
tak lama datanglah OB membawa minuman ke ruangan nya, namun ketika OB itu hendak keluar, tanpa sengaja ia menabrak seorang akhwat bercadar, dan itu membuat tampan yg berisi gelas kotor itu jatuh ke lantai dan pecah
"Astaghfirullah" ucap wanita itu kaget
"Maaf pak maaf, saya tidak sengaja" ucap nya ramah
"Tidak apa apa non, saya yg tidak hati hati tadi" ucap OB itu hendak memungut pecahan pecahan beling yg pecah tadi namun di tahan oleh wanita tersebut
"Biar saya saja pak" ucap nya lalu memungut satu persatu pecahan beling itu, tanpa sadar ada 1 pasang mata yg menatap kagum kepada nya. namun ketika ia hendak mengambil beling terakhir, beling itu malah mengenai tangan nya hingga berdarah
"Aww astaghfirullah" ucap nya sedikit kesakitan
melihat itu ntah kenapa Agif langsung mengambil kotak P3K dan dengan sigap ia langsung menangani luka akhwat tersebut dan.......
...****************...
...********************************...
"Afwan ukh, Ana izin mengobati luka nya" ucap Agif dengan raut wajah yg agak khawatir
"Syukron, tapi maaf pak, biar saya sendiri saja" jawab Akhwat tersebut menolak nya dengan sopan santun
Agif memberikan kotak p3k yg ada di tangan nya, ia sedikit membantu nya, seperti menggunting handshaplash, membuka tutup alkohol, tutup obat merah serta mengguntingkan kain kasah.
"Mari silah kan masuk" ucap Agif mempersilahkan akhwat bercadar tersebut masuk ke dalam ruangan nya, dan duduk bersebrangan
"Baiklah, coba anti perkenalkan diri dulu" ucap Agif agak sedikit gugup dan begitupun akhwat itu
"Baiklah pak, sebelum nya saya ingin meminta maaf atas keterlambatan saya, dan kejadian di depan tadi, saya terlambat karna di jalan tadi ada sedikit halangan, perkenalkan nama saya Syafira nurul 'Aini, umur saya 24 tahun, saya kesini ingin melamar sebagai sekretaris bapak" ucap nya santai namun berwibawa.
"baiklah, boleh saya lihat berkas berkas nya?" tanya Rasyid
Syafira pun memberikan beberapa berkas untuk interview nya, lalu Rasyid pun memeriksa satu persatu berkas yang ada.
__ADS_1
Sementara itu di Rumah nya, Priti dan Agif sedang asyik menonton film layar lebar yang berjudul "Assalamu'alaikum calon imam" .
ntahlah, semenjak menikah semalam mereka sekarang sangat akur, tidak seperti dulu lagi yg jika bertemu maka akan terjadi tom and jerry.
Mereka menonton sambil memakan cemilan dan buah buahan yg sudah di potong potong, dengan sesekali Agif menyuapi buah tersebut ke dalam mulut Priti begitu pun sebalik nya.
.
"okey baiklah, semua berkas berkas kamu sangat memuaskan saya, mulai besok kamu bisa berkerja di kantor ini" ucap Rasyid sembari mengembalikan berkas berkas Syafira tersebut.
"Alhamdulillah ya allah, syukron jadzilan pak, in syaa allah saya akan berkerja sebaik mungkin di perusahaan bapak" ucap nya senang, yg tampak dari mata nya.
"Aamiin, selamat berkerja" ucap Rasyid ramah
"Baiklah pak, kalo begitu saya pamit terlebih dahulu ya pak" ucap Syafira sambil mengatupkan tangan nya
sementara itu Di lobi perusahaan nya Agif, tampak ada 2 pria paru baya yg tak sengaja berjumpa di kantor itu, mereka tampak nya sedang asyik mengobrol .
tak lama setalah Syafira keluar, Rasyid pun juga keluar karna ia ingin pulang dan beristirahat, namun ketika ia hendak meninggalkan meja nya, tampak ada bros jelbab yg tergeletak di lantai
"Apa ini punya akhwat tadi? " lagi lagi ia bertanya pada diri nya sendiri
dengan cepat Agif keluar dari ruangan nya lalu berlari mengejar akhwat tersebut, beruntung ketika lift hendak tertutup Rasyid dengan cepat menerobos masuk.
"Afwan sya, apa ini punya kamu? " ucap Rasyid ngos ngosan
"Ah iya, itu punya saya pak" ucap Syafira yg menyadari bahwa tospen nya terjatuh
"Ini" ucap Rasyid sembari mengembalikan nya
"Terimakasih pak, maaf sudah merepot kan bapak" ucap Nya sambil menunduk
"Tidak masalah" jawab nya santai
__ADS_1
di dalam lift itu hanya berisi mereka berdua, jantung Syafira seakan berdetak dengan kencang, karna baru kali ini ia berduaan bersama lawan jenis, ia juga mengeluarkan sedikit keringat
"kamu kenapa?, apa kamu sakit" ucap Rasyid yg melihat Syafira berkeringat itu
"Tidak pak, saya baik baik saja" ucap nya sedikit gugup, berungung pintu lift sekarang sudah terbuka, dan mereka berdua sama sama berjalan menuju pintu keluar
namun ketika sampai di tengah tengah lobi, mereka bsrdua melihat 2 orang Pria paru baya yg tak asing bagi mereka, lalu mereka punendekat kan nya
"Abi?, abah? " ucap mereka berdua kompak
Sontak Pria paru baya yg sedang asyik memgobrol itu langsung melihat ke arah yg memanggil nya.
"Eh nak" ucap mereka berdua sambil tersenyum.
"Abi sedang Apa disini? , abah sedamg apa disini?" ucap mereka berdua lagi lagi kompak.
"Kamu yg sedang apa disimi nak? " ucap abah nya Syafira kembali bertanya
"Syafira sedang melamar kerja, dan alhamdulillah syafira diterima di perusahaan ini" ucap Syafira jujur
"Ah iya fli, perkenal kan ini anak sulung saya, Rasyid, beliau yg memimpi perusahaam ini" ucap Zikri mengenal kan anak nya
"Rasyid om" ucap Rasyid sambil salaman kepada Abah nya Syafira
"Dan ini Syafira kri, anak bungsu saya" ucap rafli juga mengenal kan anak nya
"Syafiraa omm" ucap syafira sambil mengatupkan tangan nya yg juga di balas oleh zikri abi nya Rasyid
"Lalu kenapa kalian berjalan berdua duaan gini Hm? " ucap Rafli menggoda anak nya
"Nah lo, kenapa kalian berdua duaan gini" ucap Zikri yg juga ikut ikutan menggoda anak nya dan anak sahabat nya itu
"eh anu bi, om" ucap Rasyid salting:v
__ADS_1
(nahloo, di introgasi lu syidd, amsyongg deh luu) author saidd:b