
Menggunakan seragam biru (bukan anak smp ya ..^~^) dengan peralatan perangnya berupa Pel,sapu dan lap Lia membersihkan setiap lorong di gedung ini dengan semangat lia mengerjakan pekerjaan yang di perintahkan karyawan di kantornya seperti memfoto copy file sampai membuatkan minuman,hari pertama lia bekerja berjalan lancar tanpa hambatan tentu dengan di temani bang juki yang selalu setia membantu lia jika lia mengalami kesulitan,ketika sedang beristirahat di pentry dering bunyi telepon membuyarkan lamunan lia yang saat itu sedang menyeruput seteguk air putih karena lelah dengan pekerjaannya seharian...
"Hallo,,...!jawab lia
"Tolong antarkan segelas kopi keruangan saya sekarang,!!" jawab seseorang dari balik gagang telpon
"Baik pak !" jawab lia sambil menutup telpon
Bergegas lia membawa segelas kopi ke ruangan orang yang menelponnya tadi suara ketukan di pintu menandakan dia sudah sampai ke ruangan itu...
"Masuk,, taruh di meja!" teriak laki-laki dengan setelan jas dan dasi senada dia terlihat tampan...
"Dengan raut muka terkejut aku melangkahkan kakiku memasuki ruangan itu ternyata itu mas Heru benar mas Heru yang ku kenal di mejanya tertulis Heru wicaksono Derektur Utama aku beranikan diri menaruh segelas kopi ini ke atas mejanya dan dia tanpak acuh sambil sibuk memainkan jemarinya di laptop tanpa perduli akan kedatanganku ....
"Permisi,pak ini kopi anda saya permisi dulu..!kata lia sambil menyodorkan segelas kopi dan pergi meninggalkan ruangan mas Heru
Tiba-tiba mas Heru Berhenti memainkan jarinya di laptop di teringat akan sesuatu iya suara itu suara yang tidak akan pernah dia lupakan suara gadis penjual kue yang 2 tahun yang lalu telah mematahkan hatinya penyemangatnya dengan wajah yang kebingungan di berlari mengejar wanita itu
"Haiiiiii,,,tungguuuuuuu !" Teriak mas heru dari kejahuan
"Lia pun menoleh dan dalam sekejab mas heru sudah berada di hadapannya"
"Ehemmm,,kamu lia kamu kenal dengan saya ?"tanya mas heru dengan nada penasaran
"Maaf pak,,saya tidak kenal dengan anda nama saya dahlia bukan lia !" tegas menjawab agar terlihat meyakinkan
"Owhhh,maaf kalau begitu saya salah orang suara anda mirip dengan seseorang yang saya kenal !" kata mas heru sambil berjalan menuju ruangannya
__ADS_1
"Hati lia semakin sakit saat bisa bertemu orang yang sangat di sukainya tetapi dia sudah semakin jauh untuk di gapai lia sadar itu dan dia harus mengubur dalam- dalam perasaan ini ."
Di pantry ....
Sudah menunggu mas juki dengan jambulnya yang katulistiwa itu .... ^•^
"Neng,kemana aja ayo pulang udah waktunya pulang ini,?!" kata mas juki sambil menenteng tas di pungungnya
"Iya,bang maaf tadi bos nelpon minta di bikinkn kopi,!" kata lia sambil menyiapkan barang-barangnya
Mereka berjalan berdua menyusuri lorong yang ada di gedung itu hingga lia membuka obrolan ...
"Bang juki tau siapa bos kita?!" kata lia
"Tau,neng orangnya masih muda tapi agak kiler saya denger desas desus dari karyawan di sini bahwa dia orangnya penyendiri bahkan karyawan di sini enggan untuk berbicara dengannya takut salah katanya !" kata bang juki sambil sibuk menyisir jambulnya
Di ruangan kantor Derektur...
"Ken,tolong keruangan saya sebentar!",perintah mas heru dari balik telpon
"Tiba-Tiba datang seseorang dengan setelan jas warna maroon berkulit putih dengan gaya stylisnya."
"iya,Her ada apa?" kata orang itu berjalan menuju meja kerja mas Heru
"ken,kamu masih ingat dengan perempuan yang saya ceritakan waktu itu yang namanya lia !" kata mas heru dengan wajah kecewa
"Broooo,sudah lah move on dari perempuan itu ini sudah 2 tahun berlalu kalau kamu tidak bisa menemukannya kamu harus melanjutkan hidupmu..!"kata ken sambil duduk di kursi
__ADS_1
"Aku,sudah menemukannya ken aku yakin itu dia wangi farpum nya suaranya itu dia ,tapi dia pura-pura tak mengenalku,!" cerita mas heru
"Seriuslyyyy,,,,,Dmn kapan kamu bertemu dia ?" tanya ken penuh antusias
"Pokoknya,saya mau kamu cari tau karyawan kita yang namanya Dahlia latar belakangnya dan kehidupannya tanya bagian HRD pokoknya saya mau besok pagi laporannya sudah ada di meja saya ya ken!!" perintah mas heru
"Siap ,bosss!!" sahut ken
Di rumah....
"Ada apa lia apa ada yang kamu pikirkan?" tanya nenek dengan nada cemas,,,
"Tidak apa-apa nek ayo makan,!" sahut lia
"Makanan nenek sudah habis lia,lia dari tadi cuman mainin sendok aja sih,,makan dulu sayang kalau ada apa- apa cerita sama nenek..!" kata nenek sambil merapikan peralatan makannya...
Setelah selesai makan lia menghampiri neneknya yang sedang duduk di ruang tamu sambil menonton tv lia memberanikan diri untuk menceritakannya kepada nenek
"Nek,nenek ingat mas heru..?" ternyata lia kerja di kantornya nek lia sudah 2 kali bertemu dengannya nek hati lia sakit lia takut tak bisa melupakannya jika terus bertemu dengannya sedangkan lia sangat butuh pekerjaan ini buat kelangsungan kita nek!"cerita lia dengan suara bergetar...
"Sudah,lah lia jangan pikirkan nenek lagi kalau lia sudah merasa tidak nyaman lia bisa berhenti kerja lagian nenek sudah tua lia sudah bau tanah nenek tidak usah berobat lagi yang penting lia bahagia sambil nunggu lia mendapat pekerjaan baru kita bisa berjualan kue seperti dulu?" kata nenek dengan bijak
"Tidak ,nek !"nenek harus sembuh nenek satu-satunya keluarga lia..!" sambil mengusap air mata
*Bersambung* ~
__ADS_1