
"Ini gimana?, gua suka yg ini baguss" ucap Agif
"Liat yang lain dulu boleh?" ucap Priti yg kini menjaga atitude nya di depan pelayan serta menejer butik itu
"Owh okey, tafadholy ya ukhty" ucap Agif ramah
"Ini juga bagus, gimana? " ucap Agif
"Hmm gua pengen yg warna putih giff, boleh? " ucap Priti menolak nya lagi
"boleh boleh, gua juga pengen nya gitu" ucap Agif santai
"Nihh warna putihh" ucap Agif
"sabarr, gua masih pengen liat yg lainn" ucap Priti dan Agif hanya mengikuti nya saja
"nahh ini bagus nihh giff, mau yg inii boleh? " ucap Priti sedikit merengek
"Tapi warna nya? tadi kata nya mau yg warna putih" ucap Agif
"hmm iya sihh, mbak yg model ini warna putih ada ga yah?" ucap Priti bertanya pada mannajer di sana
"Sebentar ya non, kami liat dulu" ucap Manejer tersebut lalu melihat nya
"Baik mbak" ucap Priti dan Agif lalu duduk di sofa yg sudah di sediakan disana
sembari menunggu, Priti mengecek hendphone nya, membuka akun instagram nya, banyak sekali notif dari followers followers nya, karna sudah beberapa hari ini Priti sibuk mengurus persiapan untuk pernikahan nya hingga jarang sekali Priti bermain di sosmed nya lagi
tak lama kemudian mannajer tersebut kembali lagi
__ADS_1
"Maaf, non, tuan muda, gaun yang model tersebut warna putih nya sudah habis,hanya tinggal warna itu lagi" ucap manejer tersebut
"Kann, Agifff" ucap Priti merengek
"Gabisa di pesan lagi mbak? " ucap Agif bertanya ke mbak nya
"maaf, gabisa tuan, soal nya itu yg terakhir" jawab mbak tersebut
"Jadi gimana tii?" ucap Agif
"Hmm yauda deh, mau gimana lagi" ucap Priti dengan raut wajah agak sedih
"Jadi yg mana? " ucap Agif bertanya lagi
"Yg pertama aja deh, yang lu suka tadi" ucap Priti
mereka pun membungkus gaun tersebut dan lanjut memilih milih gaun yg selanjutnya
...------------------------------------------------...
"lu mau yg model gimana?" ucap Agif bertanya
"Hmm, terserah lu aja" ucap Priti sambil melihat gaun gaun yg ada di sana
"Hilih, nanti gua pilihin lu kek di tempat undangan tadi, males gua" ucap Agif malas
"Yg ini ngga, serius" ucap Priti meyakinkan nya
"Beneran lu?" ucap Agif memastikan nya lagi
"Iya beneran, bawel lu ah" ucap Priti sebel
"Okey, klo gitu,mbak bisa tunjukin pakaian adat jawa nya? " ucap Agif kepada pelayan tersebut
"Ayo tuan, non" ucap pelayan tersebut
__ADS_1
"Nohh, gimana?" ucap Priti
"Kagak, mau lu make yg kebuka gitu? " ucap Agif kepadanya
"Ya kan nanti bisa pake jelbab gua yg syar'i, kita kesini mau beli baju nya kaleee, bukan hijab nya" ucap Priti
"Pokok nya gua gamau yg itu" ucap Agif yg kini bertingkah seperti Priti tadi, sedangkan Priti memandang nya dengan tatapan tajam bak burung elang:v
"Niii" ucap Priti lagi
"Gak" ucap Agif yg sengaja mengerjai Priti
"Ribet lu, ini ga mau itu ga mau, ntah apa mau nya bah" ucap Priti ngegas
"Eh kok ngamok!" ucap Agif tak kalah bergas, namun Priti tak menggubris nya
"hm?? " ucap Priti bertanya namun hanya mengeluarkan deheman nya saja
"Hmm, no no no" ucap Agif geleng geleng kepala
Priti hanya melihat nya sinis sebentar setelah itu langsung pergi meninggal kan nya ke gaun yang selanjut nya
Mbak mbak pelayan di situ pun hanya senyum senyum sendiri melihat kelakuan dua calon pengantin baru ini
"Nih terakhir, klo lu gamau juga, gua buang lu ke kuantan" ucap Priti mengancam
"Nahhh,ini dia yang gua cari carii, oke mbak yg ini 1 ya, tolong di bungkus juga" ucap Agif tanpa menggubris ucapan Priti tadi, Priti pun hanya mendengus kesal melihat Agif yg kadang sok cuek itu
__ADS_1