Cinta Dalam Kegelapan

Cinta Dalam Kegelapan
NGidam


__ADS_3

Rumah ken....


Sambil merebahkan diri di kasur nyamannya ken berfikir apa yang akan dia lakukan selanjutnya untuk membantu bosnya sedangkan apabila dia memberitahu tanpa bukti pak heru takkan percaya begitu saja ,setelah pertemuannya dengan Rita ken mulai menyusun rencana.


Apa yang akan aku lakukkan setelah ini ya benar pertama-tama aku harus mencari keberadaan dokter yang mengoprasi mata pak heru setelah aku mendapatkan semua buktinya aku harus membongkar semuanya...


Di Rumah sakit


Seperti biasanya setelah pulang kantor Heru selalu mampir ke rumah sakit untuk sekedar memberikan keperluan rita.


" Saya sudah menyiapkan rumah untuk kamu vania kamu bisa tinggal di sana untuk sementara ". kata mas Heru


"Terimakasih mas,tapi mas pasti akan sering mengunjungi vania kan?". Kata vania


"Saya tidak bisa janji vania,kalau begitu kapan kamu bisa keluar dari rumah sakit nanti kabari mas urus semuanya ". kata mas heru


"Iya,mas terimakasih banyak ya mas vania mau mas terus bersama vania di sisa hidup vania !".kata vania sambil menghapuskan air matanya


"Ya,sudah kalau begitu saya pulang dulu saya tidak bisa lama-lama". kata mas heru sambil meninggalkan ruangan vania.


Rumah..

__ADS_1


Di rumah Lia sedang asik menyantap rujak mangga tanpa menghiraukan suaminya yang baru datang dengan terheran-heran mas heru menegur istrinya


"Asiknya istriku sampai mengabaikan suamimya ". Tegur mas heru


"maafkan Lia mas..". terkejut Lia yang tak menyadari kedatangan suaminya


"Tidak apa-apa sayang mas mandi dulu lanjutkan aja makannya ". kata mas Heru


"Mas tumben jam segini baru pulang ". kata Lia memancing


"Tadi ada urusan di kantor yang belum selesai ".kata mas Heru sambil meninggalkan lia di ruang makan


Lagi-lagi kamu berbohong padaku mas apa susahnya sih jujur sama istrimu ini


"Hallo,ini siapa ya mas Heru sedang tidur". kata Lia


"Kamu yang siapa kenapa kamu mengangkat telepon suamiku dasar kau wanita murahan malam-malam bersama laki-laki ". kata vania dari balik telepon


"Maaf kamu yang bernama vania ,mas Heru itu suamiku kenapa kamu mengaku- ngaku kalau mas Heru itu suamimu ".Kata Lia mencoba menstabilkan emosinya


"Kamu istrinya cuman di ketas saja tapi kamu tau mas Heru itu cuman mencintaiku dia setiap hari selalu bersamaku ". kata vania

__ADS_1


"Terserah kamu mau bicara apa aku tidak Perduli !".Kata Lia sambil menahan bulir air matanya yang tak terbendung sejak dia hamil kenapa dia jadi semakin melow


Dan akhirnya isak tangis lia membangunkan mas Heru Lia pun segera menyeka air matanya


"Ada apa sayang kenapa menangis apa mas ada salah sama lia?" Sambil memeluk lia


"Tidak mas,Lia cuma teringat alm Nenek mas apa besok mas bisa menemani Lia ziarah ke kuburan nenek dan Lia mau jalan-jalan mas menghabiskan waktu bersama mas". kata Lia


"Tentu sayang,besok mas akan bersama Lia seharian Lia mau kemana saja mas antarkan". kata mas Heru sambil mengecup kening lia


Lia pun tertidur di pelukan suaminya namun hatinya semakin sakit mendengar pernyataan perempuan itu apakah benar suaminya sudah menikahinya atau belum


Rumah Ken


Hari ini ken menghubungi salah satu temannya untuk mencari dokter yang mengoprasi mata mas Heru hari ini temannya berencana untuk datang kerumahnya untuk memberikan segala informasi


"Bagaimana Toni sudah ada kabar apa?".Tanya Ken pada laki-laki di Hadapannya


"Sejauh ini saya cuma mendapat informasi kalau dokter yang mengoprasi mas Heru sudah Pindah ke pulau sebrang sudah sejak 6 bulan yang lalu saya cuman bisa mendapatkan alamat rumah sakit dimana dia bekerja ". kata Toni sambil menyerahkan selembar kertas


"Baiklah kalau begitu ini sudah cukup biar sisanya saya yang mengurus !" kata ken.

__ADS_1


~*Bersambung*


__ADS_2