Cinta Di Bulan Ramadhan

Cinta Di Bulan Ramadhan
EPISODE KE EMPAT PULUH


__ADS_3

Setalah sekian menit Agif mengurus hal itu dengan polisi, akhirnya urusan itu selesai, Agif kembali ke ruang tunggu untuk mengajak Priti pulang, tapi sesampai nya di ruang tunggu ia melihat Priti sudah tertidur duduk disana


"Pasti ia kelelahan" ucap Agif pelan


Namun Agif kebingungan, bagaimana cara nya ia membangun kan Priti, sedangkan ia dan Priti sekarang ini masih belum makhrom. Agif mencoba memanggil nya, namun hasil nya nihil


Kini Agif mencoba meminta bantuan Polwan di kantor polisi itu untuk membangun kan Priti, tapi tapi sebenar nya ada rasa tak tega membangun kan Priti yang nampak sangat kelelahan itu, tapi yahh mau bagaimana lagi mau tak mau Agif pun terpaksa meminta bantuan Polwan di kantor polisi ini


Polwan pun datang dan mencoba membangunkan nya sambil memegang pipi nya Priti, tak lama Priti pun terbangun, namun ia langsung berteriak


"Aaaaaa, jangan sentuh gua, kita belum halal giff, pliese jangan sentuh guaaaa!!!" ucap Priti berteriak


Agif tertawa melihat tingkah Priti itu, namun di samping itu ia juga kagum akan gadis sederhana inii


"Mbakk, bukan mas itu yang membangun kan Mbak, tapi saya. Tadi mas ini yang meminta bantuan saya untuk membangun kan mbak nya" ucap Polwan tersebut ramah


"Owhh maaf Mbak, syukron jadzilan sudah membangun kan saya" ucap Priti sedikit malu malu


"Iya Mbak, sama-sama. Kalau begitu saya permisi dulu ya"


Agif dan Priti pun mengangguk dan tersenyum kepada Polwan tersebut, lalu Polwan tersebut pun meninggal kan ruangan itu

__ADS_1


"GR lu yakk, siapa juga yang mau megang megang lu haha" ucap Agif menertawakan Priti


Priti hanya melihat nya sinis, seperti tatapan maut lalu ia menundukan kembali pandangan nya


Agif yang melihat tatapan itu pun langsung terdiam menelan ludah nya, karna tatapan Priti tadi memang seperti singa yang ingin memakan mangsa nya


"Yauda ayo pulang, sudah larut ini, keluarga kita pasti sedang mengkhawatirkan kita di rumah" ucap Agif ramah


"Buruannn, Abi dan ummi pasti sedang mengkhawatirkan gua di rumah" ucap Priti tergesa gesa


mereka berdua pun meninggalkan ruangan tersebut, namun tiba tiba Priti berhenti lalu Priti langsung pergi meninggalkan Agif sendiri


Priti berniat meminjam telfon Polisi yang ada di sana untuk mengabari ummi dan abi nya agar ummi dan abi nya tidak khawatir cemas serta gelisah karna diri nya sampai sekarang belum pulang ke rumah juga


"Assalamualaikum pak, permisi pak, maaf sebelum nya saya kesini ingin meminjam telfon bapak sebentar untuk menelfon kedua orang tua saya pak, boleh? " ucap Priti mencoba meminjam Handphone polisi yang ia jumpai di kantor polisi itu


"Wa'alaikumussalam, boleh nak, ini" ucap Polisi tadi meminjam kan hp nya kepada Priti


"Alhamdulillah saya pinjam sebentar ya pak" ucap Priti lalu segera ia menelfon abi nya


"Assalamu'alaikum Abii, abii ini priti bii, maaf bii Priti baru mengabari Abi sekarang, Priti sedang di kantor polisi bersama Agif bii, tadi ada beberapa hal yang kami selesaikan dan baru selesai sekarang, ini Priti mau otw pulang bii" ucap Priti menjelaskan panjang lebar kepada abi nya

__ADS_1


"Wa'alaikumussalam, ya allah nak, kenapa baru mengabari abi sekarang, semua yang ada disini khawatir pada kalian" ucap Abi nya cemas


"Iya bii,maaf ya bii nanti setelah sampai dirumah Priti ceritakan semuanya" ucap Priti


"Tolong berikan Handphone ini ke Agif nak" ucap abi nya


setelah itu Priti langsung memberikan handphone Tersebut kepada Agif


"Assalamualaikum abii" ucap Agif ramah


"Wa'alaikumussalam, tolong jaga anak abi baik baik ya nak, Abi percaya kan semuanya ke nak Agif


"Baik abi kalau begitu saya dan Priti jalan pulang dulu ya bii" ucap Agif masih dengan lemah lembut


"Iya nak, hati hati, jangan ngebut ngebut ya, ini sudah larut fii amanillah" ucap Abi berpesan kepada calon mantu nya itu


"Na'am abi, assalamualaikum"


"Wa'alaikumussalam nak"


Telfon pun terputus dan Agif serta Priti pun mengembalikan nya dan mengucapkan terimakasih kepada polisi tersebut dan otw pulang ke rumah Priti....

__ADS_1


__ADS_2