cinta dua sahabat

cinta dua sahabat
menyelesaikan meeting


__ADS_3

sesampainya dikantor, pak Raka lekas masuk kedalam ruangannya hanya untuk mengambil sebuah dokumen yang harus dibawanya meeting, ada 2 atau 3 meeting yang tertunda kemarin . dengan cepat pak Raka memulai meeting-meeting nya agar segera selesai, karna harus menjemput Miska dirumah sakit.


kedua meeting tersebut pun selesai dengan baik dan cepat, otak cerdasnya yang membuatnya dipindahkan ke perusahaan Jakarta . perusahaan pusat


diperjalanan menuju parkiran, pak Raka mendapati telpon dari resepsionis rumah sakit memberitahu kalau Miska sudah bisa pulang .


" selamat siang pak Raka, kami dari rumah sakit mulia ingin menyampaikan bahwa staf bapak yang dirawat disini atas nama ny.miska sudah bisa pulang .


oke baiklah, saya segera kesana . terimakasih ."imbuhnya


mobil yang dikendarai pak Raka melaju sedikit cepat , karna tidak ingin membuat Miska lama menunggu .


setelah tiba dirumah sakit, terburu-buru berjalan menuju kamar Miska dirawat .


dilihatnya Miska yang sedang tertidur dengan pakaian yang sudah diganti, bukan pakaian rumah sakit lagi .


pak Raka yang tidak tega untuk membangunkannya , membiarkannya tertidur dan menunggu Miska hingga terbangun .


sesungguhnya pak Raka adalah pria yang amat sangat baik, bukan hanya baik tapi pak Raka sosok pria yang diinginkan semua wanita . dengan kebaikannya, ketampanannya, kecerdasannya, juga sifatnya yang lembut penuh perhatian membuat semua wanita mengidamkannya .


jelas saja Mita berambisi ingin memilikinya


Miska yang sudah terbangun dari tidurnya, menoleh kesamping kehadapan pak raka .


emmm, sudah datang ya?maaf yah aku tertidur


baru sampai ko , hanya menunggu 25menit saja . "jawabnya dengan senyum

__ADS_1


aduh maaf yah, knp tidak bangunin aku saja ."nadanya merasa bersalah


sudahlah, ayo aku antar kamu pulang . "jawabnya dengan tenang


satu mobil dengan duduk disebelahnya pak Raka membuatnya canggung, Miska kembali dengan sikap pendiamnya yang hanya duduk terdiam tanpa kata .


pak Raka yang beberapa kali menoleh kehadapan Miska dengan senyum-senyum sambil mengendari mobilnya, membuat Miska makin salah tingkah .


Miska yang sebenarnya anak yang mudah bergaul, sempat menjadi sosok yang pendiam karna kehilangan ayahnya 5 tahun lalu .


kecelakaan pesawat yang sudah membuat ayahnya kehilangan nyawa, membuat Miska terpuruk saat itu . ditambah Miska adalah anak tunggal, itu sebabnya Miska selalu menuruti semua keinginan ibunya termasuk bekerja dijakarta .


setelah kepergian ayahnya , mereka hanya tinggal berdua . saat ini ibunya dikampung tinggal ditemani sepupunya yang kebetulan baru masuk kuliah di salah satu universitas jogja


akhirnya pak Raka memulai membuka pembicaraan, aku antar kamu kemana ya?hehe


Miska yang sejak awal masuk mobil terdiam, tersenyum mendengar pertanyaan pak Raka .


bukannya itu dekat dengan kantor?kamu tinggal sama siapa? "tanyanya


Iyah bener itu dibelakang kantor kita , aku ngekos disana . "jawabnya


ohh, kamu ngekos .


knp ga tinggal sama orangtuamu, dimana mereka? "tanyanya dengan serius


ibuku tinggal dijogja, aku kejakarta baru beberpa minggu ini karna keterima dikantor kita kerja . "jawabnya

__ADS_1


ohh kamu baru juga dijakarta, lalu ayahmu? "tanyanya karna Miska hanya menyebutkan ibunya


a ayahku 5 tahun lalu sudah tiada , ia kehilangan nyawanya saat kecelakaan pesawat . "jawabnya dengan terbata menunjukan wajah sedih


maaf, maaf Miska aku tidak bermaksud bikin kamu sedih . "jawabnya karna merasa bersalah


gpp Raka, itu sudah lama ko . "jawabnya dengan senyum menunjukan dirinya tegar


kalau kamu?kedua orangtuamu dimana? "tanyanya dengan rasa ingin tau


mereka sibuk dengan pekerjaannya masing-masing, ayah ku sudah memiliki keluarga baru dan sekarang aku tinggal bersama ibuku . mereka sudah berpisah sejak usiaku 4 tahun, mungkin takdir kita sepertinya sama hanya saja orangtuaku hanya berpisah tapi aku besar tanpa sosok ayah disampingku . ayahku hanya menanyakan kabar lewat telepon itupun hanya saat tertentu, seperti ulang tahunku, idul Fitri dan momen tertentu ,aku hanya bisa mendengar suaranya kita jarang sekali bertemu .. aku merasa dia ada tali bagai tiada "jawabnya dengan detail


emmm, maaf yah kamu jadi mengingatnya kembali . @miska


it's oke Miska "ucapnya dengan senyuman


Miska berfikir sepertinya hidup Raka lebih sedih dari hidupnya karna harus kehilangan sosok ayah sejak kecil , walaupun ayahnya masih ada tapi mereka jarang berjumpa . bukankah itu lebih sakit dan sedih , ada tapi bagai tiada . "gumamnya dalam hati


tidak terasa mengobrol mobil telah sampai depan pagar kost Miska


Miska pun segera turun dan berpamit . "terimakasih pak Raka, maaf sudah membuatmu repot


Raka menarik tangan Miska yang hendak bangun dari tempat duduknya . "kamu hari ini harus banyak istirahat tapi besok harus udh masuk kerja lohh , ohya berapa nomor telponmu? "menggoda sambil bertanya dengan senyum


handphone ku tertinggal dikantor "jawabnya sambil membuka pagar dengan melambaikan tangan


baiklah akan ku suruh OB untuk mengantar handphonemu "berteriak dengan membalas lambaian tangannya sambil melajukan mobilnya

__ADS_1


mobilnya sudah jalan, miska berteriak "gak usah repot-repot biar besok saja


kaca mobil yang belum tertutup membuat Raka mendengar teriakannya, tersenyum melihat kaya spion sambil melajukan mobil kearah kantor


__ADS_2