
"Baik bund, sama bunda dan ummi juga kan? ucap Priti
"Tidak nak, bunda dan ummi nanti mau ke tempaat ketring nya, kalian berdua saja bunda ummi ayah dan abi percaya kok sama kalian" ucap Syakillah
mendengar itu Priti terkejut, kenapa harus berdua lagi? kenapa tidak bersama bunda dan ummi saja, ucap Priti dalam hati
siap siap dah gua di diemin sama Priti, tapi nanti kesempatan gua juga nih buat minta maaf dan ngebujuk dia lagi buat ga ngediamin gua lagi, ucap Agif dalam hati
...--------------------------------...
Kini mereka semua sudah selesai sahur bersama, Abi mengajak semua nya untuk tadarus bersama sama, selagi sekarang lengkap, oleh karna itu semua nya kembali ke kamar dulu untuk mengambil perlengkapan solat, seperti mukenah untuk Priti, ummi dan bunda dan sarung, atau jubah serta peci untuk tadarus bersama
setelah mengambil perlengkapan sholat, kini mereka sudah berkumpul di ruang khusus untuk sholat tadarus serta membaca baca buku islam, memang di rumah nya Priti di desain dengan baik yang disertai dengan satu ruangan khusus untuk beribadah kepada allah swt, yang di lengkapi oleh sajadah, Al-Qur'an yang tersusun rapi di rak, serta buku buku islami juga
Priti ingin mengambil Al-Qur'an yang ada di rak tersebut, namun ketika tangan Priti ingin mengambil nya, ada tangan lain juga yang ingin mengambil Al-Qur'an itu. Siapa ya dia??
siapa lagi kalau bukan Agif hihi
"Eh astagfirullah" ucap Priti terkejut
"Ehh afwan, ana tidak sengaja" ucap Agif meminta maaf
namun Priti sama sekali tidak menghirau kan perminta maaf nya Agif, ia malah pergi dan mengambil Al-Qur'an yang lain untuk di baca nya
"Dia Priti bukan sih? sumpah beda banget dia sama yang gue kenal, apa salah gue sefatal itu ya? sampai sampai dia ga mau ngomong lagi sama gue, mana Priti yang galak? yang judes? yg jutek plus cuek? gue rindu elu yang galak judes jutek plus cuek tii, sumpah gaenak banget di diemin gini sama lu, gua nyesel udah ngelakuin hal konyol itu ke elu" ucap Agif di dalam hati nya sambil melamun
"Nak? " ucap Abi nya Priti namun Agif masih melamun
"Nak? " ucap abi sekali lagi
"Nakk? nak Agif? " ucap Abi masih memanggil nya dengan lembut tapi ia masih tetap diam dan melamun
lalu abi tegak dan memukul pelan pundak nya hingga Agif pun terkaget dengan itu
__ADS_1
"ehh astaghfirullah,Abi" ucap Agif langsung mencium tangan abi nya Priti
"Kenapa melamun nak? apa kamu ada masalah?" tanya abi pada nya
"tidak abi, Agif hanya memikirkan pekerjaan yang belum selesai saja" ucap Agif berbohong namun mata nya tidak bisa membohongi Abi nya Priti, nampak jelas di mata nya bahwa dia sedang ada masalah, dan sepertinya itu dengan putri bungsu nya sendiri
"yasudah kalau begitu mari kita tadarus bersama sama" ajak Abi nya Priti
"Na'am abi, ayo" ucap nya mengikuti langkah abi nya priti di belakang
mereka pun mulai bertadarus sama sama, karena di bulan puasa ini lah AL-QUR'AN Di turunkan, oleh sebab itu lah perbanyaklah membaca Al-qur'an di bulan romadhon ini, karna bulan romadhon adalah bulan yang penuh berkah, oleh karna itu marilah kita isi dengan hal hal yang positif seperti tadarus...
