
Betapa terkejutnya Lia melihat orang dari masa lalunya sekarang tepat berada di hadapannya dia seperti mematung tak bisa bergerak bahkan sulit bernafas irama detak jantungnya pun tak berkompromi namun dia harus meyakinkan bahwa apa yang di jalananinya sekarang adalah hal yang paling terbaik kehidupannya dan anaknya juga mendapat sosok ayah yang terbaik di dunia walau dia bukan ayah kandungnya.
Prankkkkkk....!!! bunyi gelas yang terjatuh memekingkan telinga...
"Kamu tidak apa-apa ?"Terdengar suara bang Juki membangunkannya dari lamunan
"Ahghhh tidak apa-apa bang !" Kata Lia sambil membersihkan pecahan kaca di lantai
Mas Heru yang melihat Lia pun langsung bangun dari duduknya dan hanya bisa memandangnya tampa mengucapkan kata apa-apa dan Ken tau betul apa yang di rasakan bosnya pun berbisik ...
"Jangan sekarang bos waktunya tidak tepat mungkin jika Lia benar-benar sudah menikah bos akan menghancurkan rumah tangganya nanti kita cari waktu yang tepat untuk berbicara dengannya !" kata Ken berbisik
"Mah ini kenalin om yang Ruli ceritakan kemarin yang punya mobil bagus itu tadi Ruli di ajak jalan-jalan !"Kata Ruli
"Ohya,Ruli ayo sini kan Ruli belum mandi harinya sudah sore !" kata Lia sambil menggandeng anaknya masuk
"Maafkan kejadian tadi mungkin istri saya keget !" Kata Bang Juki
"Iya ,tidak apa-apa kalau gitu kami pulang dulu !" Kata Ken sambil mengandeng tangan Mas Heru masuk mobil
Di dalam mobil pun Mas Heru masih terbawa dalam lamunannya...
"Bos,bos....!" Panggil Ken
"Aaa iya !"Kata mas Heru
"Itu Lia saat kita tidak mencari sekarang malah muncul !"kata Ken
"Iya,itu dia saya pangling dia kelihatan lebih gemuk sekarang mungkin karena dia lebih bahagia sekarang dari pada dengan saya !" Kata Mas Heru
"Terus apa yang akan bos lakukan sekarang bos sudah ketemu Lia !"Kata Ken
"Ken,apa jangan- jangan Ruli itu anak saya kata kamu wajahnya mirip saya !"Kata mas Heru
"Jangan mudah menyimpulkan bos dan jangan gegabah kalau tiba-tiba anak itu tau bos ayahnya dia akan kaget bisa jadi menyayangi bos atau malah membenci bos kita harus mencari jalan yang terbaik untuk semuanya bos !"Kata Ken
"Kamu benar Ken,siapa tau itu anaknya dengan laki-laki itu saya kan tidak bisa memastikan apakah dia akan mempertahankan anak kami atau tidak jika dia benar-benar hamil waktu itu !"Kata Mas Heru
"Bagaimana jika besok saya atur waktu untuk bertemu dengan suaminya di luar dan bos bisa datang kerumahnya untuk menemui Lia dan menanyakan apa yang ingin bos tanyakan !"Kata Ken
Di Rumah Bang Juki
Lia yang tadi membawa anaknya untuk masuk kedalam rumahnya pun tidak bisa menahan tangis air matanya mulau jatuh membasahi pipinya ,Ruli yang melihat kejadian itu pun sangat kawatir..
"Mah,kenapa nangis mamah terluka kena pecahan kaca sini Ruli periksa !"Kata Ruli sambil memeriksa kaki Lia
"Tidak sayang mamah tidak apa-apa !"Kata Lia
"Nah,itu kaki mamah berdarah tunggu sebentar Ruli ambilkan obat !" Kata Ruli sambil menunjuk kaki Lia yang tiba-tiba berdarah
"Tidak apa-apa sayang tidak usah !"Kata Lia
__ADS_1
"Ya apa-apa lah mah orang sampai nangis gitu !"Kata Ruli
"Ada apa sih ribut-ribut !" kata Bang juki yang tiba-tiba masuk ke kamar
"Itu Yah kasian mamah sampai nangis gitu kaki mamah berdarah !"Kata Ruli
"Ya,udah buruan RuLi ambilkan obat !"kata Bang Juki
"Oke,siap ayah !!!"Kata Ruli
Di dalam kamar pun bang Juki memutuskan untuk menanyai Lia tentang apa yang terjadi namun dengan lemah lembut agar Lia lebih tenang
"Maaf sebelumnya neng apa neng kenal laki-laki tadi !"kata Bang juki
"Dia mantan suamiku bang Juki !" Kata Lia sambil tertunduk
"Bos kita dulu waktu masih jadi OB kok saya gak ngenalin dia ya kayanya sekarang lebih kurus dan keliatan tak se gagah dulu !"Kata Bang Juki
"Saya cuma syok bang orang yang sudah coba saya jauhi malah muncul di hadapan saya !"Kata Lia
"Maafkan saya Lia mungkin jika saya lebih cepat mengenalinya saya tidak akan membiarkannya datang kerumah kita dan bertemu denganmu !"Kata bang Juki
"Bang juki harus janji sama Lia bahwa Ruli adalah anak bang Juki saya tidak mau dia mengambil akan mengambil Ruli kalau dia tau Ruli anaknya !"kata Lia memohon
"Tentu neng ,Ruli anak abang tidak akan ada yang bisa mengambilnya !"Kata Bang Juki
"Terimakasih bang,!"Kata Lia
"Sini biar ayah saja yang ngobatin mamah Ruli mandi sana itu badannya udah bau kecut !" Ledek Bang Juki
"Ayahhhhhh, iya deh Ruli mandi !" Kata Ruli sambil cemberut
"Ohya,Bang jangan beritahu Ruli dulu hal yang sebenarnya saya takut dia tidak akan bisa menerima kenyataannya !" kata Lia
"Iya,Neng abang paham !"Kata Bang Juki
Keesokan harinya Ken tiba-tiba datang ke kebun sawit bang Juki ,melihat itu pun Bang Juki terkejut .
