
wah dagingnya udah masak tu guys, hmmm harum, aku mulai lapar dengan aromah-aromah rangsangan tenggorokanku. kata revan sambil mencicipi potongan daging.
ih revan jorok bangat sih, ng cuci tangan dulu, mukanya aja yang tampan tapi tidakannya ng steril. ujar ita kesal dengan tingka revan.
hahahah akhirnya kamu juga mengakuiku tampan ta' atau jangan-jangan sedari tadi kamu udah memperhatikan aku ya? ah kamu naksir ya ta'? ucap revan dengan pedenya.
hahaha suka? sama lo? sumpah ya klw sampe gw suka sama drum bisa-bisa berasku habis sekarung tiap hari, oga bangat suka sama manusia pemborosan kayak lo, ketus ita sambil ngeledek tampa dosa.
awas aja lo ya ta' klw sampai suka sama gw, gw sumpain lo ng mampu ninggalin kamar selama gw masih ada dikamar. ujar revan
cih, dasar otak mesum, untung-untung dikasih hidup sama Tuhan, eh hidupnya ng bersukur makanan lima porsi dijadiin satu porsi, berharap lagi mauw sama yang alus-alus kek gw wkwkwwk. ujar ita sembari tersenyum mengejek.
teman-temannya yang lain hanya bisa diam sambil geleng-geleng kepala ngeliat kelakuan kedua sahabatnya yang memang sedari dulu kayak kucing dan tikus.
anni yang lagi asyik menikmati sesuguhan pemandangan sambil ngelamun tiba-tiba di kagetkan dengan hendra yang membawa piring berisi makanan.
hay anni ngelamun aja lu, sapa hendra membuyarkan lamunan anni.
eh kamu ra' ada apa? tanya anni.
ni dimkan jangan cuman diliat-liatin sambil ngunya angin, entar kamu ng kenyang malah sakit. tawar hendra dengan penuh perhatian.
eh iya ra' makasih banyak ya? balas anni.
disamping itu angga dan bela berjala menuju tempat anni dan tidak di sangka-sangka angga disuguhkan dengan pemandangan tidak mengenakan.
__ADS_1
anni kok mesrah bangat sama hendra, wajahnya begitu bahagia mendapatkan suapan dari hendra atau jangan-jangan mereka ada hati makanya aku ditolak sama dia? tapi anni bilang cuman sahabat sama mereka dan mau fokus untuk pendidikannya. batin angga.
hay brow? sama angga.
hendra menolh kesamping mencari suara yang tak asing itu.
hay kamu angga, hendra menjawab sambil tersenyum. ngapain lo disini angga dan cewek itu pcr kamu?. hendra bertanya sambil menggoda angga.
ah buka ndar, dia teman aku hehee. jawab angga sambil terkeke.
eh kenalin ini anni sahabt gw. ucap hendra.
bela, sambil menghulurkan tangannya ke khoirunnisa. anni, bls anni sambil tersenyum.
hay anni, aku fikir tadi kamu mau kemana, tau taunya kamu juga kesini, ucap angga.
iya angga, blw anni sembari tersenyum.
sedari tadi hendra menatap sahabatnya menyelidiki, hemmm, hendra mendehem, membuyarkan pandangan angga ke anni sedangkan anni hanya menunduk tersipu malu.
kalian udah saling kenal? tanya hendra.
iya, jawab angga
sejak kapan?
__ADS_1
sejak lama hehehe. jawab angga.
ah lo angga bi.sanya cuman becanda doang, pantas aja banyak hati yang terluka karena ulah lo, ucap hendra yang membuat jantung anni seketika berdetak kencang.
ah ternyata kamu seperti itu angga, untung saja aku menolakmu, hampir aja gw jadi korban lo. batin anni.
ah lo hendra, gw ng kayak gitu kok, itu hanya penilaian babyak orang.... sebelum angga menyambung ucapanya tiba-tiba anni meninggalkan tempat itu sembari mengatakan kepada mereka "klw kalian udah selesai ngobrol nanti kalian gabungya disana, gw mau kesana dulu, permisi" pamit anni.
angga yang ngeliat aksi anni tiba-tiba memberhentikan langka nya, maaf anni boleh kita bicara sebentar ada hal penting yang ingin aku katakan padamu, ucap angga meyakinkan anni.
anni hanya merespon dengan senyuman lalu pergi.
hendra dan bela yang melihatnya merasa bingung dengan tingkah kedua orang itu.
hemm, hendra mendehem.
dan bela yang sedari tadi disitu hanya bisa diam melihat angga yang seperti ada yang diaembunyikan.
ada apa dengan angga dan gadis itu? mereka sepertinya sudah sangat akrab, atau jangan-jangan dia gadis yang sekian kali yang didekati tapi kok cewek kayak aku sama sekali tidak membuatnya tertarik, awas aja lo ya angga, gw akan melakukan apapun untuk menaklutkan lo. gumam bela dengan kesal.
sedangkan teman-teman kocak angga sedari tadi menunggunya balik dari toilet. salah satu temanya bertanya, eh kok dia lama bangat sih? ucap adit.
yang lain hanya bisa mengiyakan ucapan adit.
ya sudah aku cek dulu. icup rian.
__ADS_1