cinta dua sahabat

cinta dua sahabat
perasaan Raka mencintai Miska


__ADS_3

knp?kamu sudah punya kekasih? "tanyanya dengan ekspresi muka kecewa


ga gitu Raka, aku ga punya kekasih tapi aku khawatir dengan Mita, dia menyukaimu Raka , aku ga mau menyakitinya . itu sebabnya aku selama ini diam tiap bertemu denganmu


tapi aku bukan hanya sekedar menyukaimu, aku juga mencintaimu miska . lagipula akupun ga punya perasaan apapun dengan mita "jawab sambil meyakinkan Miska dengan menggenggam tangan miska


maaf aku gabisa Raka, aku gamau menyakiti perasaan nya. dia sahabatku


tak mereka sadari, berdirilah dan mendengar semua pernyataan yg pak Raka ungkapkan barusan "Mita yang sejak tadi sudah berdiri di pintu mendengar semua pernyataan pak Raka kepada Miska .


Mita pun masuk dengan tiba-tiba membuat Miska terkejut-kejut dan melepaskan genggaman tangan Raka


Raka pun terbangun berpindah duduk di sofa "berniat tidak ingin menggangu obrolan mereka


apa?sahabat?ini yang namanya sahabat hah? "mendekat dengan wajah penuh kebencian

__ADS_1


Mita,ga gitu ,aku minta maaf sungguh aku minta maaf Mita ,aku ga akan mengkhianatimu , aku ga akan terima raka . aku janji "lirihnya menangis sambil menarik tangan Mita untuk digenggamnya namun Mita menghempaskan tangan miska dan memundurkan pijaknya


Raka yang mendengar perkataan nya membuatnya semakin kagum dan yakin terhadap pribadinya "sungguh luar biasa wanita ini tidak memperdulikan perasaannya demi menjaga perasaan temannya , yang bahkan tidak perduli padanya ."ucapnya dalam hati menatap Miska yang begitu memohon meyakinkan temannya


udahlah Miska , kamu itu munafik, kamu ga lebih dari pengkhianat yang diam-diam menyukai orang yang disukai sahabatmu sendiri, bahkan aku yang sudah menganggapmu sebagai sahabat aku salah menilaimu , kamu tidak memperdulikan perasaanku. "ucapnya dengan raut muka yang marah sambil menggentak, berdiri agak jauh beberapa langkah dari miska


cukup mita, ini tentang perasaan , ga bisa dipaksakan, seharusnya kamu berfikir perasaan sahabatmu kalau benar memang kamu sahabatnya .


karna walaupun Miska tidak menerima perasaanku, akupun tetap tidak akan membalas perasaanmu . "jelasnya, menoleh kehadapan Mita yang ada dibelakangnya


kamu berdua yahhhhh "melangkahkan kaki keluar dengan wajah kesal dan membanting pintu kamar rumah sakit


Miska yang menangis sejadi-jadinya, merasa bersalah terhadap temannya, merasa dirinya jahat sudah mengkhianatinya .


aku jahat Raka, aku pengkhianat, aku munafik, bahkan aku menyakiti perasaan sahabatku sendiri . "rintihnya dengan air mata yang tak henti mengalir

__ADS_1


Raka yang duduk di sofa dengan cepat mendekati miska yang menangis dengan memeluk dan menempelkan kepalanya tepat didada raka sambil mengusap air mata terdapat salah satu tangannya mengelus kepala Miska . "mencoba menenangkannya


heiii, kamu ga seperti itu Miska, kamu orang baik . dia yang jahat padamu bahkan saat dia melihat kamu pingsan dilift tadi, dia malah pergi dan tidak memperdulikanmu .


apa itu namanya teman, sahabat??"ucapnya ,berharap Miska bisa berhenti menangis


pelukannya membuat hati Miska lebih tenang , Miska terhanyut dalam pelukan Raka . pelukan Raka dapat menenangkan hati Miska .


Miska pun terdiam dari tangisnya , hingga tertidur dalam dekapan Raka .


Raka yang menyadarinya , membaringkan badan Miska ,menutupnya dengan selimut sampai kelehernya .


wajahnya yang sangat polos, dengan mata yang sembab membuat Raka merasa ingin menjaganya .


Raka mengusap sisa air mata dipipinya, dan mencium kening Miska dengan tulus .

__ADS_1


"selamat tidur, semoga mimpi indah .ucapnya sambil mengelus kepala miska


__ADS_2