
Agif hanya bisa terdiam sambil memperhatikan tangan Priti yang sedang di infus, sementara orang tua mereka sedang berbicara serius sambil bisik bisik dan sesekali melirik Priti dan Agif.
Tapi tiba tiba tangan Priti bergerak sedikit, Agif yang kaget langsung memanggil dokter untuk segera memeriksa Priti apa kah dia sudah siuman atau belum.
Orang tua mereka juga kaget karna Agif tiba tiba teriak memanggil dokter, mereka langsung mendekat ke Agif dan Priti.
"kamu kenapa nak kok triak triak ini rumah sakit jangan gitu ih" ucap Syakillah menasehati Agif.
"Itu bunn tadi tangan Priti bergerak" ucap Agif sambil menunjuk tangan Priti.
Fatimah yang mendengar itu langsung memegang tangan Priti yang dikatakan bergerak tadi.
Dokter pun datang dan segera memeriksa Priti, tapi yang lain nya harus keluar dulu agat dokter bisa memeriksa nya dengan baik.
__ADS_1
Sekitar 10 menitan dokter memeriksa Priti dan alhamdulillah kondisi Priti sudah membaik dan juga sekarang Priti sudah siuman.
Selesai memeriksa dokter keluar dari ruangan itu untuk memberi tahu kan kabar baik ini kepada kedua orang tua nya.
"Gimana dok kondisi putri saya?" ucap Zikri bertanya.
"Alhamdulillah sekarang kondisi putri bapak sudah membaik dan juga sekarang dia sudah siuman, tapi Putri bapak harus di rawat beberapa hari kedepan agar kondisi nya benar benar Fit, setelah itu baru anak bapak di perbolehkan pulang ke rumah." ucap dokter menjelaskan.
"Baik lah kalau begitu saya permisi dulu, Assalamu'alaikum" ucap dokter itu ramah sambil berjalan ke ruangan pasien lain nya.
memang dokter atau suster yang berkerja di rumah sakit ayah nya Agif itu harus ramah dan bagi yang muslim jika hendak pergi atau masuk ke dalam ruangan harus mengucapkan salam dulu dan sebelum berkerja juga harus membaca do'a dan basmalah dulu, jika berpas"an dengan rekan kerja yang lain harus saling menyapa dengan mengucapkan salam jika sesama muslim, yang non muslim juga harus ramah dan sopan agar semua orang yang datang ke rumah sakit Syukir, itu bisa terlayani dengan baik dan orang-orang itu juga menjadi senang.
Itu yang membuat rumah sakit Syukir selalu ramai selain orang yang berkerja di sana ramah ramah sopan dan baik dalam melayani, di rumah sakit itu juga mempunyai fasilitas yang lengkap tapi harga nya sangat terjangkau dari awal memang Syakir mendirikan nya untuk membantu orang yang kesusahan bukan untuk mengambil untung yang besar, sambil juga beribadah kepada allah azza wa jalla. setiap hari jum'at juga Syukir selalu menggratiskan setiap orang yang datang ke rumah sakit nya, karna bagi umat muslim hari jum'at adalah hari saya perminggu nya.
__ADS_1
Zikri dan Fatimah segera masuk ke dalam untuk menjumpai Priti.
"Alhamdulillah akhir nya kamu siuman juga nak ummy sama aby udah khawatir banget sma kamu" Ucap Fatimah sedih sekaligus senang.
"Mm iya ummy, maaf ya Priti merepotkan ummy dan aby" ucap Priti sedih.
"nggak kok nak, kamu gak merepotkan sama sekali, kamu kan anak ummy dan aby udah seharus nya kami melakukan ini ke kamu" ucap Fatimah sambil mengelus kepala putri nya itu.
"Apa lagi yang sakit sayang? kepala? tangan? kaki? atau apa? ucap Zikri perhatian.
"Nggak kok by, cuman kepala Priti sedikit pusing sekarang." ucap Priti senyum.
Ketika Priti sedang ngobrol dengan ummy dan aby nya, Agif dan orang tua nya masuk ke dalam ruangan nya, Agif menukar ekspresi yang tadi nya sangat khawatir di ubah nya menjadi dingin dan cuek.
__ADS_1