
perjalan kekantor dari rumah Miska hanya memakan waktu 10menit , tibanya Raka dikantor segera memasuki ruang kerjanya .
Raka terduduk di kursi kerjanya untuk melanjutkan pekerjaannya, namun bayang-bayang wajah miska membuatnya tidak bisa berkonsentrasi bekerja .
sampai-sampai raka memutar-mutar kursinya sambil membayangkan wajah miska dengan bibir tersenyum senyum .
beberapa jam berlalu jam kerja pun berakhir , pertemuan tidak sengaja antara Raka dan Mita diloby membuat kekacauan seisi gedung .
Raka melintas dihadapan Mita tanpa menoleh seperti tidak mengenalnya sama sekali membuat Mita menarik tangannya .
Raka tunggu "teriaknya sambil menarik tangan raka
terhenti langkah raka seketika . "knp? jawabnya singkat
aku tidak akan melepaskanmu sampai kapanpun aku akan mengejarmu dan membuatmu jatuh cinta padaku, aku tidak akan membiarkan Miska mendapatkanmu "ucapnya dengan nada tinggi membuat Raka kesal dan marah
para staf yang berjalan melewatinya , terhenti menyaksikan drama yang dibuat mita
untuk apa?aku tidak akan mencintaimu sampai kapanpun aku hanya mencintai Miska. percuma kamu memaksakan apa yang memang bukan milikmu, kau akan sia-sia dan hanya menyakitkan hatimu sendiri karna sampai kapanpun aku tidak akan mencintaimu . "jawabnya dengan tegas dan jelas dengan raut muka marah
__ADS_1
kakinya melangkah keluar menuju parkiran, Mita yang blm selesai bicara ditinggalkan
tanpa berat hati
akhirnya para staf saling berbisik membicarakan apa yang dilihatnya barusan, Mita yang tengah kesal atas ucapan Raka berteriak membubarkan para staf yang mengumpul "pergi kalian, teriaknya dengan kesal
gila kali tuh cewe ya, seperti kehilangan akal sehatnya mempermalukan dirinya sendiri dihadapan banyak orang, terlebih akupun menjadi korban memalukannya . "ucapnya didalam mobil sambil memukul setir dengan kesal
terngiang ucapan Mita barusan membuatnya khawatir dengan Miska, kalimatnya seperti ingin menyakiti Miska
Raka teringat kalau ia lupa menyuruh OB mengantarkan telephon milik Miska akhirnya mengantarnya sendiri sepulang dari kantor .
ohiya handphone Miska' segera merogoh kantong jas nya lalu didapati handphone Miska masih ada dikantongnya setelah tadi diambilnya dari meja kerja Miska berniat ingin menyuruh OB menghantarkannya
perutnya terasa perih karna sejak siang ia blm makan, tepatnya lupa makan karna harus menjemput Miska dirumah sakit .
dilihatnya restoran yang terdapat menu makanan kesukaannya, tanpa berfikir lama membanting setir mobilnya untuk memasuki area parkir restoran tersebut.
memesan dua porsi menu makanan yang sama, berniat membawakan untuk Miska .
__ADS_1
klakson mobil yang terdengar dari kamar Miska membuatnya menoleh kejendela, dilihatnya Raka yang sudah berdiri didepan mobilnya tepat didepan pagar kost Miska.
tanpa disadari Miska sangat senang kedatangan Raka sampai terburu-buru menemui raka dengan wajah sumringah .
heiiii "ucap Raka menyaoa Miska
heiii "jawabnya dengan wajah yang masih sumringah
ini handphone mu . "merogoh kantong sambil memberikan handphone nya
ya ampun Raka, untuk apa harus diantar . aku kan bisa mengambilnya besok dikantor
emmm, ayo kita makan didalam mobil . aku membawakan makanan untuk kita "menarik tangan Miska masuk ke mobil
untuk kita??? "gumamnya bingung dalam hati
knp harus dimobil " tanyanya bingung
lihat tulisan itu, menunjuk tulisan yang berisi "khusus kost putri , laki-laki dilarang masuk"
__ADS_1
iya aku tau , tapi knp harus dimobil?kan kita bisa makan di teras, boleh ko kalau hanya diteras "ucapnya menjelaskan
lebih seru didalam mobil, kamu blm pernah kan? "ujarnya dengan menggoda