8 KEUTAMAAN MEMBACA AL QUR'AN DI BULAN ROMADHON
keutamaan membaca Alquran di Bulan Ramadhan yang diperoleh Muslim. Selain mendapat pahala berlipat, Alquran juga akan menjadi hujjan dan syafaat kelak di hari kiamat.
Rasulullah SAW bersabda:
كُلُّ عَمَلِ ابْنِ آدَمَ يُضَاعَفُ الْحَسَنَةُ عَشْرُ أَمْثَالِهَا إِلَى سَبْعمِائَة ضِعْفٍ قَالَ اللَّهُ عَزَّ وَجَلَّ إِلَّا الصَّوْمَ فَإِنَّهُ لِي وَأَنَا أَجْزِي بِهِ يَدَعُ شَهْوَتَهُ وَطَعَامَهُ مِنْ أَجْلِي لِلصَّائِمِ فَرْحَتَانِ فَرْحَةٌ عِنْدَ فِطْرِهِ وَفَرْحَةٌ عِنْدَ لِقَاءِ رَبِّهِ وَلَخُلُوفُ فِيهِ أَطْيَبُ عِنْدَ اللَّهِ مِنْ رِيحِ الْمِسْكِ
berikut ini keutamaan keutamaan membaca al-qur'an di bulan romadhon
1. Pemberi Syafa'at di Hari Kiamat
عَنْ زَيْدٍ أَنَّهُ سَمِعَ أَبَا سَلَّامٍ يَقُولُ حَدَّثَنِي أَبُو أُمَامَةَ الْبَاهِلِيُّ قَالَ سَمِعْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقُولُ اقْرَءُوا الْقُرْآنَ فَإِنَّهُ يَأْتِي يَوْمَ الْقِيَامَةِ شَفِيعًا لِأَصْحَابِه
Dari Zaid bahwa ia mendengar Abu Sallam berkata, telah menceritakan kepadaku Abu Umamah Al Bahili ia berkata; Saya mendengar Rasulullah shallallahu alaihi wasallam bersabda: "Bacalah Al Qur`an, karena ia akan datang memberi syafaat kepada para pembacanya pada hari kiamat nanti. (HR. Muslim) [ No. 804 Syarh Shahih Muslim] Shahih.
2. Alquran Datangi Orang yang Membaca dan Mengamalkannya
عَنْ جُبَيْرِ بْنِ نُفَيْرٍ قَالَ سَمِعْتُ النَّوَّاسَ بْنَ سَمْعَانَ الْكِلَابِيَّ يَقُولُا سَمِعْتُ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقُولُ يُؤْتَى بِالْقُرْآنِ يَوْمَ الْقِيَامَةِ وَأَهْلِهِ الَّذِينَ كَانُوا يَعْمَلُونَ بِهِ تَقْدُمُهُ سُورَةُ الْبَقَرَةِ وَآلُ عِمْرَانَ وَضَرَبَ لَهُمَا رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ ثَلَاثَةَ أَمْثَالٍ مَا نَسِيتُهُنَّ بَعْدُ قَالَ كَأَنَّهُمَا غَمَامَتَانِ أَوْ ظُلَّتَانِ سَوْدَاوَانِ بَيْنَهُمَا شَرْقٌ أَوْ كَأَنَّهُمَا حِزْقَانِ مِنْ طَيْرٍ صَوَافَّ تُحَاجَّانِ عَنْ صَاحِبِهِمَا
Dari Jubair bin Nufair ia berkata, saya mendengar An Nawwas bin Saman Al Kilabi berkata; Saya mendengar Nabi shallallahu alaihi wasallam bersabda: "Al Qur`an akan didatangkan pada hari kiamat bersama Ahlinya yang telah beramal dengannya, dan yang pertama kali adalah surat Al Baqarah dan Ali Imran." Kemudian Rasulullah shallallahu alaihi wasallam memberikan tiga permisalan terkait dengan keduanya, aku tidak akan melupakannya setelah itu. yakni: "Seperti dua tumpuk awan hitam yang diantara keduanya terdapat cahaya, atau seperti dua kelompok burung yang sedang terbang dalam formasi hendak membela pembacanya." ( HR. Muslim ) [ No.805 Syarh Shahih Muslim] Shahih.
