
Tak terasa waktu sudah semakin larut, Sekarang sudah menunjukan pukul 21:45 WIB. mereka akan segera bergegas pulang.
semua nya sedang berjalan menuju parkiran di depan ada Rasyid,Zikri dan Syukir. Di tengah tengah ada Fatimah dan Syakillah. Dan di belakang Fatimah dan Syakillah ada Agif dan Priti yang saling bungkam.
Di saat orang tua mereka asyik mengobrol, Agif dan Priti hanya bisa diam dan memikirkan perjodohan mereka ini, Apakah mereka bisa menjalani nya, ada rasa ragu di hati Priti tapi dia berusaha menghilangkan keraguan nya itu demi kebahagiaan Ummy dan Aby nya.
Begitu juga Agif, dia merasa ragu dengan pernikahan ini, Agif takut tidak bisa menjadi kepala keluarga yang baik untuk Priti, ingin sekali Agif menolak perjodohan ini, tapi hati kecil nya ingin terus melanjut kan dan menikah dengan Priti.
Setelah memikir kan perjodohan ini, akhir nya Priti dan Agif memutuskan untuk sholat istikhoroh setelah sholat tahajud nanti, agar mereka tidak menyesal telah memilih satu satu sama lain.
malam itu sangat cerah ketika pergi nya, tapi sekarang seperti nya awan ingin menumpah kan air yang sudah lama dia bendung.
Angin begitu kencang menerpa suasana malam itu, karna asyik nya merenung meimikirkan perjodohan ini, hingga tak terasa mukenah yang Priti pegang terbawak oleh angin lalu tersangkut di atas pohon matoa.
"Ehhh mukenahh anaaa, (ana adalah kata bahasa arab yang berarti saya)." ucap Priti sambil mengikuti arah mukenah yang terbang itu.
Agif yang melihat itu spontan ikut mengejar Priti untuk mengejar mukenah nya yang terbawa oleh angin.
__ADS_1
sampai pada akhir nya mukenah itu berhenti karna tersangkut di ranting pohon matoa yang berbuah lebat, dan kebetulan sudah matang.
"Yahhh nyangkutt, mana tinggi bener tu nyangkut nya" ucap Priti melas.
Priti memikirkan cara agar dia bisa mengambil Mukenah nya itu kembali, muncul ide di fikiran Priti, tapi tidak masuk akal juga.
"Memanjat??, aku bisa saja sih manjat tapi kan tidak mungkin aku memanjat di tempat umum seperti ini, apa lagi sekarang aku memakai gamis" ucap Priti bicara sendiri.
Priti lalu memikir kan lagi cara agar dia bisa mengambil Mukenah nya ituu, walau pun sebenar nya Priti bisa membeli mukenah baru lagi, tapi Priti tidak mau untuk meninggalkan mukenah yang masih bagus ini, berfoya foya itu nama nya, dan berfoya foya adalah suatu hal yang di larang oleh agama islam, Priti berusaha menghindar kan larangan itu.
muncul Lagi ide di kepala Priti yaitu mengambil nya dengan menggunakan galah atau bahasa melayu nya penjoluk:v.
lalu Priti kembali lagi ke dalam restorant untuk meminjam sesuatu kepada pelayan untuk mengambil mukenah nya yang tersangkut itu. tapi ketika Priti kembali lagi ke pohon matoa itu, tapi mukenah nya sudah tidak ada lagi di atas, Priti panik dan bingung kemana pergi nya mukenah ituu.
lalu tiba tiba Agif datang dari samping dan mengaget kan Priti.
"Astaghfirullah Hal adzimm" ucap Priti mengelus elus dada nya.
__ADS_1
"Lu itu ya, datang itu kasih salam kek jangan ngagetin gini bisa?." ucap Priti kesal
"makanya jangan ngelamun terus luu, nihh" ucap Agif memberi mukenah nya Priti
"Hmm syukron(Terima kasih)" ucap Priti lalu mengambil mukenah nya dari tangan Agif.
"maka nya lain kali megang mukenah tu erat erat, jangan ngelamunnn terusss" ucap Agif dengan nada mengejek.
tapi Priti tak menghirau kan ucapan nya itu, Priti terus melihat mentoa yang sudah matang matang di atas kepala nya itu.
"Lu mau???" ucap Agif bertanya
lalu Priti mengangguk tanda mengiyakan.
dengan sigap Agif langsung memanjat pohon matoa itu dan mengambil 1 tandan matoa nya, dan pas Agiff turun ehhhhhhhhhhhhhhhhh agif malahhhhhhhh..................
ASSALAMU'ALAIKUM YAA SOHIBBB🤗🤗
__ADS_1
SYUKRON JADZILAN YA SUDAH MEMBACA KELANJUTAN NOVEL ANA😘😘😘
JANGAN LUPA LIKE KOMEN DAN VOTE NYA YA, KARNA ITU SANGAT MENDUKUNG DAN BERHATGA BAGI AUTHORR😊😍😍