Cinta Di Dalam Doa 1/3 Malam

Cinta Di Dalam Doa 1/3 Malam
nuansa baru


__ADS_3

hmmm, anni menghirup udara sebanyak-banyaknya lalu menghempaskannya.


alhamdulillah akhirnya sampai juga. kalian nginap dulu ya besok baru balik soalnya perjalannany cukup jauh dan sangat melelakan.


tapi anni kamar di apertemen kamu cuman satu! protes revan


ah udah sukurin aja, ini bukan rumah kamu yang kamarnya dimana-mana. ketus ita'.


sudah-sudah sekarang waktunya istirahat, bukan berdebat. tegas hendra.


pagi-pagi buta adzan telah lewat mereka masih terlelap karena rasa ngantuk yang masih membelainya hingga lupa akan waktu.


kring kring kring kring (deringan hp).


anni merainya. ah sudah jam 05:50, dengan tergesa" anni masuk kekamar mandi untuk mengambil air wudhu dan tak lupa membangunkan teman-temannya untuk menunaikan kewajiban.


ting ting ting, (notifikasi) tanda pesan masuk.


setelah selesai sholat anni merai hpnya, siapa sepagi ini mengirim pesan, gumanya.

__ADS_1


terlihat jelas nama yang tak asing (angga)


assalamualaikum, maaf mengganggu pagi-pagi, aku hanya ingin mengatakan, semalam aku tidak tidur nyenyak wajahmu mengisuk fikiranku namun bukan berarti kau menjadi hantu disetiap lamunanku sehingga membuatku untuk tidak bangkit dari kedilemaan ini, terimakasih untuk semua waktunya, semogah kamu bahagia.


deeg


jantung anni seketika berdetag kencang, nafasnya mulai tak beraturan, fikiranya hampa dan tatapanya kosong, seketika air matanya jatuh.


tuhan cobaan apa lagi ini, aku sudah sekuat tenaga untuk membungkuk dihadapanmu tapi kenapa pengabdianku berakhir seperti ini, menangisi lelaki yang bahkan mukan muhrimku, lelaki yang engkau ciptakan dari kotoran yang sama denganku tapi kenapa membuatku tak berdaya seperti ini. batin anni.


waktu menunjukkan jam 07:30 teman-teman anni selesai berkemas.


anni kami pamitya, hati-hati disini dan ingat jaga kesehatan, ucap salah satu tannya.


ditempat yang berbeda ada lelaki yang masih menikmati hangatnya selimut dan empuknya tempat tidur tapi tidak benar-benar menikmatinya.


anni maafkan aku, aku tidak benar-benar mengikhlaskanmu jika ada car yang unik untuk tuhan menpertemukan kita dan mengamanahkannya kepadaku maka aku akan memanfaatkannya dengan baik, ucap angga.


selesai dengan pergulatan imajinasinya, segera mengibakan selimutnya lalu berjalan kedalam kamar mandi untuk membersikan diri karena pagi ini ada agenda penting yang harus di hadiri mengingat diusianya yang sekarang ayahny mengajarinya berbisnis melalui pengalaman kecil hinga besar seperti bertemu klien karena setelah ini dia akan keluar negeri untuk melanjutkan kuliah.

__ADS_1


selesai merapikan diri akhirnya angga melangkah menuruni anakntangga menuju meja makan disana sudah ada ke2 orangtuanya menunggu.


pagi pa, pagi ma, sapa angga.


pagi, balas mama dan papanya.


pagi ini kita langsung kekantor ya, iya pa. jawab angga.


iya angga karena selepas hari ini kamu harus berangkat ke australia untuk melanjutkan pendidikan. tegas mamanya.


seketika raut wajah angga berubah dan dengan hati berat angga hanya tersenyum kepada kedua orangtuanya, iya ma, jawab angga dengan lembut.


apa aku harus benar-benar pergi? hmmm, mungkin ini adalah jalannya, gumam dalam hati.


selesai sarapan angga dan papanya berangkat kekantor tapi sebelum itu angga tak luput mencium punggung tangan mamanya.


angga diusia kamu sekarang kamu harus banyak belajar mengingat papa dan mama sudah tua sehingga semua urusan terkait perusahaan akan dialihkan kekamu jadi untuk itu fokuslah nak. nasehat mamanya,


angga tersenyum sembari berkata iya mama.

__ADS_1


karena angga anak penurut jadi apapun yang dikatakan orang tuanya bukanlah hal breat yang harus ditolak


mobil melaju dengan kecepatan sedang menuju kantor aditama wirianto, tak ada suara hanya hening yang memecah keramaian kota.


__ADS_2