
Pagi ini lia dan mas heru memutuskan untuk jalan-jalan keliling kota bangkok lia sudah siap-siap dengan dress pendek selututnya sedangkan mas heru masih sibuk di dalam kamar mandi namun dering telepon mas heru terus berdering...
"kring,kring,,,tulililuluuuutttttt....
"Mas handphone mas bunyi terus nih...!" kata lia teriak
"Iya,biarin aja paling urusan kantor mas sudah bilang sama ken untuk menghendle semuanya !" kata mas heru dari dalam kamar mandi
Setelah berhenti dering telepon ada pesan masuk penasaran lia membukanya ternyata yang telepon tadi tidak ada nama di kontaknya di pesannya cuma tertulis tolong telepon balik penasaran lia ingin menelepon namun belum lia menelepon nomor tadi menelepon balik lalu lia angkat dan terdengar suara perempuan di sana
"Hallo mas,kamu kemana aku sangat rindu kamu tidak lupa janji kamu mas,hallo mas hallo kok diam saja ohya ini vania cepat datang kemari mas waktuku tidak banyak lagi..hallo hallo.......!" terdengar dari balik telepon
Tiba-Tiba mas heru keluar dari kamar mandi
"Siapa ?" tanya mas heru
"Tidak tau mas lia belum ngomong lia angkat biar dia tidak telepon terus!" kata lia berbohong
"Ya ,sudah sini teleponnya !"kata mas heru sambil keluar kamar
Bohong mas kalau lia tidak cemburu ternyata kamu di belakang lia sudah sejauh itu kenapa tak ceritakan ke lia mas (sambil menatap pungung mas heru yang pergi)
Part call ~
"Hallo,hallo.....!" masih terdengar di balik telepon
"Iya ,ada apa ini siapa ada perlu apa ?" tanya mas heru
"Mas,ini vania sekarang vania sedang butuh mas kata dokter usia vania tinggal 1 bulan lagi tolong datang temui vania mas!" kata vania di balik telepon sambil menangis
"Tapi vania sekarang saya tidak bisa !" tegas mas heru
__ADS_1
"Untuk satu bulan ini mas tolong kasih kenangan yang indah untuk vania !" kata vania
"Okey ,baik saya akan menemui mu !" kata mas heru sambil menutup telepon
Mas Heru kembali ke kamar dengan wajah gelisah apa yang mesti di katakan dengan lia kalau mereka mesti balik sekarang mereka baru 1 hari bulan madu
"Lia,maafkan mas ya kayanya kita harus kembali sekarang ada kerjaan yang harus mas urus mendadak sekali mungkin bulan depan kita jadwalkan lagi bulan madunya !" kata mas heru
"Iya mas tidak apa-apa kalau gitu lia siap-siap dulu !" kata lia sambil tersenyum kecut
Sekarang lia tau mas kedudukan lia di hati mas seperti apa ketika wanita itu memintamu datang kamu akan selalu menemuinya tapi lia tidak akan membiarkan kamu lebih jauh mas ...
Setelah berjam -jam di dalam pesawat akhirnya lia sampai juga di bandara dan langsung pulang kerumah
"Lia,ini biar bibi yang mengurus semuanya lebih baik kamu istirahat mas mau ke kantor dulu !" kata mas heru pergi dengan mobilnya setelah menurunkan koper-kopernya
Lia pun berjalan memasuki rumah dan terkejut ada suara gelas jatuh di kamar neneknya
Lia segera berlari menuju kamar nenek dan betapa terkejutnya dia melihat neneknya jatuh pingsan di lantai
"Nek,nek nenek bangun nek,tolooooooooonggg!" teriak lia
"Ayo,kita bawa ke Rumah sakit bu !" kata bibi
Mereka pun segera menuju rumah sakit....
kamar Vania...
"Bagaimana keadaanmu vania !"kata mas heru
"Kamu datang mas,vania senang kali mas tolong jangan jauh jauh dari vania ya ,vania mau mas heru ada di sisi vania di saat terakhir vania ,vania mau di rawat di rumah mas vania bosen di rumah sakit terus!"kata vania
__ADS_1
"Oke saya akan mencarikanmu rumah !" kata mas heru
"Sini mas duduk di sebelah vania mas ,vania ingin menyentuh wajah mas !" kata vania
Di saat yang bersamaan lia sudah tiba di rumah sakit dan menuju ruang IGD nenek sedang di lakukan penangan dan lia ingin buang air kecil berjalan lia menuju lorong-lorong rumah sakit tanpa sengaja melihat ada sosok seperti suaminya di salah satu kamar rumah sakit itu karena pintunya terbuka sedikit lia pun memutuskan untuk mengeceknya apakah itu suaminya betapa tekejutnya lia melihat suaminya begitu dekat dengan seorang wanita yang sedang menyentuh wajah suaminya lia pun tidak kuat lagi melihat pemandangan seperti itu dia pun pergi secepat mungkin sebelum ada yang melihatnya airmatanya turun menuruni pipinya tak terbendung akhirnya dia menuju toilet dia menangis sejadi-jadinya di sana
Kenapa mas ,mas sudah terlalu jauh sekarang bahkan mas sudah bisa membohongi lia ....
Lia memutuskan untuk kembali ke igd dengan mata sembabnya
"Non,ada apa kenapa mata non bengkak!" tanya bibi yang saat itu sedang duduk di kursi di depan ruang igd
"Tidak apa-apa bi lia lagi mikirkan nenek bagaimana apa nenek sudah selesai di tangani !"tanya lia
"Belum non ,bibi juga cemas lama sekali belum ada yang keluar !" kata bibi
Tiba -Tiba seorang dokter datang menghampiri lia
"Maaf,siapa penangung jawab pasien!" tanya dokter
"Saya,dok bagaimana keadaan nenek saya dok!" tanya lia
"Maaf,bu kami sudah berusaha sekuat tenaga nenek anda mengalami henti jantung saya harap anda iklas !" kata dokter
"Tidakkk,tidak mungkin dokter dokter pasti salah kan nenek saya tidak meninggal...!" kata lia sambil menangis sejadi-jadinya
~Bersambung
__ADS_1