dirasakan putrinya saat ini. Ia urungkan niatnya untuk memberi hadiah itu dan memberikan waktu kepada Ulfa untuk menyendiri.


"Mengapa aku harus berada di posisi ini mengapa Ben, aku mencintaimu tetapi kita tak bisa bersama. Aku benci semuanya, Ben maafkan aku," rintihan hati Ulfa.


"Hiks..hiks..hiks..." Ulfa terus menangis dan sesekali melihat chat yang tidak dibaca oleh Beni.


➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖


Aduhh ini moment sad Ulfa dan Beni ya......


Haloo Readers...


Seperti biasa, jangan lupa untuk selalu memberi dukungan kepada karya ini dengan Like, Koment, Vote, Tambahkan favorit dan Rate ⭐️ 5 harus di rate yaa ..


Satu dukungan dari kalian sangat berharga bagi Author..


Komentar kritik dan saran kalian juga membuat Author semangat untuk update...


Follow juga IG Author : inggitanjani_18 nanti di follback ya.. Terima kasih😊😊❤️


Salam sukses dari Author😊❤️

__ADS_1


🍀Cinta Akibat Perjodohan🍀


__ADS_2