Cinta Di Dalam Doa 1/3 Malam

Cinta Di Dalam Doa 1/3 Malam
sabtu yang bisu


__ADS_3

kring kring kring (deringan hp)


semburan angin membelai wajahnya dibalik jendelah terdengar suara adzan berkumandan, setelah semalam bermanja dengan malam akhirnya dia bangun untuk menunaikan kewajibanya untuk melaksanakan sholat subub, dalan doanya dia selalu meminta untuk keselamatan kedua orang tuanya serta keluarganya tapi tak lupa dari itu dia juga meminta agar sekiranya apa yang menjadi niatulianya untuk melanjutkan pendidikan agar di ijabah oleh Allah Swt, karena anni merupakan mantan pengikut paham tablik dan dengan beberapa ajaran yang di dapatkan maka dengan ajaran itu juga yang selalu dijadikan benteng untuk mengingat perinta dan larangan-NYA, hanya saja manusia adalah mahluk biasa yang setiap saat melakukan perbuatan yang bisa membuatnya khilaf atau lalai.


halo? iya jawab anni, kamu kenapa tika? tanya anni, hari ini bareng aku ya kesekolah? tanya tika, baiklah ka, jawab anni.

__ADS_1


setelah selesai mandi anni menjemur pakaian namun anni tiba-tiba mendapatkan serangan kata-kata yang sangat menyakitkan untuk dirinya, bukan karena kata-kata itu yang membuatnya sedih hanya saja karena usianya yang sudah beranjak dewasa sehingga dia merasa malu jika diperlakukan tidak sewajarnya dan bukan hanya kata" tapi juga dengan pukulan tapi untung saja tante dari anni cepat datang menghelai tragedi tidak mengenakan pandangan pagi itu.


ni' bukanya ini hari pengumuman kelulusanmu? knp belum mandi? ini sabun kamu pake nanti kamu boncengan sama adik kamu ita, anni hanya mengangguk ia tanpa berkata-kata sambil menyekap air matanya yang masih membasahi kelopak matanya.


setelah selesai memakai baju anni langsung berangkat bersama dengan sepupunya menggunakan sijago merah itu julukan motor ita namun di perjalanan anni masih diam sambil menangis mengingat kejadian pagi itu yang membuat hatinya begitu sakit sehingga hari bahagia ini berubah menjadi duka yang teramat dalam air matanya tak berenti mengalir hatinya benar-benar sakit dan dengan itu dia mulai mencoba memikirkan banyak hal terkait cara lari dari masalah yang membuat nyawanya tak lagi hidup.

__ADS_1


sesampai di pinggir sungai anni tidak langsunh pulang namun dia masi tinggal dipinggir sungai meratapi kesedihanya kepalanya dipenuhi banyak fikiran dan dadanya terasa sesak, air matanya tak henti-henti menetes.


hay kak anni, sapa ika, titiba muncul dari belakang, eh ika kamu kok disini tanya anni. ia kk aku baru balik dari sekolah, oi bukannya kk anni sedang merayakan hari kelulusan, knp disini? tanya ika, anni sejenak diam sembari menyembunyikan kesedihannya, klw kk anni tidak keberatan aku mau ngajak kk anni jalan-jalan, tanya ika. baiklah ka, jawab anni.


diperjalanan menuju pantai anni dan ika tiba-tiba bertemu dengan laki-laki misterius itu tapi hanya sekedar sapa tidak sampai beratatap muka dan sesampai dipinggir pantaj anni menyaksikan banyak muda mudi sedang bercumbu rayu, bermain dengan desiran ombak dan rayuan angin, aambil mengbil gambar.

__ADS_1


hidup adalah masalah dan tidak ada yang bisa menghindari masalah, kuatkan hatimu kembalikan segalanya kepada sang pemilik semesta sebab sebaik-baik skenario hanya skenarionyalah yang berakhir dengan keindahan.


__ADS_2