
ketika Agif hendak turun, dan memijak ranting matoa, ternyata ranting itu sudah rapuh sehingga tak kuat menahan beban Agif, hingga membuat Agif jatoh ke bawah.
Priti yang melihat itu sebenar nya khawatir, tapi dia memilih untuk tak menampakan nya di depan Agif, Priti malah menertawai Agif yang terjatuh.
"Bukan nya nolongin malah nertawain, dasar cewek anehh huhhh" ucap agif sebel
"Maka nya kalo gak ada bakat memanjat gk usah manjat lu, lemahh!" ucap Priti menertawai nya
"Jangan lu makan matoa nya ya" ucap Agif sambil berdiri tegak.
"dihh jahat bat lu jdi cowo, bagi napa" ucap Priti ingin mengambil matoa dari tangan nya Agif.
"owh tidak bisa" ucap Agif sambil mengejek Priti
"Lu kasih matoa itu ke gua, atau gua panjat ni pohon" ucap Priti mengancam, Priti tau kalau Agif gak bakal membiarkan Priti memanjat pohon itu.
"Yowes, panjat ae kalau iso" ucap Agif menggunakan bahasa jawa. (yaudah panjat aja kalau bisa).
Priti pun langsung menatap sinis Agif,sambil berjalan mendekati pohon. Dan ketika kaki Priti sudah naik sebelah, Agif pun langsung mencegah nya.
"Ehhh jangan jangan, yauda nih untuk lu" ucap Agif dengan nada sedikit panik.
"Nahh dari tadi kekk" ucap Priti mengambil matoa dari tangan nya Agif.
__ADS_1
lalu mereka pun duduk berdua dengan jarak kurang lebih 5 meter, karna mereka belum makhrom.
Priti tampak asik memakan buah matoa, karna dia sangat sangat menyukai buah buahan, apa lagi matoa
"Lu suka buah matoa?" ucap Agif bertanya
"Bukan cuman matoa, tapi semua buah gua suka" ucap Priti sambil membuka matoa nya.
"lu gak mau?" ucap Priti balek bertanya
"Gakk, lu aja yang makan,gua dah kenyang" ucap Agif
"Yakin gak mau??, emm sedapp tauwww" ucap Priti bermaksud ingin mengiri irikan Agif.
(kalo bahasa melayu nya, mengangek angek kan😂)
"Lu makan, atau gua buang ni semua matoa nya" ucap Priti kesel
"Lho kok mau lu buang sih, mubazir tau, sifat nya setan itu, uda gua ambilin juga" ucap Agif ngomel
"Makanya lu makan juga ya, ni dah gua bukak in" ucap Priti memberi kan matoa yang telah terbuka di tangan nya.
"Udah lu makan aja, gua udah kenyang" ucap Agif menolak
__ADS_1
"Buang ni buang" ucap Priti sambil t ingin melempar matoa yang ada di tangan nya.
"Ehhh, iya iya, sini gua makan" ucap Agif mencegah nya, Agif paling tidak suka membuang buang makanan, selain itu tidak di perboleh kan dalam islam, menurut Agif itu juga perbuatan yang tidak mensyukuri nikmat dari allah. Di saat orang luaran sana sibuk mencari cari uang untuk membeli makanan, sedangkan kita di sini malah membuang buang nya, astaghfirullah hal adzim:).
dan Akhirnya mereka makan matoa itu berdua hingga selesai, setelah itu mereka kembali lagi ke parkiran.
"Ya allah,kalian dari mana aja sih??, walaupun kalian sudah mau menikah, kalian masih belum makhrom, gak baik berdua duaan gitu." ucap Syakillah menasehat kan.
"Ehh nggak kok bunn, tadi ini mukenah Priti terbang karna di tiup angin kencang tadi, terus nyangkut deh di pohon matoa, dan kebetulan Agif yang menolong Priti untuk mengambil kan mukenah Priti yang tersangkut di pohon matoa itu bunn" ucap Priti menjeleskan, agar tak terjadi kesalah fahaman.
"Yasudah sekarang ayo kita pulang, sudah lumayan larut ini" ucap Zikri mengajak semuanya pulang.
"iya sampai jumpa sepekan lagi ya pak, in syaa allah kami akan mengkhitbah putri bapak seminggu lagi" ucap Syukir berjabat tangan dengan Zikri.
sekarang 2 keluarga itu sudah berpisah karna sudah masuk ke mobil masing masing dan sedang berjalan menuju tempat tinggal nya masing masing....
...****************...
...****************...
...****************...
ASSALAMU'ALAIKUM YA SOHIBBB🤗🤗
__ADS_1
JANGAN LUPA LIKE KOMEN DAN VOTE NYA YA, ITU SUNGGUH BERHARGA BAGI AUTHOR☺☺
TERIMAKASIH SUDAH MEMBACA NOVEL ANA, SEMOGA KALIAN SUKA YA, DAN NANTIKAN KELANJUTAN NOVEL ANA SELANJUTNYA😍😍😘😘.