"Ada apa anda datang kemari membahas batas atau soal yang kemarin ?" Tanya bang Juki
"Jangan salah paham dulu saya kemari untuk membahas dua duanya !"Tegas Ken
"Baik...!" Kata Bang juki
"Soal batas wilayah ini salinannya bisa anda cek !" kata Ken sengaja mengulur waktu
Mobil itu pun terpakir di luar sana mas Heru memandang sekitar seorang perempuan sedang membersihan rumahnya dia masih ragu apakah dia harus turun atau tidak namun dia memutuskan untuk turun dan berbicara dengan Lia...
"Lia panggil Mas Heru !" panggil mas Heru
"Iya.... !" Lia otomatis menengok kemana sumber suara
__ADS_1
Dan mas Heru lagi-lagi tepat di hadapannya ...
"Ada apa saya sudah menikah tolong anda jangan mengganggu saya ,saya tidak mau suami saya salah paham !"kata Lia
"Saya cuma ingin ngobrol Lia !"Kata Mas Heru...
"Tidak ada yang perlu di bicarakan lebih baik anda pergi !" Tegas Lia
"Sebegitu benci kah kamu sama Mas Lia sampai kamu tidak memberikan waktu untuk mas bicara !"Kata Mas Heru
"Oke baik 5 menit saja tentang apa ohya silahkan duduk !"Kata Lia Ketus
Siang itu Ruli pulang sekolah dia melihat dari kejauhan mobil yang bagus itu terparkir di sana
"Apa om itu main ke rumah lagi asikkk Ruli mau minta di ajak jalan-jalan ahhh !" Kata Ruli
Namun Ruli kaget yang tak sengaja mendengarkan percakapan mamahnya dan om itu.
"Saya cuma mau memastikan satu hal Lia saya janji tidak akan mengganggu kamu dan keluarga !" kata Mas Heru
"Oke,baik apa yang anda ingin tanyakan !"Kata Lia ketus
"Dulu sewaktu kamu masih bersama saya dan kamu pergi dari rumah apakah kamu sedang hamil saat itu !"Tanya Mas Heru
"Kata siapa itu tidak benar !" elak Lia
"Kamu jangan bohong saya menemukan vit untuk janin dan saya mengecek ke klinik saat kamu cek up !" Kata Mas Heru
"Owh,dia milikmu sudah tidak ada karena saya terlalu stres saat itu saat kamu lebih memilih wanita dari masa lalumu itu dan saya sudah memilih jalan saya sendiri !" Kata Lia
"Vania maksud kamu ,kamu salah faham Lia itu semua tidak seperti yang ada di fikiranmu itu semua rekayasa Vania dan dia sudah mendapatkan balasan setimpal atas perbuatannya mas selama ini sudah mencari Lia kemana-mana tapi hasilnya nihil malah ternyata kita bertemu di sini !" Kata Mas Heru
"Sudah lah mas yang lalu biarlah berlalu jangan di ingat-ingat lagi saya sudah menikaj dan bahagia di sini !"Kata Lia
"Kamu sudah menikah kenapa di rumah ini tidak ada foto pernikahanmu atau jangan- jangan kamu ....!" kata Mas Heru
"Saya sudah menikah dan punya anak jadi tolong jangan ganggu saya lagi di antara kita sudah berakhir di pengadilan 8 tahun lalu !" Sela Lia
"Anak itu apa itu anak saya wajahnya lebih mirip saya di banding laki-laki itu !"Kata Mas Heru
"Kamu jangan berfikiran macam-macam dia masih kecil wajahnya masih bisa berubah dia mirip kamu HAAaaahaaa... mungkin karena saya sangat membencimu sampai waktu hamil anak saya dan bang Juki pun wajahnya mirip anda !" Jawab Lia
"Okey,tapi jika memang anak itu milik saya ,saya harap kamu jujur karena bagaimapun dia tangung jawab saya walau kita sudah tak bersama lagi,asal kamu tau Lia hati mas masih milik Lia !"Kata mas Heru
Tiba-Tiba Ruli masuk ke rumah dan berkata kepada Lia dan Mas Heru...
"Jadi,Ruli bukan anak ayah Ruli anak Om ini mah...?????" Tanya Ruli
~ Bersambung
>Ohya terimakasih para membaca Jangan Lupa dukung author Ya biar lebih semangat lagi up episode selanjutnya dengan jangan lupa Rate+5 dan Like ya ... Thankss ^_^<
__ADS_1