CINTA ANDARA

CINTA ANDARA
Aku mencintaimu Istriku


__ADS_3

Rico pun tersenyum senang setelah mendengar pengakuan Dara bahwa ternyata dia masih mencintainya itu berarti masih ada kesempatan kedua yang tak boleh dia sia siakan..


"Dara terima kasih karena kamu telah menjaga cinta kamu untukku selama ini sepeti aku mencintaimu selama ini. Mas janji Mas akan datang kembali padamu sebagai sosok Rico yang baru Rico yang jauh lebih baik lagi dan aku berharap kamu masih mau memberiku kesempatan itu."Rico pun tersenyum dan berusaha untuk tenang setelah itu Rico pun pergi meninggalkan rumah sakit dengan perasaan bahagia.


Dalam perjalanan menuju kantor Rico tak pernah berhenti tersenyum,dia bahagia melebihi apapun dan satu hal yang pasti yang membuatnya senang adalah kejujuran Dara bahwa Dara juga sangat mencintai dirinya..


"Terima kasih Dara aku janji aku akan segera menemuimu dan aku akan jujur dengan perasaan yang aku punya selama ini.."Rico pun seperti orang yang sedang kasmaran tertawa dan tersenyum sendiri.


Sementara itu Dara sempat melihat sosok Rico namun Dara berfikir bahwa itu hanya halusinasinya saja.


Sementara itu Alif pun tersenyum setelah mendengar jawaban dari Dara.


"Aku gak apa apa Ra,aku senang karena kejujuranmu adalah yang paling aku tunggu. Aku hanya berharap kamu akan selalu bahagia karena bahagiamu adalah bahagiaku."Alif pun tersenyum kemudian setelah itu Alif di panggil Suster karena ada yang perlu di bicarakan..


"Maafkan aku ya Mas telah membuatmu kecewa dan sakit hati."Dara pun tak kuasa menahan kesedihannya karena telah menyakiti hati Alif.


"Is oke kan aku udah bilang I m fine. Ya sudah aku ke sana dulu nanti kita makan siang bersama oke."Alif pun tersenyum dan kemudian pergi meninggalkan ruangan Dara.


❣️❣️❣️❣️❣️❣️❣️❣️❣️❣️❣️❣️❣️❣️❣️❣️


"Mencintaimu adalah hal yang paling aku inginkan dalam hidupku. Namun melihatmu bahagia adalah tujuan utamaku dalam mencintaimu."(Alif)


setelah Alif pergi Dara pun kembali masuk kedalam ruangannya.


"Maafkan aku Mas Alif kamu terlalu sempurna dan terlalu baik untukku namun aku tak mau memberikan harapan di luar ekspektasi yang bisa aku berikan. Suatu saat nanti aku yakin akan ada wanita yang sangat baik untuk kamu."Dara pun menarik nafas panjang dan membuangnya secara belahan.

__ADS_1


Tak ada yang tahu jika sebenarnya Dara sudah mengajukan perpindahan dinas ke Surabaya untuk menenangkan dirinya karena Surabaya merupakan tempat kelahirannya.


Satu Minggu setelah itu Dara pun pindah ke Surabaya dan menetap di sana Dara sempat menghubungi Jihan dan Ibu Ningsih untuk melepaskan kerinduan yang Dara pendam untuk Jihan.


"Sayang kamu bagaimana kabarnya,maafkan Bunda ya jika Bunda harus jauh dari kamu."ucap Dara dengan mata berkaca-kaca menatap wajah Jihan lewat sambungan video call..


Jihan pun menatap sang Bunda dan tersenyum..


"Kata Ayah Bunda sedang bekerja ya,terus Ayah juga bilang kalau Bunda akan segera kembali. Bunda harus hati hati dan Jihan akan jadi anak yang baik nurut sama Ayah."ucapan Jihan benar benar membuat Dara menitikan airmata.


Dara hanya mengangguk dan tersenyum...


