Cinta Di Dalam Doa 1/3 Malam

Cinta Di Dalam Doa 1/3 Malam
melepaskan.


__ADS_3

semakin kesini semakin tak ku temukan lagi kehangatan dimatamu, wajahmu yang indah bak semerbak bunga ditaman, bibirmu bak candu tapi kini hanya sebua ulasan lukisan didalam memorry, dimana wajah manismu itu, kau menggaruk jiwaku membuat hidupku merontah.


dipagi hari yang cerah burung saling sahut sahutan mengiring kepergian khoirunnisa, air mata tak lupa menghantarkan kepergiannya.


nak nanti klw kamu di kampung orang jangan lupa jaga kesehatanmu, perhatikan pola makanmu dan jangan memaksakan diri. nasehat mamanya.


iya mah doain khoirunnisa, mencium pundak tangan ibunya sembari meneteskan air mata.


teman-teman anni sudah siap mengantarkannya sampai kekota tujuannya yang cukup jauh menepuh perjalanan 10 jam.


yah seperti itulah pejuang nasib, tidak mengenal jarak dan waktu.


diprjalanan, hanya ada hening sembari menikmati keelokan alam yang begitu indah, di malam hari merek lampu-lampu yang saling bermain-main di audut kota dan genung pencakar langit yang menghiasi keindahan alam


tak sadar air mata anni jatuh.


tuhan hari ini aku benar-benar dewasa, kini engkau telah mengukir perjalanan takdirku yang hingga detik ini akhir dari rencanamu terhadapku seperti apa? namun jika perjalananku hanya seuntau sebuah tujuanku hanya untuk menimbah ilmu maka rangkul aku untuk bisa menjadikan tujuanku sebuab lentera yang mampu memberikan penerangan diasegalah penjuru, gumamnya.


air matanya semakin deras yang tak satupun temannya mengetahuiny.


.....


anni knp wajahmu begitu menghantuiku bahkan hari ini kau menjamai tiap rongga dalan dimensiku, anniiii!! ah sial!. batin.


dari sepanjang lamunanya kini dia duduk ditepi ranjang sambil meneguk air minum setelah itu tak lupa merai hp diatas lemari.


apa aku harus menghubunginya? ah tapi dia tidak mengharapkanku.


hmmmm, menghirup udara sebanyak mungkin lalu mengeluarkannya.

__ADS_1


kring kring kring panggilan masuk (angga)


seketika lamunannya dibuyarkan.


halo,


assalamualaikum anni? waalaikumsalam


maaf mengganggumu selarut ini, aku tak bisa tidur hingga memikirkanmu dan aku mengkawatirkanmu, sekali lagi maaf jika aku terlalu berlebihan.


anni masih tidak menjawab dia diam dalan seribu pertanyaan di benaknya dan hanya suara tangisan yang di dengar angga dari kejauhan.


anni kamu kenpa? knp kamu menangis? apa aku salah?


a-ng-a a-ku hmmmm, kamu kenapa ni'?


sontak angga terperanjak dari kesediahnya dengan ucapan yang dilontarkan anni.


maksud kamu apa anni? bicara dengan jelas!


wanita itu? dengan nada tegang, wanita siapa?


bela! knp dengan belah?


dia mencintaimu dan menginginkanmu bahkan dia lebih pantas untukmu sebab dia lebih baik dariku, aku dan kamu tidak pantas dan satu lagi jangan pernh hubungi aku lagi.


tut tut tut


halo anni? anni?

__ADS_1


tak ada jawaban dan dia mencoba menghubunginya dan nomor itu sudah tidak aktif lagi.


plasback


hay dit? sapa bela, eh bela!


kamu melihat angga? sejak beberapa hari ini dia menghilang dari pandanganku!


knp kamu mencari kekasih orang? tegas adit dan berhentilah mengharapkannya dan mengganggu hidupnya!


siapa wanita itu angga?


dia khoirunnisa, wanita yang di kejar-kejar adit di turnamen.


sial, tunggu saja kamu, aku akan buat perhitungan padamu.


bela menghubungi rara untuk meminta nomor WA anni, karena bela dan rara cukup kenal karena merek pernh mengikuti turnamen antar sekolah sebagai perwakilan untuk pertandingan di kabupaten dan kebetulan bela tau rara satu sekolah dengan anni.


pesan WA masuk, sebuah foto unik dimana bela dan angga duduk berduaan.


seketika jantung anni berdetak kencang sehingga membuat tubuhnya melemes.


maaf apa maksud dari semua ini? tanya anni


cih, dasar wanita tidak tau malu, masih punya nyali juga loh, berani-beraninya menggoda pcr gw dan laki-laki paling diidolakan disekolah.


anni tak membalasnya , air matanya mulai bercucuran begitu deras.


karena anni wanita baperan dan hatinya sangat lembut sehingga satu lontaran kasar bisa membuat jantungnya berdetak dan badanya gemetar.

__ADS_1


__ADS_2