
miska yg sudah beberapa jam belum juga sadarkan diri di rumah sakit, membuat pak Raka terlelap tidur disamping tempat tidur Miska dengan posisi duduk sedikit membungkuk dan kepalanya bersandar tepat disebelah tangan Miska .
dokter yang sudah menyampaikan bahwa Miska sedikit parah karna dia punya riwayat sesak nafas akut, terlebih terkurungnya di dalam lift yang lumayan lama membuat Miska lama tak sadarkan diri .
membuat Raka khawatir dan berinisiatif menunggunya sampai Miska sadarkan diri, semua jadwal meeting dibatalkannya .
Mita dengan kemarahan nya ingin mencoba memastikan dan berharap kalau pak Raka tidak mempunyai perasaan lebih terhadap miska, hanya sekedar menolong dan mengantarnya kerumah sakit. "iapun bergegas menuju rumah sakit
beberapa menit berlalu, Miska sudah sadarkan diri . ia melihat sosok laki-laki yang tertidur pulas disampingnya, tangannya yang masih lemas diangkat dan diletakkannya dikepala yang berada tepat di samping tangannya .
pak Raka pun menoleh dengan kaget , terbangun dari tidurnya .
"kamu udah sadar? kamu gpp?apa yang sakit?"tanyanya dengan khawatir
Miska yang sontak kaget melihat pak Raka yang rela menunggunya terlebih beberapa pertanyaan yang dilontarkannya dengan nada khawatir membuat Miska spontan terbangun dan duduk "aku gpp, aku gpp ,aku udh baikan .jawabnya
__ADS_1
heiii ,kamu jgn banyak gerak dulu . berbaringlah Miska "perintah pak raka
Miska bengong memandang wajah pak Raka, masih gak percaya yang ada dihadapannya bener pak Raka .
heiiii Miska, kamu baik-baik aja kan?"tanyanya dengan mendekatkan wajahnya didepan wajah miska .
Miska sontak terkejut, spontan tangannya mendorong wajah pak raka .
aaww sakittt dong, knp kamu mukul aku?lirihnya sedikit kesal
perintahnya diucapkan lagi "berbaringlah jangan banyak bicara. berbicara sambil membantu membaringkan badan Miska
Miska yang mencoba mengingat kejadian tadi dilift masih gak percaya dengan semua yang ia lihat dihadapannya membuatnya melontarkan pertanyaan, "siapa yang bawa aku kesini?knp pak Raka ada disini?emgnya gak ada kerjaan dikantor?"Miska yang bicara dengan lantang tak seperti biasanya dihadapan pak Raka
Raka sedikit kesal dengan pertanyaannya, menjawab "kamu masih nanya siapa yang bawa kamu kesini?jelas aku disini sampai tertidur karna menunggumu sadar sampai-sampai semua meeting saya batalkan, puassss "jawab dengan nada agak tinggi
__ADS_1
iya , maaf pak , saya minta maaf saya kan cuma bertanya . @miska
ternyata dia cerewet juga ya?tapi kenapa selama ini dia terlihat pendiam tiap bertemu. "gumamnya dalam hati sambil tersenyum tipis
oke, karna kamu sedang sakit kali ini saya maafkan dan jgn panggil saya pak. "bicara sambil tersenyum
iyaiya deh "jawabnya sambil senyum meledek
dan sepertinya kejadian dilift tadi membuat mereka berdua semakin dekat .
merekapun sudah bisa asik mengobrol tanpa canggung , apa karna ga ada Mita ya???? sepertinya begitu . hihihi
kamu punya riwayat sesak nafas? jgn lagi buatku khawatir sungguh aku sangat khawatir dengan keadaanmu . entah apa yg membuatku khawatir akupun tak tau .padahal kenal saja baru, bertemupun baru beberapa kali ' yang jelas aku merasa ingin menjagamu, dan aku merasa nyaman didekatmu . kejadian tadi membuatku merasa sudah lama dekat denganmu, sepertinya aku menyukai dan mencintaimu . " pak Raka yang memberanikan diri mengungkapkan apa yg ia rasakan tadi dan saat ini membuat Miska membalas dengan senyuman sambil berkata "apakah itu benar?akupun merasakan perasaan yang sama, tapi 'sejenak terdiam .
tapi apa Miska? kamu tidak suka padaku?"tanyanya dengan nada penasaran
__ADS_1
Bu bukan gitu raka, aku gabisa bersama denganmu .