
aku ke kamar aku dulu yah, aku harus bersih-bersih . "ucapnya
Miska sudah masuk kedalam kamarnya, Raka segera menuju ke kamarnya untuk mandi .
knp Miska terlihat ketakutan sekali yah tadi saat aku gendong, aku jadi merasa bersalah sudah menggodanya .
apa bercandaku kelewatan yah? sepertinya kalau hanya belum terbiasa ga akan setakut itu ." gumamnya dalam hati
Miska yang berada didalam kamar tamu, terdiam duduk di pinggir kasur .
aku takut sekali digendong seperti tadi, knp traumaku blm hilang juga yah sampai saat ini . saat itu aku dan Riyan bermain dipantai bersama adik Riyan yang masih umur 3tahun saat itu , adiknya minta digendong karna kesukaannya ialah digendong sambil diputar-putar melayang keudara .
Riyan asik menggendong adiknya dengan melayang-layang kan adiknya tanpa teliti baju adiknya menutupi wajah Riyan hingga menyambat mata Riyan sampai terasa perih membuatnya munutup matanya sampai tidak bisa menangkap adiknya. aku yang saat itu panik melihat Riyan tiba-tiba menutup matanya segera mendekati Riyan tanpa memperdulikan adiknya .
tiba-tiba adiknya terbanting ke air , terbawa ombak sampai ketengah laut .
hingga membuatnya tewas seketika , kejadian itu masih terbayang dikepalaku .
masih sangat jelas terlihat, disitu Riyan sangat terpukul atas kepergian adiknya yang tanpa sengaja meninggal karna kecerobohan riyan dan aku .
orangtua Riyan menganggap itu kecerobohan Riyan tidak bisa menjaga adiknya karna asik berpacaran denganku .
sampai pada akhirnya Riyan harus mengikuti keinginan orangtuanya untuk kuliah diluar negri dan meninggalkan aku .
digendong tadi membuatku sangat takut, aku merasa memori itu datang kembali memperlihatkan aku,Riyan ,dan adik Riyan .
" Miska membayangkan kejadian masa lalunya yang membuat trauma
ahhh, knp bisa aku mengingatnya .
jelas-jelas aku sudah melupakannya sejak lama . "ucapnya saat sadar dari lamunannya
mungkin skrng aku harus mandi, biar bisa lebih fresh kali ya ."ucapnya sambil bergegas masuk kedalam kamar mandi
beberapa menit kemudian pak Raka mengetuk pintu kamar Miska , tok tok tok
Miska sayang kita makan malam yuk, ibu udh nunggu kita dibawah tuh . "ucap Raka sambil meneguk ointu Miska
iya sebentar , sebentar lagi aku kebawah . "jawab Miska yang masih dandan setelah mandi
Raka menunggu depan kamar Miska beberapa menit sampai Miska keluar dari kamarnya dengan kaget.
__ADS_1
knp kamu masih disini?aku kira kamu sudah turun duluan " ucap miska kaget
aku tungguin kamu lah, masa aku tega biarin kamu turun sendiri menghampiri ibuku . "kata Raka
terima kasih yah sayang, kamu pengertian bgt . "ucap Miska nerves
kamu cantik bgt malam ini?wangi bgt juga, cie mau ketemu calon mertua ya? "ucapnya meledek Miska
Raka udah dong sayang, jgn ledekin aku terus . aku lg nerves ini , jgn tambah bikin aku gabisa berkata-kata depan ibu kamu "ucap Miska kesal
iyaiya, gausah nerves sayang . rilex yah,santai . anggap aja ini ibu kamu . "kata Raka menenangkan
oke, kamu benar . aku harus santai "jwb Miska
siap? "tanya Raka
siap dong . "menebarkan senyumnya
Raka mengandeng tangan Miska sampai ke meja makan . seperti tuan putri saja .
sini-sini kamu duduk ."kata raka sambil menarik kursi untuk Miska segera duduk
udah Raka , aku bisa sendiri . "ucap Miska dengan lembut sambil menebarkan senyumannya
waalaikum salam nak, saya lili . "ucapnya terkejut dengan sikap Miska yang sangat sopan dan ramah
oh iya ibu lili, maaf kalau keberadaan saya menggangu ibu . "ucap Miska dengan menundukkan kepalanya
tidak sama sekali nak, ibu senang bisa kenal kamu . ayo silahkan makan nak "kata bu lili dengan senyum
kamu mau yang mana sayang, biar aku ambilin . "ucap Raka bertanya
gausah Raka, aku bisa ambil sendiri . " jwb Miska
ibu lili memperhatikan mereka sambil tersenyum-senyum
cantik kan bu, ini Miska yang aku ceritain tadi ditelpon . "ucap Raka sambil tersenyum kehadapan ibunya
Raka, sudah dong jgn buat aku malu depan ibu kamu . "bisik Miska disamping telinga Raka sambil menyenggol kaki Raka dibawah meja makan
kan emang kamu cantik sayang , ga usah malu sayang . ibuku juga tau kamu cantik, yah kan bu? "lagu-lagi raka menggoda Miska
__ADS_1
udah dong Raka, kasian tuh Miska nya sampe merah merona pipinya . Raka memang begitu orangnya suka jahil . "ucap ibu lili sambil tersenyum
iya bu gpp, hehe
awas kamu yah, untung ada ibu kamu . "ucapnya sambil senyum-senyum mengembang
emang kalo ga ada ibu aku, kamu mau apain aku? "ucapnya terus menggoda sambil mengulurkan lidahnya
ohhh, kamu nantangin aku ya .
tikklitik klitik
" mengelitik Raka sampai Raka ampun-ampunan
iyaiya, udah udah, ampun sayang ampun . aku ga kuat dikelitikin , nanti aku cium nih "ucap Raka mengancam sambil tertawa
Miska berhenti setelah mendengar kata "cium"
kalian yah, benar-benar lucu loh .
ibu sampai merasa punya dua anak kecil yang sedang bermain .
kamu benar-benar polos nak , jarang sekali ada anak sepertimu dijaman seperti sekarang ini .
Iyah bu ,Miska sangat polos sampai aku bilang mau cium aja dia udh takut . hehe "Raka tertawa
emm , Raka udh dong . aku lapar ahh ,aku mau makan dulu . cape ladenin kamu "ucap Miska dengan polos
malam ini juga ibu terima Miska sebagai calon menantu ibu, pantas saja Raka langsung jatuh cinta sama kamu dan yakin sekali dengan pilihannya . ternyata ini gadisnya yang buat anak saya terpesona "ucap ibu lili
emm, ibu lili sangat berlebihan . "kata Miska
sudah-sudah nak makan dulu yah, habiskan dulu makanannya . baru kita lanjut lagi ngobrolnya, ayo silahkan Miska .
"ucap ibu lili
Iyah bu .
dengar Raka ibumu bilang makan dulu jgn bercanda .
kalau makan harus tenang yah, jgn godain aku terus yaa . "ucap Miska dengan kepolosan wajahnya
__ADS_1
emm, baiklah . "kata Raka
mereka melanjutkan makannya sampai habis dan kembali bercanda gurau tanpa canggung