__ADS_1
3. Menjadi Hujjah atau Pembela
عَنْ أَبِي مَالِكٍ الْأَشْعَرِيِّ قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ الطُّهُورُ شَطْرُ الْإِيمَانِ وَالْحَمْدُ لِلَّهِ تَمْلَأُ الْمِيزَانَ وَسُبْحَانَ اللَّهِ وَالْحَمْدُ لِلَّهِ تَمْلَآَنِ أَوْ تَمْلَأُ مَا بَيْنَ السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضِ وَالصَّلَاةُ نُورٌ وَالصَّدَقَةُ بُرْهَانٌ وَالصَّبْرُ ضِيَاءٌ وَالْقُرْآنُ حُجَّةٌ لَكَ أَوْ عَلَيْكَ كُلُّ النَّاسِ يَغْدُو فَبَايِعٌ نَفْسَهُ فَمُعْتِقُهَا أَوْ مُوبِقُهَا
Dari Abu Malik al-Asyari dia berkata, ‘Rasulullah shallallahu alaihi wasallam bersabda: "Bersuci adalah setengah dari iman, alhamdulillah memenuhi timbangan, subhanallah dan alhamdulillah keduanya memenuhi, atau memenuhi ruang antara langit dan bumi, shalat adalah cahaya, sedekah adalah petunjuk, kesabaran adalah sinar, dan al-Quran adalah hujjah bagimu atau bumerang bagimu. Setiap manusia berangkat di pagi hari, maka ada yang menjual dirinya sehingga membebaskannya atau membinasakannya." (HR. Muslim) [ No. 223 Syarh Shahih Muslim] Shahih.
4. Orang Terbaik
عَنْ عُثْمَانَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ عَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ خَيْرُكُمْ مَنْ تَعَلَّمَ الْقُرْآنَ وَعَلَّمَهُ قَالَ وَأَقْرَأَ أَبُو عَبْدِ الرَّحْمَنِ فِي إِمْرَةِ عُثْمَانَ حَتَّى كَانَ الْحَجَّاجُ قَالَ وَذَاكَ الَّذِي أَقْعَدَنِي مَقْعَدِي هَذَا
Dari Utsman radliallahu anhu, dari Nabi shallallahu alaihi wasallam, beliau bersabda: "Orang yang paling baik di antara kalian adalah seorang yang belajar Alquran dan mengajarkannya." Abu Abdirrahman membacakan (Alquran) pada masa Utsman hingga Hajjaj pun berkata, "Dan hal itulah yang menjadikanku duduk di tempat dudukku ini." ( HR. Bukhari) [ No. 5027 Fathul Bari] Shahih.
5. Bersama Malaikat Mulia
عَنْ عَائِشَةَ عَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ مَثَلُ الَّذِي يَقْرَأُ الْقُرْآنَ وَهُوَ حَافِظٌ لَهُ مَعَ السَّفَرَةِ الْكِرَامِ الْبَرَرَةِ وَمَثَلُ الَّذِي يَقْرَأُ وَهُوَ يَتَعَاهَدُهُ وَهُوَ عَلَيْهِ شَدِيدٌ فَلَهُ أَجْرَانِ
Dari Aisyah dari Nabi shallallahu alaihi wasallam, beliau bersabda: "Perumpamaan orang membaca Al Qur`an sedangkan ia menghafalnya, maka ia akan bersama para Malaikat mulia. Sedangkan perumpamaan seorang yang membaca Al Qur`an dengan tekun, dan ia mengalami kesulitan atasnya, maka dia akan mendapat dua ganjaran pahala." (HR Bukhari) [ No. 4937 Fathul Bari] Shahih.
