
SKIP DI RUMAH SAKIT.
Zikri pergi ke ruang UGD dia melihat Priti masih di tangani oleh dokter, Zikri mengajak Istri nya untuk duduk di ruang tunggu.
sementara Agif masih mondar mandir di depan pintu UGD, dalam hati dan fikiran nya hanya ada Priti seorang, sebetul nya itu semua karna Agif Cinta sama Priti tapi dia tidak mengetahui perasaan nya itu.
Setelah setengah jam lebih dokter menangangi Priti di dalam, Akhirnya dokter itu keluar dengan muka legah.
Aby dan Umy nya langsung menghampiri dokter itu, begitu pun dengan Agif.
"Dok bagamaimana keadaan anak saya" ucap Zikri bertanya.
__ADS_1
"Alhamdulillah Putri bapak tidak apa apa hanya saja dia mengeluarkan banyak darah dari hidung nya dan itu membuat Putri bapak kekurangan darah. ucap dokter itu menjelaskan
"lalu apa yang harus kami lakukan dok?" ucap Zikri bertanya lagi.
"Kami membutuh kan 2 kantong darah AB,tapi sayang nya stok darah AB sudah habis di Rumah sakit ini, jika kita ambil dari rumah sakit itu membutuhkan waktu 2-3 hari, dan kita membutuh kan darah itu hari ini juga, jika tidak maaf putri bapak tidak bisa kami selamatkan." ucap Dokter dngan nada sedih.
mendengar ucapan dokter tadi, membuat Ummy nya down Zikri juga merasa sedih tapi dia harus terlihat tegar di depan istri nya, Ia tak mau melihat istri nya tambah down.
"Aku akan melakukan apa saja untuk Priti aku akan menyebarkan ini di sosial media dan menawarkan uang ratusan juta bagi yang mau mendonorkan". ucap aby nya tegas
Agif yang juga mendengar ucapan dokter tadi langsung menghampiri ummy dan aby nya Priti. karna Agif tau itu salah nya
__ADS_1
"Assalamu'alaikum pak buk.." ucap Agif sopan
" Wa'alaikumussalam" ucap Aby nya Priti, ummy nya hanya menjawab di dalam hati saja.
"Maaf pak mengganggu, perkenal kan nama saya Agif, saya yang membawa putri bapak tadi ke sini. Maaf pak ini semua salah saya tadi saya nyebrang nya gak liat liat karna kepala saya pusing pak dan saya ingin membeli obat ke apotik, tapi putri bapak bawa motor nya ngebut dan untuk menghindari saya dia membelokkan stang nya dan menabrak trotar jalan." ucap Agif sedikit tertunduk karna dia takut jika aby nya Priti marah.
"Tapi bapak tenang saja saya akan tanggung jawab pak dan saya akan mendonorkan darah saya untuk putri bapak, kebetulan golongan darah saya AB pak." ucap Agif meyakinkan Zikri.
"Alhamdulillah jika kamu mau bertanggung jawab, ini sudah takdir Allah nak tidak perlu kau sesali dan ini juga bukan kesalahan kamu, tidak apa apa biar bapak saja yang membayar semua pengobatan nya kamu cukup mendonorkan darah kamu saja nak, karna yang mempunyai golongan AB hnya omma nya, tapi omma nya sekarang lagi di luar negri." ucap Zikri Penuh harap.
"tidak apa apa pak kebetulan rumah sakit ini milih ayah saya jadi biar saya yang mengurus semua nya, dan detik ini juga saya akan mendonorkan darah saya sekarang juga."
__ADS_1
Agif segera pergi ke ruangan dokter tadi untuk membicarakan semua nya, agar Priti cepat sembuh.