"Iya Sayang Bunda pasti akan segera kembali ingat ya Jihan harus menjadi anak pinter nurut sama Ayah dan Nenek ya."Dara pun sudah tak bisa berkata kata lagi dengan tepaksa mengikuti kebohongan yang telah Rico ciptakan..


Setelah selesai melakukan panggilan telepon kini Dara pun sudah tak kuasa menahan kesedihannya lagi hatinya bagaikan dia cabik cabik terpaksa berbohong..


Setalah itu Dara pun pergi menuju bandara untuk segera melakukan penerbangan ke kota kelahirannya untuk memulai babak baru kehidupannya disana.


...----------------...


"Ikatan kita yang paling kuat kamu adalah putri kecilku sedangkan aku adalah Ibumu,walupun kita tak memiliki ikatan darah namun selamanya kamu tetaplah putriku."(Andara)


Sementara itu setelah pulang kerja Rico langsung duduk bersama sang Bunda dan Jihan di ruang keluarga Jihan bercerita dengan antusias bahwa Bundanya menghubunginya siang tadi.


"Ayah tadi Bunda telfon Jihan dan kata Bunda Jihan harus nurut sama Ayah dan Nenek. Ayah kapan Bunda pulang? Jihan merindukan Bunda."Jihan pun telihat sedikit sedih.

__ADS_1


Rico pun menatap kearah sang Bunda seorang bertanya kepada Bundanya apakah yang di katakan oleh Jihan itu benar.. Sang Bunda pun mengangguk.


"Iya nanti pasti Ayah akan jemput Bunda,Jihan sabar ya Bundanya kan masih sibuk."Rico pun tak kuasa untuk berbohong lagi dan lagi...


Rico pun tersenyum dan setelah itu menyuruh Jihan untuk pergi ke kamarnya untuk belajar bersama Bibik.


"Bunda apakah benar tadi Dara menelfon?"tanya Rico lirih.


Ibu Ningsih pun hanya mengangguk.


"Iya dia menghubungi Jihan dia bilang dia rindu dan Dara akan segera pindah ke Surabaya untuk bekerja di sana sembari mengurus surat perpisahan kalian."Setelah mendengar itu Rico langsung lemas seketika hidupnya berubah gelap dan kini apakah dia harus kehilangan segalanya?


Rico pun langsung menatap sang Bunda dengan tatapan yang tak bisa...


"Bunda serius terus bagaimana Bunda aku tak mau berpisah dengan Dara,dan aku juga tahu kalau Dara juga mencintaiku Bunda.Bunda aku mohon bantu aku aku ingin memperbaiki semuanya dan aku juga tak menginginkan perpisahan apapun di antara kami."Rico pun terlihat panik..


Ibu Ningsih menatap sang Putra dengan tatapan yang tak biasa..


"Kalau begitu mulailah meluluhkan hatinya temui dia dan katakan bahwa kamu juga mencintainya. Jangan sia siakan kesempatan yang ada Rico kalau kamu gak mau menyesal di kemudian hari."Ibu Ningsih pun hanya bisa memberikan nasihat selebihnya Rico sendiri yang menentukan.


Rico pun langsung pergi menuju Bandara dan kemudian mencari keberadaan Dara di Surabaya,Rico tak ingin jika semuanya sampai terlambat.


Setelah mendapatkan informasi tentang rumah sakit tempat kerja Dara,Rico pun langsung bergegas menuju rumah sakit itu..


Namun Rico memiliki rencana lain Rico ingin melihat Dara cemburu akal licik Rico pun berjalan Rico membayar seseorang untuk berpura pura menjadi kekasihnya dan Rico ingin menunjukkan itu di depan Dara.

__ADS_1


Tanpa di senagaja Rico bertemu dengan Dara, Dara menatapnya sekilas dan berfikir bahwa itu bukan Mas Rico mana mungkin Mas Rico ada di Surabaya. Tapi ketika tatapan keduanya bertemu Dara baru sadar jika itu adalah suaminya yang sedang bersama wanita lain,hati Dara terasa pedih melihatnya belum resmi mereka berpisah namun Rico sudah menggandeng cewek lain.


__ADS_2