6. Berbau Harum dan Enak
عَنْ أَبِي مُوسَى الْأَشْعَرِيِّ قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مَثَلُ الْمُؤْمِنِ الَّذِي يَقْرَأُ الْقُرْآنَ كَمَثَلِ الْأُتْرُجَّةِ رِيحُهَا طَيِّبٌ وَطَعْمُهَا طَيِّبٌ وَمَثَلُ الْمُؤْمِنِ الَّذِي لَا يَقْرَأُ الْقُرْآنَ كَمَثَلِ التَّمْرَةِ لَا رِيحَ لَهَا وَطَعْمُهَا حُلْوٌ وَمَثَلُ الْمُنَافِقِ الَّذِي يَقْرَأُ الْقُرْآنَ مَثَلُ الرَّيْحَانَةِ رِيحُهَا طَيِّبٌ وَطَعْمُهَا مُرٌّ وَمَثَلُ الْمُنَافِقِ الَّذِي لَا يَقْرَأُ الْقُرْآنَ كَمَثَلِ الْحَنْظَلَةِ لَيْسَ لَهَا رِيحٌ وَطَعْمُهَا مُرٌّ
Dari Abu Musa Al Asyari ia berkata; "Rasulullah shallallahu alaihi wasallam bersabda: Perumpamaan seorang Mukmin yang suka membaca Al Quran seperti buah Utrujah, baunya harum dan rasanya enak. Perumpamaan seorang Mukmin yang tidak suka membaca Al Quran seperti buah kurma, tidak berbau namun rasanya manis. Perumpamaan seorang Munafik yang suka membaca Al Quran seperti buah raihanah, baunya harum tapi rasanya pahit. Dan Perumpamaan seorang Munafik yang tidak suka membaca Al Quran seperti buah hanzhalah, tidak berbau dan rasanya pahit. ( HR. Bukhari) [ No.5427 Fathul Bari] Shahih.
7. Dimuliakan
قَالَ عُمَرُ أَمَا إِنَّ نَبِيَّكُمْ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَدْ قَالَ إِنَّ اللَّهَ يَرْفَعُ بِهَذَا الْكِتَابِ أَقْوَامًا وَيَضَعُ بِهِ آخَرِينَ
Umar berkata, "Benar, Nabi kalian shallallahu alaihi wasallam telah bersabda: Sesungguhnya Allah akan memuliakan suatu kaum dengan kitab ini (Al Qur`an) dan menghinakan yang lain." (HR. Muslim) [ No. 817 Syarh Shahih Muslim] Shahih.
8. Mahkota Cahaya
عن عبد الله بن بريدة الأسلمي عن أبيه رضي الله عنهما قال: قال رسول الله صلى الله عليه و سلم: من قرأ القرآن و تعلمه و عمل به أُلبِسَ والداه يوم القيامة تاجا من نور ضوؤُه مثل ضوءِ الشمس و يُكْسَى والداه حُلَّتَانِ لا يقوم بهما الدنيا, فيقولان: بما كُسِيْنَا؟ فيقال: بأخذ ولدِكما القرآن (رواه الحاكم).
__ADS_1
Dari Abdillah ibnu Buraidah al-Aslamiy, dari ayahnya, ia berkata: Rasulullah Saw bersabda: Barang siapa membaca al-Quran, mempelajarinya dan mengamalkannya, maka dipakaikan kepada kedua orang tuanya pada hari Kiamat mahkota dari cahaya yang sinarnya bagaikan sinar matahari, dan dikenakan kepada kedua orangtuanya dua perhiasan yang nilainya tiada bandingannya di dunia. Kedua orangtuanya pun bertanya: Mengapa bisa dipakaikan kepada kami segala bentuk kehormatan ini? Maka dijawab: Karena anak kalian telah membawa (berpegang teguh kepada) Alquran. (HR. Hakim, shahih menurut syarat Muslim).