
Dara pun merasa malu karena Rico memperlakukan dengan lembut...
"Bukan merencanakan tapi memang benar si jika Mas tak berusaha untuk berubah aku memang ingin meminta pisah dari Mas walupun aku mencintaimu tapi aku tahu cintaku hanya cinta sepihak.."Dara pun mengakui perasaannya.
Rico semakin mengeratkan pelukannya dan kemudian mencium bi*ir Dara dengan lembut..
"Siapa yang bilang kalau cinta kamu bertepuk sebelah tangan bahkan aku telah lebih dulu mencintaimu semenjak pertama kali aku bertemu dengan kamu di kampus dulu sayang. Sudahlah kita buka lembaran baru dan kita anggap semua yang sudah terjadi sebagai pelajaran yang berharga untuk kedepannya.."Rico pun kini mampu berbicara dengan lebih dewasa...
Dara tersenyum melihat sang suami yang nampak sangat manis...
"Coba kalau Mas seperti ini semenjak dulu pasti aku akan menjadi wanita paling beruntung di dunia ini.."pekik Dara lirih.
Rico pun merasa tersanjung karena ternyata Dara memiliki sisi yang sangat manis juga mampu membuat hatinya berbunga bunga.
__ADS_1
"Sayang sudahlah jangan begitu aku masih tak mau kehilangan kamu bahkan dalam mimpi pun aku gak mau."ucap Rico sebari berbisik di telinga Dara.
Pada akhirnya Dara dan Rico pun melewati malam yang begitu indah bersama bahkan Rico dan Dara merasakan kebahagiaan yang sesungguhnya.
"Terima kasih sayang,sayang aku minta mulai saat ini apapun yang aku lakukan jika itu membuat kamu tak nyaman kamu harus mengingatkan aku dan kamu juga harus selalu ada di sampingku apapun yang terjadi."Rico pun memeluk erat Dara..
Dara pun tersenyum bahagia pada akhirnya pengorbanannya tak sia sia cinta tulus yang dia berikan mampu membuktikan bahwa sekeras apapun sikap dan sifat seseorang akan luluh dengan sebuah ketulusan.
...****************...
"Sayang kenapa kamu menatapku terus aku kan jadi malu.."ucap Rico sembari pura pura terlelap.
Dara pun tersipu malu karena Rico melihat apa yang dia lakukan dan Dara mencoba untuk mengalihkan pandangan Rico dengan mengingatkan bahwa hari ini mereka akan menjemput Jihan ke Bandung.
__ADS_1
"Mas sudahlah jangan menggodaku terus aku jadi malu,Mas kita kan harus menjemput Jihan ke tempat Bunda. Ayo Mas bangun kita siap siap."ucap Dara mencari mengajak Rico untuk segera bangun.
Rico masih enggan untuk bangun dia masih ingin tidur dan menikmati hari bersama sang istri.
"Sayang aku masih ingin bersama denganmu aku kan rindu padamu. Kamu gak ngerti ya apa yang aku rasakan saat ini?"ucap Rico mencoba merayu Dara.
Dara pun langsung mencubit perut suaminya itu...
"Sudahlah Mas aku juga merindukan Jihan putriku. Kalau Mas gak mau aku pergi jemput Jihan sendiri."Dara pun pura pura ngambek hal itu membuat Rico sangat ketakutan.
"Iya sayang,kamu jangan marah ya oke kita pergi sekarang. Kamu mandi dan setelah itu Mas mandi ya. udah dong mana senyumannya?"Rico pun nampak ketakutan jikalau Dara sampai marah.
Dara pun langsung tersenyum kemudian mencium pipi suaminya dengan riang gembira..
__ADS_1
"Terima kasih suamiku. I love you.."ucap Dara sembari berlari menuju kamar mandi untuk membersihkan diri.